
"iya kak! btw kakak tau keberadaan ku di ruang bawah tanah dari mana ya?"{ucap kiyya}
"sebenarnya....ada yang mengirim pesan lewat buku ku"{balas dinda}
"buku kakak? kok bisa?"{tanya kiyya}
"itu semua terjadi dalam waktu yang singkat, semula biasa saja tiba-tiba buku itu tertulis dengan tulisan darah "cepat temukan alda dia dalam bahaya! seseorang membutuhkanmu saat ini ruang bawah tanah", setelah itu kami pergi ke ruang bawah tanah" {jawab dinda}
"kalimat "seseorang membutuhkan mu saat ini ruang bawah tanah" itu adalah aku? bagaimana bisa? bukan kah tidak ada yang mengenal ku di SMA H. I. S? "{ucap kiyya}
"memang benar yang kami temukan adalah lo, tapi kami benar-benar sama sekali gk tau siapa yang nulis tulisan itu" {balas Rendy}
"chelsea? " {sahut dinda}
"kenapa dengan chelsea? " {balas keyy}
"setelah gw ingat-ingat lagi tulisan itu mirip banget dengan tulisan chelsea" {jawab dinda}
"mungkin lo salah liat kalik din" {ucap kevin}
"gk, gw yakin banget, oh ya gw juga inget pernah minta pap catatan sama chealsee" {balas dinda}
dinda kemudian membuka ponsel nya dan mengotak-atik satu persatu file-file yang lama
"mudahan masih ada file nya... " {ucap dinda}
.......
dinda kemudian berhenti memainkan ponsel nya
"gimana din ada gk? " {ucap Rendy}
"gk ada, file nya udh hilang" {balas dinda}
"sini gw liat, gw pernah belajar untuk mengembalikan file yang lama, waktu gw gk sengaja hapus file ayah gw, mudahan bisa" {ucap kevin}
kevin kemudian mengambil handphone dinda dan mengotak-atik file manager dinda
"din, tahun berapa kamu minta pap ke chelsea? " {ucap kevin}
"sekitar akhir tahun 2018" {balas dinda}
setelah mendapat jawaban dari dinda, kevin kemudian melanjutkan mengotak-atik handphone dinda
25 menit kemudian......
"ketemu! " {ucap kevin}
"sini coba lihat! "{balas dinda sembari mengambil ponsel genggam nya}
"gimana?" {ucap kevin}
"ya benar ini file nya" {balas dinda}
"kev, ren, coba kalian perhatikan baik-baik tulisan ini dengan tulisan yang ada di buku gw waktu itu " {lanjut dinda}
kevin dan Rendy kemudian mengingat ulang kilas balik saat membaca buku dinda
"ya! mirip banget"{ucap Rendy}
"asli sih ini bukan mirip lagi kek nya memang dia yang nulis"{sahut kevin}
"jadi... dimana chelsea sekarang?"{ucap keyy}
"dia udah meninggal"{balas dinda}
"Jangan-jangan... dia yang waktu itu"{ucap kiyya}
__ADS_1
"ya! dia adalah orang yang kalian lihat saat tragedi itu"{balas dinda}
"kok bisa? omg.... dia beneran nunjukin keberadaan nya?"{ucap keyy}
"biasa aja kalik, gk ush pakai omg omg omg"{balas kiyya}
"heheh, serem juga kalau dia bisa nunjukin diri"{jawab keyy}
"dia pernah kok kak nunjukin diri di depan aku, saat di hotel waktu itu, kakak inget pas aku pingsan di kamar mandi kan? "{ucap kiyya}
"kamu gpp kan? kok gk cerita sama kakak?"{balas keyy}
"takut jadi beban, beban pikiran, beban hidup, beban keluarga, ntar lama-lama beban jadi uban"{ucap kiyya}
"heh! kakak gk setua itu bisa beruban"{balas keyy}
"udah-udah, sekarang kita balik ke inti pembicaraan"{ucap Rendy}
"oh ya, btw kalimat kedua dari pesan itu memang benar, berarti kalimat pertama juga benar dong!"{ucap kiyya}
"ya! berarti alda dalam bahaya dan sekarang benar-benar membutuh kan bantuan dari kita"{balas Rendy}
"kita harus bergerak lebih cepat dari pak indra"{ucap kiyya}
"btw, keyy dan kiyya gpp kalau misi ini mengharuskan untuk membahayakan ayah kalian sendiri?"{ucap kevin}
"gpp kok kak, kami udah bertekad dari awal"{balas kiyya}
"bagus deh kalau begitu"{jawab kevin}
