Mistery And Kriminal H.I.S (High International School)

Mistery And Kriminal H.I.S (High International School)
misteri penulis a bloody book


__ADS_3

"iya kak! btw kakak tau keberadaan ku di ruang bawah tanah dari mana ya?"{ucap kiyya}


"sebenarnya....ada yang mengirim pesan lewat buku ku"{balas dinda}


"buku kakak? kok bisa?"{tanya kiyya}


"itu semua terjadi dalam waktu yang singkat, semula biasa saja tiba-tiba buku itu tertulis dengan tulisan darah "cepat temukan alda dia dalam bahaya! seseorang membutuhkanmu saat ini ruang bawah tanah", setelah itu kami pergi ke ruang bawah tanah" {jawab dinda}


"kalimat "seseorang membutuhkan mu saat ini ruang bawah tanah" itu adalah aku? bagaimana bisa? bukan kah tidak ada yang mengenal ku di SMA H. I. S? "{ucap kiyya}


"memang benar yang kami temukan adalah lo, tapi kami benar-benar sama sekali gk tau siapa yang nulis tulisan itu" {balas Rendy}


"chelsea? " {sahut dinda}


"kenapa dengan chelsea? " {balas keyy}


"setelah gw ingat-ingat lagi tulisan itu mirip banget dengan tulisan chelsea" {jawab dinda}


"mungkin lo salah liat kalik din" {ucap kevin}


"gk, gw yakin banget, oh ya gw juga inget pernah minta pap catatan sama chealsee" {balas dinda}


dinda kemudian membuka ponsel nya dan mengotak-atik satu persatu file-file yang lama


"mudahan masih ada file nya... " {ucap dinda}


.......


dinda kemudian berhenti memainkan ponsel nya


"gimana din ada gk? " {ucap Rendy}


"gk ada, file nya udh hilang" {balas dinda}


"sini gw liat, gw pernah belajar untuk mengembalikan file yang lama, waktu gw gk sengaja hapus file ayah gw, mudahan bisa" {ucap kevin}


kevin kemudian mengambil handphone dinda dan mengotak-atik file manager dinda


"din, tahun berapa kamu minta pap ke chelsea? " {ucap kevin}


"sekitar akhir tahun 2018" {balas dinda}


setelah mendapat jawaban dari dinda, kevin kemudian melanjutkan mengotak-atik handphone dinda


25 menit kemudian......


"ketemu! " {ucap kevin}


"sini coba lihat! "{balas dinda sembari mengambil ponsel genggam nya}


"gimana?" {ucap kevin}


"ya benar ini file nya" {balas dinda}


"kev, ren, coba kalian perhatikan baik-baik tulisan ini dengan tulisan yang ada di buku gw waktu itu " {lanjut dinda}


kevin dan Rendy kemudian mengingat ulang kilas balik saat membaca buku dinda


"ya! mirip banget"{ucap Rendy}


"asli sih ini bukan mirip lagi kek nya memang dia yang nulis"{sahut kevin}


"jadi... dimana chelsea sekarang?"{ucap keyy}


"dia udah meninggal"{balas dinda}


"Jangan-jangan... dia yang waktu itu"{ucap kiyya}

__ADS_1


"ya! dia adalah orang yang kalian lihat saat tragedi itu"{balas dinda}


"kok bisa? omg.... dia beneran nunjukin keberadaan nya?"{ucap keyy}


"biasa aja kalik, gk ush pakai omg omg omg"{balas kiyya}


"heheh, serem juga kalau dia bisa nunjukin diri"{jawab keyy}


"dia pernah kok kak nunjukin diri di depan aku, saat di hotel waktu itu, kakak inget pas aku pingsan di kamar mandi kan? "{ucap kiyya}


"kamu gpp kan? kok gk cerita sama kakak?"{balas keyy}


"takut jadi beban, beban pikiran, beban hidup, beban keluarga, ntar lama-lama beban jadi uban"{ucap kiyya}


"heh! kakak gk setua itu bisa beruban"{balas keyy}


"udah-udah, sekarang kita balik ke inti pembicaraan"{ucap Rendy}


"oh ya, btw kalimat kedua dari pesan itu memang benar, berarti kalimat pertama juga benar dong!"{ucap kiyya}


"ya! berarti alda dalam bahaya dan sekarang benar-benar membutuh kan bantuan dari kita"{balas Rendy}


"kita harus bergerak lebih cepat dari pak indra"{ucap kiyya}


"btw, keyy dan kiyya gpp kalau misi ini mengharuskan untuk membahayakan ayah kalian sendiri?"{ucap kevin}


"gpp kok kak, kami udah bertekad dari awal"{balas kiyya}


"bagus deh kalau begitu"{jawab kevin}


"ekhem, kev lu tadi bicara apa aja ke pak indra pasti jelek-jelekin gw ya?" {ucap dinda}


