Milionaire Life Of Love

Milionaire Life Of Love
APA LAGI ?


__ADS_3

"Henry kami akan menemui orang tua Calon istrimu, kamu mau ikut atau tidak" tanya Jack


"gak pergi aja sana" jawab Henry cuek


Ibu Hendry yang melihat itu hanya terdiam sedih sudah sepuluh tahun suami dan anaknya terus seperti itu sejak terbongkarnya rahasia keluarga mereka, Hendry tak menerima keadaanya saat itu hingga sekarang.


akhirnya mereka hanya pergi berdua tanpa Henry, memakan waktu 2 jam menuju kediaman Andreas, sesampainya disana suasana kediaman Andreas sangat bertolak belakang dengan suasana kediaman Wisson.


Mereka disambut hangat oleh beberapa pelayan yang sudah berbaris rapi entah sejak kapan, semua yang terjadi disana membuat ibu Hendry tercengang dan terharu sekaligus.


"Selamat datang tuan, ada yang bisa saya bantu" sambut salah satu pelayan


"Katakan saja kami orang tua Hendry ingin bertemu" kata Jack


"Baik tuan tunggu sebentar saya panggilkan beliau" kata pelayan itu lagi


setelah pelayan tersebut masuk kedalam, datang lagi seseorang menghampirinya.


"Silahkan tuan tunggu di dalam" sambutnya


"Baik, terimakasih" kali ini ibu Hendry yang menjawab


Bahkan pelayan di rumah ini memperlakukan tamu dengan sangat baik, kehangatan dan keceriaan di kediaman Andreas terpancar dari luar, walaupun bangunan rumah yang hampir dikatakan seperti kastil tetapi di luar rumah selalu ramai anak2 tetangga yang bermain bersama para pelayan, mereka tak peduli semuanya berantakan karena itulah gunanya para pelayan yang selalu berbaris menyambut para tamu dan tuan rumah.


Dulu Kediaman Andreas bukanlah kediaman asli keluarga Andreas, dulunya rumah yang hampir mirip kastil ini merupakan kediaman seorang model internasional yang menghilang secara misterius, lalu keluarga Andreas membelinya, saat itu keadaan rumah sangat tak terawat, tanaman merambat dimana mana cat mengelupas dan kolam ikan kering kerontang berlumut, membutuhkan sekitar 2 Minggu untuk merenovasi, namun yang mengejutkan bagian dalam rumah sangatlah bersih peralatan masih kinclong bahkan sofa yang berusia sangat lama itu masih bagus seperti telah disihir oleh sesuatu untuk tetap terawat dengan baik.

__ADS_1


"Oh halo pak Jack apa kabar" sapa papah Anne


"Kabar baik pak Jordan" jawab pak Jack singkat


"bagaimana pak, ada yang bisa saya bantu kah?" tanya papah Anne


"Begini pak Jordan sebelumnya saya minta maaf karena memajukan jadwal pernikahan anak kita karena sebenarnya waktu saya di negara ini tak lama besok setelah acara selesai kami berdua harus pergi karena ada urusan mendadak jadi semua keperluan acara sudah siap" terang pak Jack


"oh tidak masalah pak, tapi benar sudah siap sampai undangannya kah?" kata papah Anne


"Iya pak, sudah siap segalanya bapak tinggal menyiapkan putri bapak" jawab pak Jack


"oke baiklah, kalau gitu terimakasih banyak" kata papah Anne kemudian


"oh ya silahkan, kalian bahkan belum minum minumanya" kata papah Anne


"tidak masalah pak terimakasih atas sambutanya tadi, saya permisi" kata pak Jack lagi


Papah Anne mengantar mereka keluar


Anne yang sedari melihat hanya diam seribu bahasa


"Pa pak Jack kok gitu amat yah?" tanya Anne


"Gitu Amat gimana" tanya papah bingung

__ADS_1


"itu loh pah dingin banget kayak Es batu" Jawab Anne asal


" Huss nggak baik sayang bicara begitu" jawab Mamah


"tapi mah Aku bener kok, iya kan dek" kata Anne pada Justin


namun yang ditanya terus sibuk dengan dunianya


"Dek..., ih kamu nyebelin banget sih, woi Justin !!!!!" jerit Anne


"eh iya kak, kakak panggil aku" katanya kemudian


"gak!!! aku panggil cicak rewel" sungut Anne


"Dasar kakak aneh" cuek Justin


Anne terus beraungut2 berjalan menuju ruang baca membuka pintu dengan keras lalu menutupnya kembali, mengambil novel kemudian berjalan menuju meja diujung ruangan, Semua orang yang melihat hanya menggelengkan kepala heran.


setelah menghabiskan satu novel, Anne mengembalikan ke rak lalu mengambil yang lainya.


ia melakukannya berulang kali sampai menghabiskan tiga buku, sudah 3 jam lamanya ia di dalam ruang baca.


lalu terdengar teriakan sang adik


."Kakakkkk!!!!!!"

__ADS_1


__ADS_2