
Dinda kemudian membuka pintu laboratorium dan menyambut seorang dokter....
"Hai" {sapa dokter itu}
"ya bu dokter? " {balas dinda}
"saya sudah mendengar semua permasalahan nya dari kevin, tapi... kamu gk usah khawatir saya akan profesional kok dan gk bakal mempublikasikan masalah klien saya" {jelas dokter itu}
"baik bu saya mengerti, terimakasih atas kerja sama nya" {balas dinda}
"oh ya! kita belum berkenalan sebelum nya" {sahut dokter itu}
"ya?" {ucap dinda}
alicia memegang telapak tangan dinda perlahan dan menatap hangat
"saya alicia" {ucap alicia}
"saya dinda" {balas dinda}
alicia hanya diam dan kembali menatap hangat dinda
"ekhemm...!! " {ucap dinda keras}
"ehh... ya? maaf" {balas alicia}
"hmm...? " {balas dinda}
"apakah tingkah ku membuat mu tidak nyaman? " {ucap alicia}
"tentu saja, kau seperti melihat orang lain saat menatapku" {balas dinda}
"jadi..... apakah kamu dan kevin berpacaran? ekhhh... maksudnya jarang loh kevin mau bantu orang luar apalagi sampai minta orang profesional segala" {sahut alicia}
"tolong perkenalkan diri anda lagi secara rinci, sepertinya saya mulai meragukan anda" {balas dinda}
"kalau begitu..... saya alicia, umur saya 27 tahun, saya lulusan S1 di jerman, dan S2 di Amerika, serta S3 di Singapura" {ucap alicia spontan}
"wahh... nada bicara anda seketika formal sekali, beda banget dengan beberapa menit yang lalu" {balas dinda}
"ya... karena saya sudah terlatih untuk memperkenalkan diri seperti itu" {sahut alicia}
"btw, anda bisa kuliah sampai tamat S3 dalam waktu sesingkat itu?" {ucap dinda}
"walaupun umur saya masih muda, tapi saat kuliah S2 saya sudah mulai menangani beberapa penyakit langka, dengan kata lain saya menekuni profesi ini sambil kuliah" {jelas alicia}
"cara bicara anda tadi seperti sangat mengenal kepribadian kevin, apakah kalian saling kenal? " {ucap dinda}
"ya! dia kenalan saya, saat itu adik saya merupakan teman sekelas nya ketika sd, jadi kami sering ketemu dan saya juga mulai menganggap nya seperti adik sendiri" {balas alicia}
"owhhh.. jadi dia punya teman masa kecil" {sahut dinda}
"saya dengar kamu adalah salah satu siswi genius di sekolah ini" {ucap alicia}
"gk kok dok, saya hanya siswi biasa" {balas dinda}
"meskipun kamu bilang begitu, yang saya lihat dari mata kamu dan cara berbicara kamu, sepertinya kamu memiliki sisi yang misterius, tegas, dan juga mungkin kamu bukan orang yang sembarangan" {jelas alicia}
"apakah anda psikolog? " {ucap dinda}
"saya dokter" {balas alicia sembari tertawa}
"ya....dokter juga merupakan orang yang profesional dalam usia muda anda sudah bisa menangani beberapa penyakit langka, bahkan orang yang sudah berpengalaman pun sulit menangani kasus tersebut" {jelas dinda}
__ADS_1
"terimakasih atas pujiannya, oh ya saya akan mendampingi kamu disekolah ini sebagai asisten dan dokter pribadi kamu" {balas alicia}
"baiklah" {balas dinda tersenyum ramah}
skipp..
