Mistery And Kriminal H.I.S (High International School)

Mistery And Kriminal H.I.S (High International School)
menyelinap ke kantor kepala sekolah


__ADS_3

"iya deh gpp"{ucap dinda menghela nafas kasar}


"btw, sekarang rencananya apa?"{ucap rendy}


"kita harus nyelinap kekantor kepala sekolah!"{ucap dinda yakin}


"tapi.... bagaimana caranya?"{jawab rendy}


"tenang… udh gw rencanain baik-baik"{ucap dinda}


"gimana tuh?"{ucap rendy dan kevin bersamaan}


"salah satu dari kita akan ngalihin perhatian kepala sekolah agar mau meninggalkan ruangannya"{ucap dinda}


"caranya?"{ucap rendy}


seketika dinda menatap kearah kevin dengan wajah tersenyum manis


"paan? perasaan gw jadi gk enak nih"{ucap kevin}


"kev.... lu mau gk? minta sekretaris papa lu buat ketemuan ama kepala sekolah?"{ungkap dinda}


"bisa aja sih… tapi alasannya apa?"{ucap kevin}


"bilang aja gini, dia harus mewakili papa lu buat memantau perkembangan lu selama disekolah!"{ucap dinda}


"tapi… kepala sekolah pasti nyuruh sekretaris papanya kevin buat ketemuan di kantornya"{ucap rendy}


"tenang… dia gk bakal nolak kalau sekretaris papanya kevin minta buat ketemuan diluar sekolah"{ucap dinda}


"lah kok bisa?"{ucap rendy}


"karna papanya kevin tajir melintir apalagi perusahaan ayahnya itu sangat berpengaruh"{ledek dinda}


"waww!"{jawab rendy}


"hadeuh… gk ush melebih-lebihkan deh"{ucap kevin}


"gimana kev lu mau gk?"{ucap dinda}


"iya bentar gw hubungin orangnya dulu!"{jawab kevin}

__ADS_1


kevin kemudian menelfon rea


rea! ada tugas untuk kamu"{ucap kevin}


"....."


"segera adakan pertemuan dengan pak indra"{ucap kevin}


"……"


"katakan padanya kau harus mewakili papa untuk memantau perkembangan ku selama disekolah!"{ucap kevin}


"……"


"tenang saja, aku akan melapor ke papa nanti pulang sekolah"{ucap kevin}


"……"


"dan tolong jika kau telah selesai meeting dengan kepala sekolah segera telfon dan kabari aku!"{ucap kevin}


"……"


"baiklah terimakasih rea"{ucap kevin}


"……"


"oke, semuanya udh beres, sekarang ayo kita pantau kantor kepala sekolah"{ucap kevin}


"siapp!"{jawab rendy dan dinda bersamaan}


kevin, dinda, dan rendy pun memantau ruangan kepala sekolah hingga terlihat jelas pak indra telah meninggalkan ruangannya


(indra adalah nama pak kepala sekolah)


"ayo!"{ucap dinda sembari mengendap-ngendap}


"ya!"{jawab rendy dan kevin sembari menyusul langkah dinda}


"gimana?"{ucap rendy}


"pintunya terkunci!"{jawab dinda}

__ADS_1


"din, lu punya jepit rambut gk?"{ucap kevin}


"nih"{jawab dinda sembari memberikan jepit rambutnya}


"oke"{ucap kevin sembari membuka pintu dengan jepit rambut}


"gimana bisa gk?"{ucap dinda}


"terbuka!"{ucap kevin sembari mengembalikan jepit rambut dinda}


"kev, karna lu belum pernah berurusan dengan pak indra, lebih baik lu yang jagain nih pintu kalau dia datang, biar gw ama rendy yang periksa kedalam"{ucap dinda}


"sipp! hati-hati ya!"{ucap kevin}


"ya!"{jawab dinda dan rendy sembari masuk kedalam ruangan}


terlihat rak yang berisi banyak map tersusun rapi dan meja yang memiliki banyak laci serta sebuah kursi


"ren, lu cari di rak itu, biar gw yang cari di laci meja"{arah dinda sembari memeriksa satu persatu laci}


"baiklah"{jawab rendy sembari memeriksa satu persatu map}


[15 menit kemudian]


Tiba-tiba…


"buku apa ini?"{ucap dinda}


"apa?"{ucap rendy}


" kira-kira apa isi buku ini ya?"{ucap dinda}


"apa judulnya?"{ucap rendy}


"notes before the death of a high school student"{jawab dinda}


"artinya catatan sebelum kematian seorang siswi sma? apa maksud dari semua ini?" {ucap rendy}


.


.

__ADS_1


.


thanks


__ADS_2