"ekhem, kev lu tadi bicara apa aja ke pak indra pasti jelek-jelekin gw ya?" {ucap dinda}
"gk, dia justru bilang kalau setidaknya dinda mengalami lebam diwajah dan cedera dibagian kaki dan lengan nya begitupun dengan rendy"{balas keyy sembari menirukan gaya bicara kevin}
"HAH! gilak lu kev, drama apa lagi ini? kita bakalan dandan gitu biar keliatan asli? gimana dengan wajah gw yang imut ini?"{ucap dinda bersandiwara}
"tega lu kev, lo gk mikirin gw"{ucap Rendy}
"maaf ren, gw kebawa emosi"{ucap kevin}
"sekarang gw harus buat lebam dan luka palsu setiap berangkat ke kantor, ntar apa kata karyawan-karyawan dan kolega-kolega gw kev?"{balas rendy sembari memasang wajah kecewa}
"gpp, ini demi keselamatan kita bersama, jika lo gk buat seakan-akan nyata bisa-bisa mata-mata pak indra bakal ngawasin lo terus" {ucap kevin meyakinkan Rendy}
"yahh... demi balas dendam apapun bakal kami lakuin"{balas Rendy dan dinda bersamaan}
"busett kompak amat"{sahut keyy}
"kebetulan"{ucap dinda}
"jadi.... gimana tentang tugas kita besok?"{ucap kiyya}
"hmm... keyy lo besok harus pulang dan awasi gerak-gerik mencurigakan dari pak indra jika terjadi sesuatu cepat hubungi salah satu dari kami"{jelas dinda}
"siap laksanakan!"{sahut keyy}
"kiyya kamu pandai make-up kan?"{lanjut dinda}
"ya aku pernah kursus kecantikan kak"{balas kiyya}
"kalau begitu besok kamu yang make-up aku dan rendy"{jawab dinda}
"oke kak, siap"{balas kiyya}
"kalau gw tugas nya apa?"{ucap kevin}
"lo tugas nya diem"{sahut dinda}
__ADS_1
"ahahah! kasihan makanya jangan buat perkara lo kev"{ucap rendy sembari tertawa}
"din.... !"{ucap kevin sembari memasang wajah sedih}
"ya udh, tugas kalian tetap buat drama semenarik mungkin ke pak indra, kita pancing dia buat ngaku dan ngumpulin bukti sebanyak-banyaknya"{balas dinda}
"oke"{jawab kevin dan rendy bersamaan}
...skipp..........
pukul 05.00
.../meja makan...
dinda menyiapkan sarapan bersama salah satu pembantu di rumah kevin
"neng gk usah bantuin saya, saya bisa sendiri kok" {ucap pembantu itu}
"gpp kok bik, semenjak bik inah sakit pasti bibik kerja sendirian kan?"{balas dinda}
"itu memang sudah tugas bibik, tapi.. lebih baik neng gk ush bantu saya ntar bisa-bisa saya yang dipecat"{ucap pembantu itu}
"emang sekejam itu ya bik keluarga ini?"{balas dinda}
"iya, maaf ya neng"{ucap pembantu itu}
"gpp bik, aku ini orang nya keras kepala jadi aku tetap bakal bantuin bibik di sini sampai selesai, jadi pas mereka semua udh bangun tinggal makan deh"{balas dinda sembari melanjutkan perkerjaannya}
"tapi neng..... !"{ucap pembantu itu karena sama sekali tidak di hiraukan dinda pembantu itu kemudian melanjutkan pekerjaan nya}
pukul 06.00
"arkhhh..... !"{ucap kevin menguap}
"lo kalau mau menguap tutup mulut dong gk sopan tau!"{balas dinda}
"ekhh? din lo ada di dapur sepagi ini?"{ucap kevin yang baru menyadari keberadaan dinda}
"pagi lo bilang? ini udah jam 06.00"{balas dinda}
"yah... emang pagi kok, btw lo ngapain disini?"{tanya kevin}
"mandi!"{balas dinda ketus}
"pagi-pagi udah bercanda aja nih"{ucap kevin sembari tertawa}
"bodo amat!"{ucap dinda sembari melanjutkan pekerjaan nya}
"neng ini udah siap, neng boleh pergi kok" {ucap pembantu itu}
"iya bik"{balas dinda sembari membersihkan tangan nya}
"bik, si dinda cocok gk jadi menantu keluarga ini?"{ucap kevin}
"i-iya tuan muda, dia rajin banget orang nya"{balas pembantu itu}
"yeahh!"{ucap kevin}
"apaan lo, gk jelas banget, bik jangan dengerin apa yang dia bilang tadi"{ucap dinda sembari meninggalkan dapur}
.
.
.
thanks
__ADS_1