
"aku tidak peduli dengan kerja sama konyol mu itu!! yang kau permainkan saat ini adalah nyawa seorang murid!! mana mungkin aku bisa percaya pada orang yang tidak punya hati seperti mu!! " bantah kevin
"jika sudah selesai pembicaraan ini bisakah kalian pergi meninggalkan ruangan ini? selama tidak ada bukti kalian tidak bisa menuntut saya, jadi lupakan saja teman kalian yang satu itu" ucap pak indra mengalihkan pembicaraan, 'memang sekarang tidak ada celah baginya untuk berbaikan dengan kevin, tapi lambat laun pasti kevin melupakan gadis itu' pikir pak indra
"kau ini!! " bentak kevin yang sedang diambang kemarahan, sungguh tidak bisa menahan diri lagi
langkah kevin dengan reflek mendekati pak indra dengan cepat serta tangan yang mengepal bersiap untuk mendarat
Tiba-tiba......
"sabar kevin!! " ucap alicia mengunci gerakan kevin yang hendak memukul pak indra
"tidak kak!! aku harus...... dinda harus selamat!! " jawab kevin yang benar-benar tidak bisa berfikir jernih
"ayo kita pergi dari sini tidak ada gunanya berdebat dengan orang licik sepertinya, nanti kita pikirkan jalan keluar yang terbaik" ucap alicia berusaha menenangkan kevin
alicia lantas menarik kevin keluar dari ruangan pak indra tersebut dan berjalan sejauh mungkin dari ruangan itu.
"apa yang dipikirkan orang itu!! dia sudah salah memilih lawan main jika itu yang dia mau, maka aku akan menghadapi nya" ucap kevin, kini pria 17 tahun ini mulai menunjukkan sikap aslinya
alicia dan kevin berhenti hingga parkiran dan masuk kedalam mobil,
/mobil
kevin yang dari tadi hanya diam tak berkutik tenggelam dalam amarah dan kekesalan sedangkan alicia merasa janggal memikirkan wajah dan kata-kata terakhir yang dilontarkan oleh dinda
...****************...
"cukup kak alicia!! gpp kok selama kakak ada di sini, aku yakin aku tidak akan celaka"
...****************...
kata-kata itu berputar dikepala alicia serta wajah dinda seperti mengisyaratkan sesuatu tapi apa?
"tunggu dulu!! jangan gegabah alic!! sekarang dinda juga disekap oleh-Nya jika salah langkah mungkin dinda juga akan celaka" gumam alicia namun masih dapat terdengar jelas ditelinga kevin
"maksud kakak? " tanya kevin menerka sebab kata-kata alicia seakan ingin melakukan sesuatu pada pak indra dan berkaitan dengan dinda
"dinda! " balas nya singkat
jawaban singkat alicia membuat kevin semakin penasaran, apakah ada sesuatu? pikirnya
"dinda? " hanya itu yang alicia katakan membuat kevin benar-benar semakin penasaran, sangking penasaran nya ingin cepat-cepat dijawab hingga rasanya ingin mematahkan kemudi mobil dengan tangannya
tak berselang lama alicia memasang ekspresi aneh.. senang, curiga, dan bimbang menjadi satu sepertinya
__ADS_1
"jangan membuat ku semakin bingung kak! " kevin kembali dibuat makin kesal oleh teka-teki alicia
"aku tau kapan dinda akan kembali" ucap alicia, perkataan alicia sontak membuat kevin tercengang, bagaimana bisa seseorang yang disekap tau kapan dia akan keluar dan memberitahukan kepada orang lain?
"aku harap semua perkiraan ku ini memang benar" ucap alicia, kembali lagi alicia tidak terus terang dan membuat kevin semakin geram
"kevin, dinda sepertinya sengaja jatuh kedalam perangkap pak indra" jelas alicia
"sengaja? jadi dia sudah tau dari awal akan jadi seperti ini? " balas kevin
"ya!! dia menyerahkan sisanya pada kita, mungkin 1 minggu lagi dia akan keluar dan menyuruh kita pergi ke ruangan kepala sekolah tempat dia menghilang" ucap alicia yang juga tidak begitu yakin dengan asumsinya itu
"apa yang membuat kakak berfikir seperti itu?" kini kevin semakin penasaran dibuat alicia, lantas alicia menatap kevin dengan penuh keyakinan kali ini
"dinda sempat mengucap kan beberapa kata-kata terakhir dengan wajah banyak makna, senyuman dinda pada waktu itu pun terlihat terlalu percaya diri juga terlihat senang.....