"nah lukanya sudah saya beri obat, mungkin sekitar 2 hari lagi akan sembuh total" {ucap alicia}
"terimakasih" {balas dinda}
"dan untuk bekas lukanya, kamu harus memakai produk kecantikan yang saya rekomen, ini dapat menghilang kan bekas luka di kulit yang sensitif" {ucap alicia}
"bukan hanya luka tapi anda juga bisa menghilangkan bekas nya, waww hebat!! baiklah saya akan memakai produk ini jika keadaan sudah membaik dan pak indra gk curigain saya lagi" {balas dinda}
"kamu juga" {ucap alicia tersenyum}
"saya? " {sahut dinda}
"kamu berhasil jadi siswi terbaik di sekolah ternama, dan kamu berhasil memenangkan beberapa olimpiade Internasional dalam waktu yang hampir bersamaan" {jelas alicia}
"tapi itu hanya kebetulan saja kok dok" {balas dinda}
"semua ini bukan kebetulan ataupun keberuntungan, tapi.... adalah kerja keras kamu sendiri" {jelas alicia}
"semua orang juga bisa kok dok, jadi jangan terlalu berlebihan" {balas dinda}
"gk semua orang bisa din, kamu siswi baru loh di sekolah ini, belum setahun kamu bersekolah disini"{jelas alicia}
" yaudh deh dok saya gk bisa berdebat sama dokter hebat seperti dokter alicia"{balas dinda}
"kamu jangan mengalihkan pembicaraan ya din! " {ucap alicia}
"btw.... saya boleh manggil dokter dengan sebutan kakak gk? " {ucap dinda}
"boleh gk? boleh gk? " {sahut dinda manja}
"pasti boleh dong... kamu ini benar-benar ya!" {ucap alicia}
alicia memegang kepala dinda dan mengacak rambut nya
"hehe.... " {ucap dinda}
Tiba-tiba....
panggilan kepada dinda, siswi dari kelas X mipa 1 (ucap operator sekolah)
tringg..... (panggilan masuk)
"ya? " {ucap dinda}
"kepsek manggil lo" {balas kevin}
"gw tau dan sekarang gw otw kesana" {ucap dinda}
"hmm.... hati-hati ya! " {balas kevin}
"tentu saja" {jawab dinda}
"apakah kak alicia ada disana? " {balas kevin}
"ya? " {sahut alicia}
"kak tolong jagain dinda ya, disana sangat berbahaya apalagi dia akan berhadapan langsung dengan kepala sekolah" {ucap kevin}
__ADS_1
"ya aku mengerti" {ucap alicia}
"terimakasih ya kak" {balas kevin}
"serahkan padaku" {jawab alicia}
"kalau begitu sampai jumpa lagi" {balas dinda}
"tentu saja sampai ketemu nanti" {jawab kevin}
"ya" {balas dinda}
skipp....
dinda dan alicia berjalan menuju ruang kepala sekolah
tok..! tok...! tok...!
"permisi" {ucap dinda}
"masuk" {balas pak indra}
...dinda membuka pintu dan masuk ke ruang kepala sekolah bersama alicia...
...terlihat pak indra dan beberapa guru lain nya menunggu kehadiran dinda...
"ada apa ya pak? " {ucap dinda}
...alicia menarik dinda ke belakang dirinya...
"maaf ya pak, saya disini sebagai asisten sekaligus dokter pribadi dinda, dan sekarang dinda dalam perawatan saya" {ucap alicia}
"jadi.... saya harap anda mempercepat urusan anda" {lanjut alicia}
"kalau begitu saya adalah gurunya dinda dan sekarang izin kan kami bicara 4 mata sebagai guru dan murid" {ucap pak indra}
"saya tidak ingin pergi dari sini, jika ingin bicara silahkan katakan secara langsung lewat saya" {ucap alicia}
"cukup kak alicia!! gpp kok selama kakak ada di sini, aku yakin aku tidak akan celaka" {jelas dinda}
"baiklah jika dinda sendiri mengatakan nya, kalau begitu guru-guru yang lain juga harus keluar dari sini, saya harus menjamin keselamatan dinda" {ucap alicia}
"tentu saja" {ucap pak indra}
semua guru pergi meninggalkan ruang kepala sekolah
"din, hati-hati ya! jika terjadi sesuatu maka teriaklah, aku akan segera masuk" {ucap alicia}
dinda mengangguk mengisyaratkan bahwa ia akan melakukan sesuai perkataan alicia
setelah melihat isyarat dinda, alicia bergegas meninggalkan dinda dan pak indra didalam ruangan
sementara itu alicia berjaha di depan pintu ruangan dengan waspada, walau tidak ada seorang pun di lorong-lorong jalan menuju ruangan itu
15 menit kemudian.....
bushh....!!!
seketika asap mulai bermunculan dan memenuhi lorong-lorong
"ini...! " {ucap alicia menyadari bahaya yang sedang mereka hadapi}
. ......
__ADS_1
catat author: maaf jika ada penulisan kata yang kurang dimengerti