
uhuk!....
"kev, lu gpp kan? ini minum"{ucap rendy sembari memberikan segelas air}
"gpp, gw mau kekamar dulu nyelesain tugas"{ucap kevin sembari meninggalkan meja makan}
"jadi?"{ucap dinda penasaran}
"dia mau berubah demi lu"{balas rendy}
"HAH! seriusan?"{sahut dinda sembari tertawa}
"kok ketawa?"{ucap mamahnya kevin}
"gpp tan, mau kek apapun kevin aku tetep gk ada niatan buat pacaran jadi percuma"{balas dinda}
"owh jadi gitu, yaudh biarin aja kevin lucu soalnya kalau kek gitu"{sahut papahnya kevin}
"hehe iya om"{balas dinda}
skipp
"din lu ikut gw sekarang!"{ucap kevin sembari merampas buku ditangan dinda}
"yaelah gw lagi ngerjain tugas dengan tenang juga malah ditarik"{balas dinda}
"kembaliin buku gw, besok tugas nya mau dikumpul, sini!"{lanjut dinda}
"gk!"{bantah kevin}
"kenapa?"{balas dinda ketus}
"ini tentang teror tadi malam"{ucap kevin}
"yaudh ayo! tunggu apa lagi? dari tadi kek bilang"{balas dinda sembari menarik tangan kevin keluar ruangan}
__ADS_1
"kita ke taman, kalau disini ntar kedengeran ama mamah dan papah"{jawab kevin}
"oke"{ucap dinda mengikuti langkah kevin}
/taman
terlihat rendy yang sedang duduk dikursi taman menunggu kedatangan dinda dan kevin
"hay guys"{sapa rendy}
"hay"{sahut dinda}
"jadi gimana?"{lanjut dinda}
"tentang teror tadi malam kami menemukan sebuah surat ditangan bodyguardh yang pingsan"{jawab rendy sembari memberikan sebuah surat}
"jangan ikut campur urusanku, jika ingin selamat maka pura-pura lah tidak mengetahui apapun, dan berhentilah mencari tahu lebih dalam"{ucap dinda sembari membaca surat tersebut}
"ancaman!"{lanjut dinda}
"kev, lo dan keluarga lo juga dalam bahaya, apa lo masih mau terlibat?"{ucap dinda}
"tentu, karena gw udh janji sama lo buat nemenin lo sampai akhir kan!"{balas kevin}
"makasih ya, pengorbanan lo akan selalu gw ingat"{sahut dinda}
"langkah selanjutnya, apa yang akan kita lakukan?"{ucap rendy}
"karna pak indra telah mengetahui tentang kevin maka kita akan buat dia tidak mengetahuinya lagi"{balas dinda}
"tidak mengetahuinya lagi? bagaimana bisa?"{jawab kevin}
"mungkin pakai mesin waktu pada saat pak indra masih belum mengetahui dan mencegahnya, atau culik pak indra dan memakaikannya alat untuk mengetahui ingatan dimana alda berada!"{balas rendy sembari meletakkakan tangan dibawah dagu seakan tengan berfikir }
"gw memang genius"{lanjutnya}
__ADS_1
"ngawur ae"{sahut dinda}
"maksud gw ntu, kita buat pak indra untuk mengubah pikirannya jika dia percaya maka kita serang secara mendadak"{lanjut dinda}
"merubah pikiran?"{sahut rendy}
"semacam siasat!"{ujar kevin}
"ya!"{jawab dinda}
"seperti apa?"{sahut rendy}
"pengkhianatan! karna senjata paling ampuh menghancurkan seseorang adalah menjadi bagian dari mereka!"{jawab dinda}
"duri dalam daging!"{jawab kevin}
"dan yang jadi peran utamanya disini adalah lo kevin!"{ucap dinda dengan senyum lebarnya sembari menunjuk ke arah kevin}
"gw? perasaan gw jadi gk enak nih!"{sahut kevin}
"ya, kita akan buat sandiwara pertengkaran hebat dan buat pak indra sangat percaya ama lo kev, cari petunjuk dan bukti sebanyak-banyak nya dengan hati-hati!"{balas dinda}
"jadi gw bakal bertengkar hebat dengan lo?"{sahut kevin}
"yoi, tepat sekali"{ucap dinda}
"gk! ntar citra gw ternodai nyerang cewek"{bantah kevin}
"tapi... kesuksesan misi ini tergantung sama akting lo kev"{ucap dinda}
"yaudah deh, gw setuju!"{jawab kevin pasrah}
.
.
__ADS_1
.
thanks