Mistery And Kriminal H.I.S (High International School)

Mistery And Kriminal H.I.S (High International School)
ancaman


__ADS_3

kevin mengambil amplop tersebut dan memeriksa ternyata ada sebuah surat yang berisi "jangan ikut campur urusanku, jika ingin selamat maka pura-pura lah tidak mengetahui apapun, dan berhentilah mencari tahu lebih dalam"


"apa maksudnya semua ini!"{ucap papa nya kevin kesal}


"ancaman pah"{balas kevin}


"mencari tahu apa? dan.. mengapa?"{sahut papahnya kevin}


"maaf om, tapi.... sepertinya ini ulah dari orang yang mau celakain saya tadi"{alibi rendy}


"i-iya pah sepertinya begitu"{sahut kevin}


"bagus ren, jangan bilang apapun tentang pak indra ke papah dan mama"{ucap kevin dalam hati}


"lalu, sebenarnya apa yang kamu ketahui hingga mereka meneror kita seperti ini?"{ucap papah nya kevin}


"k-korupsi omm"{balas rendy}


"korupsi?"{sahut papahnya kevin}


"ya, jadi diperusahaan ku itu ada investor


yang ternyata berkhianat om, nah karna gk terima dan takut nama perusahaan nya tercoreng, maka nya dia neror kita kek gini"{balas rendy}


"Lah, kok bisa? padahal kan cuma korupsi, kok sampai nyerang bik inah dan salah satu bodyguardh kita kek gini"{jawab papahnya kevin sedikit tidak yakin}

__ADS_1


"pah, kan kalau membangun sebuah perusahaan itu gk mudah, jadi... mungkin aja orang nya takut usaha yang selama ini dibangun sirna"{balas kevin meyakinkan}


"ayo pah percaya dong, aku udh keringet dingin nih"{ucap kevin dalam hati}


"owh, yaudh kalau begitu kita laporkan ini semua kepada polisi sekarang"{ucap papanya kevin}


"eitss, pah nanti pas melapornya jangan kasih tau tentang ini ya!"{ucap kevin}


"Loh kenapa? ini kan demi keamanan kita semua"{balas papah nya kevin}


"takutnya nanti malah salah sasaran lagi, kan belum tentu yang celakain kita tadi pelakunya"{ucap kevin}


"owh, bener juga ya, nanti malah jadi salah paham, yaudh papa gk jadi bilang masalah ini kepolisi"{ucap papanya kevin}


tiba-tiba


ting-tong


"permisi"{ucap salah satu pria yang tak lain adalah seorang polisi}


"ya!"{jawab papahnya kevin sembari pergi menuju pintu yang agak jauh}


setelah melihat ayahnya kevin menjauh, kini rendy dan kevin kembali berbincang


"untung aja lu pinter buat seribu alasan ren"{ucap kevin sedikit ngeledek}

__ADS_1


"hehe, lu memuji atau ngeledek kev?"{balas rendy}


"dua-dua nya ahaha"{ucap kevin sembari tertawa terbahak-bahak}


"truss? ini gimana?"{sahut rendy}


"kalau soal mereka sepertinya hanya dibuat pingsan dan babak belur saja"{ucap kevin}


"dan... soal itu apa kita harus ceritain ke dinda?"{jawab rendy}


"gw gk tega liat dinda merasa bersalah terus, tapi.. kita gk boleh nutupin apapun dari dia, pasti dia bakalan sakit hati nantinya"{balas kevin}


"busett, gw mencium aroma-aroma bucin disini, kasian cintanya bertepuk sebelah tangan, haahah"{sindir rendy sembari tertawa terbahak-bahak}


"apaan sih lu! cinta gw gk bertepuk sebelah tangan! gw masih belum ngungkapin dengan benar perasaan gw ke dinda"{balas kevin sedikit kesal}


"yaudh ungkapin aja langsung, dari pada didahuluin orang, emg mau dinda diambil sama orang lain?"{ucap rendy}


"takut ditolak ya?"{lanjut rendy sembari tertawa}


"yoi bro, pasti ada masanya gw berani ngungkapin ke dinda, gw bakal buat dinda jadi suka ama gw"{jawab kevin}


"dinda? suka ama lu? gk mungkin! dinda itu gk suka cowok genit kek lu"{ucap rendy}


.

__ADS_1


.


thanks


__ADS_2