Mistery And Kriminal H.I.S (High International School)

Mistery And Kriminal H.I.S (High International School)
sebuah firasat


__ADS_3

"butuh bantuan? " {ucap kevin}


"pastinya" {balas dinda}


skipp.....


/gerbang sekolah


"kevin, kita pisah disini aja ya"{ucap dinda}


"din, gw udah hubungi orang profesional buat bantuin lo didalam" {sahut kevin}


"thanks ya kev" {ucap dinda sembari membuka pintu mobil}


kevin menahan lengan dinda yang ingin beranjak keluar mobil


"Hati-hati ya din, gw punya firasat buruk" {ucap kevin}


"hmm? kevin yang katanya pemberani ini jadi penakut ya!?" {ledek dinda}


"gw serius! hati-hati ya dan jangan gegabah gw gk mau lo kenapa-kenapa" {balas kevin}


"iya gw bakalan hati-hati kok dan jaga diri" {balas dinda}


dinda melepaskan cengkraman kevin dari lengan nya


"nah.... sampai nanti ya" {ucap dinda}


dinda keluar dari mobil dan pergi meninggalkan kevin


"gw harap lo baik-baik aja din, maaf gw gk bisa dampingi lo didalam, kalau gw masuk sekarang pasti pak indra bakal manfaatin gw buat jahatin lo" {gumam kevin sembari melihat punggung dinda yang mulai menjauh}


sementara itu disisi lain diwaktu yang bersamaan......


/ruang kepsek


"bagaimana pak? " {ucap salah satu guru}


"sepertinya saya berhasil menjebak dinda dan kevin, walaupun jebakan ini gk ada artinya buat saya" {ucap pak indra}

__ADS_1


"maksud bapak? " {ucap pak deri}


"awal nya saya harus menelfon bodyguard yang menjaga tempat penyekapan kiyya didepan anak saya sendiri, lalu keyy akan menyuruh dinda waspada, setelah itu kevin akan melakukan sesuatu seperti...." {ucap pak indra}


"seperti apa pak? " {ucap pak kuro}


"kau tau? sebenarnya aku ingin membuat sebuah drama juga seperti mereka" {ucap pak indra}


"saya semakin tidak mengerti pak" {ucap pak Erwin}


"mereka selama ini melakukan sebuah drama didepan ku agar mendapatkan sebuah keuntungan dari ku" {ucap pak indra}


"tapi akting mereka lumayan" {jawab bu rina}


"awalnya saya juga percaya tapi setelah saya mendengar pembicaraan mereka lewat penyadap suara yang kutempelkan di pakaian kevin secara diam-diam, aku mengetahui tujuan mereka dan fakta bahwa anakku ada dirumah kevin saat ini" {ucap pak indra}


"tapi pak..... drama apa yang bapak buat saat ini? " {ucap bu rina}


"aku ingin kevin melihat sendiri bahwa teman dekat nya itu akan menghilang dari hadapannya, agar dia tidak berani ikut campur dengan urusanku, tapi.....karena kevin tidak mungkin muncul saat ini. " {ucap pak indra}


"maka aku membuat nya semakin waspada agar dia mengirim orang kepercayaan nya untuk menjaga dinda, lalu orang kepercayaan nya itu akan memberi informasi secara langsung detik-detik hilang nya dinda dari hadapannya" {lanjut pak indra}


"apa kau emang seorang guru pak? " {ucap pak kuro}


"apa maksudmu!!! " {bentak pak indra}


"m-maaf pak saya cuma bercanda" {balas pak kuro}


skipp......


/laboratorium


dinda mengambil gelas kimia dan beberapa cairan yang ada didalam lemari dan meletakkan nya diatas meja praktek


"gw harus mencampur beberapa cairan ini agar terjadi ledakan kecil" {gumam dinda}


"mereka gk boleh ngenalin wajahku" {lanjut nya}


setelah beberapa menit dinda mengumpulkan bahan-bahan yang diperlukannya.....

__ADS_1


dinda kemudian menyusun alat-alat praktek kimia sesuai dengan aturan untuk menciptakan ledakan kecil


"oke tinggal satu langkah lagi maka ledakan kecil akan terjadi" {ucap dinda}


dinda mendekatkan wajahnya tepat didepan alat-alat eksperimen


10 detik kemudian....


"duarr...!! "


"aduh" {ucap dinda}


"akhh... perih banget" {lanjutnya}


dinda kemudian mengambil sebuah cermin yang sudah ia persiapkan dan melihat wajahnya


"dengan begini tidak mungkin bodyguard itu mengenali wajah ku jika hanya sekali lihat saja" {ucap dinda sembari memegang wajah nya secara perlahan}


"tapi.... emg iya sih bisa aja ini semua hanya jebakan, masuk akal juga! ehh... walaupun berkemungkinan seperti itu gw gk boleh putus asa menunggu mereka maju terlebih dahulu" {gumam dinda}


"jika aku masuk ke jebakan mereka berarti besar kemungkinan aku akan lebih dekat dengan keberadaan alda" {lanjutnya}


"maju atau mundur keduanya sama-sama beresiko... "{gumam dinda}


trringg......!


" halo? "{ucap dinda}


" din lu gpp kan? "{sahut kevin}


" iya gw gpp kok "{balas dinda}


" dokter profesional yang sudah gw hubungi sekarang sedang berada didepan labor"{ucap kevin}


"oh ya? bentar lagi gw bukain pintu" {sahut dinda}


"din, kebetulan hari ini kita tidak belajar, kemungkinan guru-guru tidak akan masuk ke kelas" {ucap kevin}


"sepertinya pak indra benar-benar berniat memfokuskan perhatian nya pada pergerakan kita ya" {balas dinda}

__ADS_1


"tidak masalah, jika gagal kita akan memulai drama ini lagi, sampai jumpa di panggung yang kita buat" {ucap kevin sembari menutup telfon}


dinda kemudian membuka pintu laboratorium dan menyambut seorang dokter....


__ADS_2