
Velix Alexander, seorang mafia yang terkenal sadis, dia mampu menghabisi musuh dengan sangat cepat hanya dengan hitungan detik, nama julukannya adalah 'bintang kelam' julukan tersebut dia dapat karena mampu meng kamuflase diantara target, hingga target tidak menyadari bahwa velix akan menghabisi nya, dengan kata lain velix menjadi bintang diantara bintang (target*)
kini alicia benar-benar tercengang, 'apa? itu beneran velix Alexander yang terkenal itu? bahkan pemerintah pun takut berhadapan dengannya' pikir alicia yang penuh tanda tanya
"itu beneran velix si mafia itu kan kevin? "
alicia benar-benar tidak bisa menahan diri untuk mengucap kan kata yang beberapa waktu lalu penuh didalam pikirannya
" ya kak" singkat kevin, saat ini benar-benar ingin menyelamatkan dinda apapun yang terjadi
"kamu seriusan?? " kembali bertanya alicia kini sungguh tidak yakin apa yang ada dihadapan nya, 'what?? mafia??' gumam alicia lagi biasanya mafia hanya ada didalam novel-novel yang ia baca di kala senggang
"serius kak!"
keluarga dirgantara punya sisi gelap dalam menjalankan bisnisnya, dalam menjalankan bisnis mereka lebih memiliki resiko yang sangat tinggi, bahkan teman, kerabat, dan keluarga terdekat bisa kena imbas nya
banyak pesaing bisnis yang berusaha untuk menyingkirkan keluarga dirgantara, untuk mencegah itu terjadi keluarga dirgantara memilih untuk bekerja sama dengan mafia seperti velix, tujuan nya untuk menyerang musuh terlebih dahulu dan memberikan kecaman agar tidak berani berurusan dengan keluarga dirgantara
"aku harus bertemu dinda dalam keadaan selamat!!" kini wajah kevin berubah menjadi dingin, mata nya seakan memberi sudut mencekam, sangat berbeda dengan kevin yang selama ini lembut dan juga hangat
alicia hanya mengangguk sedikit mengisyaratkan 'ya' walau dipikiran nya penuh rasa ketidak percayaan, namun apa boleh buat memang sekarang mereka berada di bumi yang sama dengan mafia itu, 'wajar saja' yakinnya dalam hati untuk menghilangkan rasa ketidak percayaannya itu
"maaf kak" ucap kevin menatap kakak alicia nya itu, seakan telah berbuat kesalahan kepada alicia
"kamu kenapa kevin? " jelas alicia bertanya sebab logat kevin seakan merasa bersalah karena membiarkan dinda pergi sendirian, juga, mata kevin seakan berkata 'aku akan berusaha sendiri untuk menyelamatkan dinda tidak perlu ada korban lagi'
"aku harus memutus kerja sama kita kak hanya sampai hari ini, kakak harus pulang ke Australia dan menyelesaikan urusan kakak, dan aku tidak akan melibatkan kakak lebih dalam lagi" benar adanya kevin mengatakan itu, belum lagi mereka harus berhadapan dengan sang guru yang tega menghabisi muridnya kapan saja
"saya tidak terima pembatalan kerja sama dari anda, sejak awal saya bertugas untuk menjadi dokter sekaligus asisten pribadi klien saya dinda, bukankah tidak profesional bila saya pergi begitu saja saat ada masalah dengan klien saya !? saya tidak ingin citra keprofesionalan saya menjadi rusak hanya karena kabur di saat-saat seperti ini!! " tiba-tiba alicia berbicara formal dan membantah kevin, alicia sangat tidak Terima dengan perkataan kevin yang tiba-tiba saja membatalkan kerja sama nya
menurut alicia kini dinda memang sangat butuh pertolongan dari semua orang, alicia tidak bisa pergi begitu saja, memang agak dongkol hatinya mendengar perkataan kevin rasanya seperti diusir dengan halus
"maaf kak, sebenarnya aku tidak bermaksud melibatkan kakak dalam masalah ini, jangan sampai ada korban lagi" kini kevin benar-benar putus asa tidak ingin orang-orang disekitarnya celaka, biarlah kevin seorang yang terjun ke dalam bahaya pikirnya
"aku sudah terlanjur terlibat dari awal dan mengetahui semua rencana kalian, bukan hanya itu aku sudah mulai menganggap dinda seperti adikku sendiri" jelas alicia merasa kalau gadis yang menjadi kliennya adalah adiknya sendiri
