
"sementara waktu kita tinggal disini dulu"{ucap keyy sembari menghentikan mobil di depan salah satu hotel}
"oke kak, aku ikut kemana pun kakak pergi" {balas kiyya}
seketika muncul sesosok perempuan di kursi belakang mobil, namun kiyya dan keyy sama sekali tidak menyadari keberadaan sosok itu
"aku juga gk mau pulang kak, apalagi harus melihat wajah orang yang kita sayangi selama ini ternyata adalah seorang penjahat sadis"{lanjut kiyya bermaksud mengarah kepada ayah nya}
"kakak juga sangat benci orang itu!!"{balas keyy}
...skipp.........
...tempat pendaftaran hotel...
"mbak saya pesan dua kamar yang bersebelahan"{ucap keyy kepada pegawai hotel}
" baik dek, tapi ada KTP nya gk? "{tanya pegawai itu}
"maaf mbak saya belum punya KTP karena umur saya masih 16 thn" {jelas keyy}
...kiyya kemudian menarik lengan keyy sedikit menjauh dari tempat itu...
"kak, aku punya ide bagus" {bisik kiyya}
"apa?" {balas keyy}
"kita beri data dari KK (kartu keluarga) aja buat pendaftaran nya kak, terus bilang ntar orang tua kita yang urus lainnya" {jelas kiyya}
"dia gk bakal percaya kiyya! "{balas keyy}
" yah.... terus gimana dong? apa malam ini kita bakalan tidur di mobil kak?"{keluh kiyya}
"kakak punya ide!"{ucap keyy}
...skipp...
...tempat pendaftaran hotel...
" mbak, orang tua kamu masih dalam perjalanan ke luar negeri jadi bisa gk kami pesan telebih dahulu kamarnya? "{ucap keyy}
" maaf dek kami tidak bisa percaya begitu saja karena kalian masih dibawah umur"{balas pegawai itu}
"kami akan bayar uang muka langsung kok, jika ada biaya tambahan maka kami akan segera melunasi nya" {desak keyy}
"hmm.... " {ucap pegawai itu}
"jika masih tidak percaya silahkan telfon ayah kami, dia akan menjelaskan segalanya" {ucap keyy sembari memberikan ponselnya}
"baiklah" {balas pegawai itu}
***
"halo" {ucap pegawai itu}
"ya! dengan saya ayah dari keyy dan kiyya, kami ingin pesan 2 kamar nanti saya yang bertanggung jawab sebagai walinya"
"baiklah pak! bisa tolong kirim foto KTP Bpk?" {ucap pegawai}
"maaf sekarang saya sedang tidak di apartemen dan KTP saya ketinggalan sekarang saya sedang dalam perjalanan putar balik ke apartemen, sepertinya jalan disini sedang macet kemungkinan saya sampai ke apartemen sekitar 2 jam lagi"
"jadi bagaimana pak?"{ucap pegawai}
"tolong izinkan anak-anak saya untuk menginap dan tinggal sementara di hotel, mereka juga sudah di bekali uang inap kok"
"hmm... baiklah pak dengan terpaksa kami akan menerima kedatangan anak-anak bapak, terimakasih pak atas informasinya"{ucap pegawai itu}
"terimakasih kembali, saya titip anak-anak saya"
__ADS_1
***
"bagaimana mbak?"{ucap keyy}
"karena orang tua kalian yang meminta izin kepada kami secara langsung maka tidak ada pilihan lain selain menerimanya, dan ini kunci kamar kalian"{ucap pegawai sembari memberikan dua kunci kamar}
"wah.... terimakasih banyak mbak"{jawab keyy sembari menerima kunci kamar tersebut}
"iya, lalu dimana adik mu itu? dari tadi aku sama sekali tidak melihat nya"{ucap pegawai itu}
"ouh... kiyya! dia sakit perut dan sekarang sedang di toilet umum"{alibi keyy}
"baiklah jangan lupa beri adikmu obat ya"{ucap pegawai itu}
"iya mbak, saya permisi jemput adik saya dulu, saya khawatir dia kenapa-kenapa" {balas keyy}
keyy kemudian meninggal kan pegawai itu dan pergi menuju parkiran, masuk ke mobil kemudian menghampiri kiyya yang dari tadi memang berada di dalam mobil
.../ mobil...