...----------------...
"cukup kak alicia!! gpp kok selama kakak ada di sini, aku yakin aku tidak akan celaka"
...----------------...
dari sana kita tau bahwa dinda meminta ku menunggu agar saat keluar dari sana dia bisa langsung berlindung bersama dengan kita.....
*terjemah....
...gpp kok\=aku akan bertahan dan masuk ke dalam bahaya...
...selama ada kakak disini\= tolong kakak tunggulah aku hingga aku datang...
...aku yakin aku tidak akan celaka\= aku akan pulang dengan selamat jadilah pelindungku saat itu*...
jelas alicia berusaha memberitahu kevin
"masuk akal sih kak, tapi bagaimana kakak tau dinda akan keluar sekitar 1 minggu lagi? " kevin kembali melontarkan pertanyaan, hal seperti ini bukanlah keahlian seorang kevin, kevin hanya ahli di bidang bisnis dan perusahaan tentu saja jika disuruh memecahkan arti perkataan orang lain dia akan sulit mengartikan nya
"saat di labor dinda selalu berkata dia tidak genius, dan dia tidak yakin soal itu" ucap alicia meletakkan tangan di alisnya sambil menggigit bibirnya sendiri, memecahkan kasus seperti ini membuat nya sedikit ketakutan 'bagaimana jika salah asumsi, dan yang terjadi malah sebaliknya?' pikirnya terus
"genius? jika seorang genius terjun kedalam sebuah masalah maka dengan mudah dia akan keluar dari sana, tapi jika kau yakin tidak bisa keluar dari sana seperti orang genius pada umumnya itu bisa jadi sebab dinda selalu membantah pernyataan kak alicia mengenai dirinya" jelas kevin, kini kevin mulai mengerti situasi dan berfikir jernih
"tepat sekali! dinda bisa saja sedang memikirkan masalah ini saat kami bicara tadi, itu sebabnya dia hanya bisa mengalihkan pembicaraan, jika saja seorang genius bisa keluar dari penyekapan setidak nya selama 3 hari maka kemungkinan dia akan keluar selama 7 hari setelah beberapa percobaan kabur" jelas alicia sembari memberikan asumsi yang bahkan orang biasa pun hanya terdiam tak percaya
pemikiran mereka memang berbeda, alicia berusaha berfikir berbeda untuk mengetahui keberadaan dinda dan info mengenai dinda selanjutnya
pemikiran ini tak bisa diabaikan begitu saja, walau memang tidak masuk akal dan tidak ada keterjelasan benar atau tidaknya, tapi...... saat ini mereka hanya bisa memutar otak dan memikirkan keselamatan dinda
__ADS_1
"kita tidak hanya akan menunggu, aku akan berbuat sesuatu pada nya" ucap kevin penuh tekad, kali ini kevin benar-benar mulai memperlihatkan sifatnya
kevin lantas mengambil ponsel yang ada di sakunya, mengotak-atik membuka log panggilan,
(NOMOR TERLARANG) dilarang menghubungi jika tidak terlalu darurat
Note tersebut sebenarnya memang kevin sendiri yang menyimpan nya, agar dia bisa berfikir ulang saat akan menghubungi nomor tersebut, tapi saat ini adalah saat yang tepat untuk menghubungi orang itu...!
kevin kembali menekan tombol telfon? hingga suara berdering tanda panggilan telah masuk....
tut! tut! tut!
seketika suara tersebut hilang menandakan panggilan telah tersambung
(kevin)
"halo"
^^^(asisten velix)^^^
^^^".......... "^^^
(kevin)
"saya ingin bertemu dengan
velix secepatnya"
^^^(asisten velix)^^^
^^^"................"^^^
(kevin)
"sampaikan bahwa yang ingin
bekerjasama dengannya adalah
kevin dirgantara "
^^^(asisten velix)^^^
^^^".... "^^^
*telfon pun terputus kini kevin hanya perlu menunggu kabar dari velix kenalan lama kevin, saat ini kevin menjaga jarak dengan velix semenjak berhubungan dekat dengan dinda
__ADS_1
velix Alexander, seorang mafia yang terkenal sadis, dia mampu menghabisi musuh dengan sangat cepat hanya dengan hitungan detik, nama julukannya adalah 'bintang kelam' julukan tersebut dia dapat karena mampu meng kamuflase diantara target, hingga target tidak menyadari bahwa velix akan menghabisi nya, dengan kata lain velix menjadi bintang diantara bintang (target*)
catat author:maaf kalau ada alur yang kurang nyambung, karena saya masih pemula