alicia gerald memang memiliki seorang adik kandung yang bernama adelia gerald gadis cantik yang cerdas, kecerdasan nya memang turun dari orang tua mereka, keluarga gerald terkenal karena selalu memiliki keturunan yang begitu cerdas, kecerdasan nya hampir diatas rata-rata
namun kini adelia sedang tidak ada diIndonesia, dia bersekolah di Jerman seorang diri tanpa keluarga di sisiNya, adelia bukanlah penyendiri tapi ia memutuskan untuk sekolah di tempat yang jauh agar berusaha mandiri
"jangan bilang kebiasaan lamamu belum hilang!! " kevin menebak-nebak sebab ia sangat mengenal alicia 'jangan sampai kebiasaan lama nya kembali lagi' ucap kevin dalam hati berharap karena jika memang itu yang terjadi akan sangat sulit bagi kevin untuk menghentikan alicia
__ADS_1
kebiasaan lama alicia adalah ketika berinteraksi dengan seorang gadis yang seumuran dengan adiknya dan juga memiliki aura serta sikap yang sama, alicia akan langsung mencetuskan bahwa itu adalah adik nya, bukan hal yang tidak wajar sebab alicia selalu merindukan sosok adiknya yang berusaha mandiri itu
alicia hanya tersenyum lebar tidak menjawab pertanyaan dari kevin, membuat kevin semakin kesulitan untuk menghentikan wanita ini
"sepertinya sekuat apapun aku melarang mu tidak akan kau dengar sedikitpun" kevin pasrah dengan keadaan, jika dirinya menolak alicia lebih lama maka alicia si super cerdas itu akan berbuat sesuatu yang aneh-aneh agar kevin setuju (kebiasaan buruk alicia lagi)
alicia mengangguk kegirangam serta senyuman alicia yang semakin melebar, bukan tanpa alasan yang tidak jelas sebab selain berniat menyelamatkan dinda ada niat lain yang terselubung di dalamnya, gadis super cerdas itu sangat ingin memecahkan misteri ini layak nya sherlock homes keren pikirnya
"baiklah, kita sekarang ke rumah ku dan menyusun rencana" ucap kevin merubah suasana kembali mencekam ekspresi alicia berubah, dan kini serius ingin menghadapi masalah bersama-sama
.
skipp......
/halaman kediaman dirgantara
kevin kembali mengotak-atik ponselnya menekan tombol hijau panggilan grup, ternyata kevin menelfon Rendy, keyy, dan kiyya guna mengabari situasi yang saat ini mereka hadapi
tut-tut-tut.....
dering ponsel menandakan panggilan masuk sementara alicia hanya diam dan memperhatikan
(kevin)
^^^(Rendy) ^^^
^^^ada apa kevin? ^^^
^^^apakah ada masalah? ^^^
(kevin)
dinda dalam
bahaya!!
^^^(kiyya) ^^^
^^^apa? kak dinda dalam bahaya? ^^^
^^^-ucap kiyya bisik-bisik^^^
__ADS_1
^^^sebab saat ini kiyya berada^^^
^^^didekat mama nya kevin-^^^
(kevin)
dinda di tangkap
oleh pak indra,
untuk lebih jelas nya
kita sebaiknya berkumpul
di rumahku jika sudah
tiba masuk lah keruangan
belajar
-arah kevin-
^^^(keyy, kiyya, Rendy) ^^^
^^^baik!! ^^^
^^^-secara bersamaan-^^^
kevin menutup telfonnya, sedangkan alicia masih memperhatikan
"ayo kak kita keruangan ku" ucap kevin sembari keluar dari mobil dan bergegas masuk kedalam, sedangkan alicia hanya mangut dan mengikuti langkah kevin
...****************...
kiyya yang memang sudah berada dirumah sehabis menemani mama nya kevin, segera berpamitan kepada sang tante dan izin untuk pergi keruangan kevin dengan alasan akan belajar dan berkumpul bersama teman-teman yang lain
...****************...
Rendy yang tengah memeriksa dokumen pun segera meninggalkan pekerjaan nya langsung berpamitan kepada sekretaris, dengan sigap lari menuju lift tentu saja keluar dari kantor yang disambut langsung oleh satpam yang memberi kunci mobil dan menyiapkan mobil rendy, dengan secepat kilat Rendy masuk ke mobil dan berkendara kebut-kebutan menuju ke kediaman dirgantara
...****************...
__ADS_1
keyy yang tengah mengobrak-abrik kamar ayah nya langsung membereskan barang-barang yang berserakan, lalu bergegas keluar dan menghentikan taksi yang lewat, "stop pak!!" ucap nya segera masuk "ke kediaman dirgantara pak!!" lanjutnya
...****************...