"gimana berhasil gk kak? "{ucap kiyya}
"jadi kita......... "{balas keyy memasang wajah sedih}
"iihh kakak bicara yang jelas dong jangan bikin aku takut"{ucap kiyya}
"kita berhasil!!"{balas keyy menunjukan senyuman nya}
"beneran? kakak gk bohong kan?"{ucap kiyya}
"iya! kakak gk bohong"{balas keyy}
"yess, gk sia-sia aku merubah suara ku seperti ayah lewat aplikasi dan menghubungi pegawai itu!"{ucap kiyya kegirangan}
kiyya dan keyy pun saling " tos" menepuk telapak tangan satu sama lain sebagai apresiasi pada usaha mereka itu
"yaudah sekarang kita masuk yuk, ini kunci kamar kita masing-masing" {ucap keyy sembari memberikan 2 kunci kamar kepada kiyya}
"sekarang udh hampir larut malam ayo kita masuk"{lanjut keyy}
keyy dan kiyya pun keluar dari mobil dan kembali memasuki hotel, menuju lantai 2 hingga sampai di depan kamar dengan nomor
#105# (kamar kiyya) dan #106#(kamar keyy)
" kak ini kamar ku, jadi kita pisah di sini dulu ya kak"{ucap manis kiyya}
"iya dek, nanti kalau ada apa-apa cepat hubungi kakak, oke! " {balas keyy}
"siap komandan! " {jawab kiyya sembari menempat kan posisi hormat}
"bisa aja kamu kiyya" {balas keyy sembari mengacak-acak rambut kiyya}
"ikhhh..... kakak! rambut ku bisa berantakan nih" {ucap kiyya sembari melototi kakak nya}
"ya udh selamat malam kiyya, kakak masuk ke kamar kakak dulu"{ucap keyy tanpa membalas omelan bawel adik nya itu sembari memasuki kamar nya itu}
" terserah"{kesal kiyya sembari membuka kunci pintu kamar nya dan masuk}
...skipp...... ...
.../kamar #105#...
pukul 01:00
*suara gemericik air dan shower terus saja mengalir secara bergantian terdengar sampai ke telinga kiyya
cik! cik!.... (suara gemericik air*)
__ADS_1
byurr....! (suara shower)
suara itu kemudian mengganggu tidur nya hingga kiyya yang mendengar itu perlahan membuka matanya
"suara apa itu? air? " {ucap kiyya sembari mengucek mata nya}
kiyya kemudian mendekati asal suara itu yang mengarah ke kamar mandi
clack....!
(kiyya membuka pintu kamar mandi)
terlihat shower yang masih hidup membuat kiyya sedikit heran dan mendekati shower
"kok bisa shower nya hidup sendiri? kan gk ada yang nekan tombol nya! error kalik ya!?" {gumam kiyya dengan penuh tanda tanya}
kiyya kemudian mengotak-atik shower guna mematikan shower
"akhir nya mati juga nih shower" {gumam kiyya)
setelah shower nya mati lantas kiyya membalikkan badan dan berjalan menuju pintu, belum sempat menggapai gagang pintu kiyya kembali di kagetkan
byurr...! (suara wastafel)
wastafel yang tepat di sebelah pintu itu menyala dengan sendiri nya
"kok wastafel nya hidup sendri? " {gumam kiyya sedikit merasa takut}
kiyya kembali menutup keran dari wastafel itu, namun seketika itu juga listrik padam
"ada yang aneh!! masa iya hotel berbintang fasilitas nya pada error semua? terus listrik nya padam lagi! " {gumam kiyya}
tidak lama kemudian listrik kembali menyala, kiyya yang sedari tadi berada di depan wastafel kaget melihat sebuah tulisan yang tertulis dari cairan berupa darah dicermin
kamu dan keluarga mu harus mati! terutama ayahmu!
(ucap kiyya sembari membaca tulisan tersebut)
"siapa yang melakukan ini! jangan iseng ya! gk lucu tau gk! " {bentak kiyya sembari melihat sekitar}
*seketika lampu di kamar mandi itu berkedip beberapa kali
Tiba-tiba*.....
"akhhh........" {teriak kiyya}
muncul sosok mengerikan di depan kiyya menatap kiyya penuh dengan kebencian seakan ingin membawa kiyya bersama nya
"ayah mu harus membayar semua perbuatan nya, dan merasakan bagaimana rasa nya kehilangan orang yang dia sayang satu persatu"{ucap sosok itu yang masih menatap kiyya sembari mendekati kiyya dengan perlahan)
"jangan bunuh ayah ku! aku janji akan buat ia membayar semua perbuatan nya dengan setimpal dan membuat ia menderita" {ucap kiyya}
sosok itu mendekati kiyya dengan cepat dan mencekik leher nya
"apakah kau akan berjanji untuk membuat nya benar-benar menderita? " {ucap sosok itu}
"ya-a... a-aku j-janji, jika-a m-masih b-belum c-cukup a-aku a-akan m-mengorbankan d-diriku s-sendiri" {ucap kiyya terbata-bata)
"suatu hari akan ku tagih janji mu itu" {ucap sosok itu perlahan melepas kan cengkraman tangan nya dari leher kiyya}
sosok itu perlahan menghilang bagai di tiup angin
kiyya yang sedari tadi menahan rasa takut nya kemudian jatuh pingsan
.
.
__ADS_1
thanks
... ...