"gk, dia justru bilang kalau setidaknya dinda mengalami lebam diwajah dan cedera dibagian kaki dan lengan nya begitupun dengan rendy"{balas keyy sembari menirukan gaya bicara kevin}


"HAH! gilak lu kev, drama apa lagi ini? kita bakalan dandan gitu biar keliatan asli? gimana dengan wajah gw yang imut ini?"{ucap dinda bersandiwara}


"tega lu kev, lo gk mikirin gw"{ucap Rendy}


"maaf ren, gw kebawa emosi"{ucap kevin}


"sekarang gw harus buat lebam dan luka palsu setiap berangkat ke kantor, ntar apa kata karyawan-karyawan dan kolega-kolega gw kev?"{balas rendy sembari memasang wajah kecewa}


"gpp, ini demi keselamatan kita bersama, jika lo gk buat seakan-akan nyata bisa-bisa mata-mata pak indra bakal ngawasin lo terus" {ucap kevin meyakinkan Rendy}


"yahh... demi balas dendam apapun bakal kami lakuin"{balas Rendy dan dinda bersamaan}


"busett kompak amat"{sahut keyy}


"kebetulan"{ucap dinda}


"jadi.... gimana tentang tugas kita besok?"{ucap kiyya}


"hmm... keyy lo besok harus pulang dan awasi gerak-gerik mencurigakan dari pak indra jika terjadi sesuatu cepat hubungi salah satu dari kami"{jelas dinda}


"siap laksanakan!"{sahut keyy}


"kiyya kamu pandai make-up kan?"{lanjut dinda}


"ya aku pernah kursus kecantikan kak"{balas kiyya}


"kalau begitu besok kamu yang make-up aku dan rendy"{jawab dinda}


"oke kak, siap"{balas kiyya}


"kalau gw tugas nya apa?"{ucap kevin}


"lo tugas nya diem"{sahut dinda}

__ADS_1


"ahahah! kasihan makanya jangan buat perkara lo kev"{ucap rendy sembari tertawa}


"din.... !"{ucap kevin sembari memasang wajah sedih}


"ya udh, tugas kalian tetap buat drama semenarik mungkin ke pak indra, kita pancing dia buat ngaku dan ngumpulin bukti sebanyak-banyaknya"{balas dinda}


"oke"{jawab kevin dan rendy bersamaan}


...skipp..........


pukul 05.00


.../meja makan...


dinda menyiapkan sarapan bersama salah satu pembantu di rumah kevin


"neng gk usah bantuin saya, saya bisa sendiri kok" {ucap pembantu itu}


"gpp kok bik, semenjak bik inah sakit pasti bibik kerja sendirian kan?"{balas dinda}


"itu memang sudah tugas bibik, tapi.. lebih baik neng gk ush bantu saya ntar bisa-bisa saya yang dipecat"{ucap pembantu itu}


"emang sekejam itu ya bik keluarga ini?"{balas dinda}


"iya, maaf ya neng"{ucap pembantu itu}


"gpp bik, aku ini orang nya keras kepala jadi aku tetap bakal bantuin bibik di sini sampai selesai, jadi pas mereka semua udh bangun tinggal makan deh"{balas dinda sembari melanjutkan perkerjaannya}


"tapi neng..... !"{ucap pembantu itu karena sama sekali tidak di hiraukan dinda pembantu itu kemudian melanjutkan pekerjaan nya}


pukul 06.00


"arkhhh..... !"{ucap kevin menguap}


"lo kalau mau menguap tutup mulut dong gk sopan tau!"{balas dinda}


"ekhh? din lo ada di dapur sepagi ini?"{ucap kevin yang baru menyadari keberadaan dinda}


"pagi lo bilang? ini udah jam 06.00"{balas dinda}


"yah... emang pagi kok, btw lo ngapain disini?"{tanya kevin}


"mandi!"{balas dinda ketus}


"pagi-pagi udah bercanda aja nih"{ucap kevin sembari tertawa}


"bodo amat!"{ucap dinda sembari melanjutkan pekerjaan nya}


"neng ini udah siap, neng boleh pergi kok" {ucap pembantu itu}


"iya bik"{balas dinda sembari membersihkan tangan nya}


"bik, si dinda cocok gk jadi menantu keluarga ini?"{ucap kevin}


"i-iya tuan muda, dia rajin banget orang nya"{balas pembantu itu}


"yeahh!"{ucap kevin}


"apaan lo, gk jelas banget, bik jangan dengerin apa yang dia bilang tadi"{ucap dinda sembari meninggalkan dapur}


.


.


.


thanks

__ADS_1


__ADS_2