Mistery And Kriminal H.I.S (High International School)

Mistery And Kriminal H.I.S (High International School)
wanita di ruang bawah tanah


__ADS_3

"gk! kami bukan temen kok"{ucap keyy lalu pergi begitu saja meninggalkan kevin dan pak indra}


"LAH?"{ucap kevin}


"jadi gw dari tadi kagak di anggap gitu? ato gimana? "{lanjut kevin}


"ahaha, dia emg gitu orang nya jadi jangan terlalu di hiraukan"{ucap indra}


"iya pak"{balas kevin}


"pak indra bersikap seolah-olah menyuruhku menjauhi anaknya, apa dia kurang yakin dengan aktingku?"{gumam kevin}


"jadi.... apa yang mau kamu bicarakan? "{ucap pak indra}


"ya ampun sampai lupa! karna memikirkan hal tadi gw gk inget tujuan gw datang kesini buat mengalihkan perhatian pak indra dan mencegah dia untuk mengetahui penyusupan dinda dan rendy"{gumam kevin}


"hmm... jadi gini pak, saya mau bicarain tentang balas dendam saya pak!"{ucap kevin}


"lalu? apakah sudah ada perkembangan tentang balas dendam mu itu?"{balas pak indra}


"aku tidak mungkin sebodoh itu bisa percaya begitu saja dengan mudah pertengkaran kalian, sekarang apa yang akan kau jawab kevin? apakah kau tega mencelakai teman mu sendiri?"{gumam pak indra}


"ya pak! saya sudah melakukan sesuatu kepada mereka"{ucap kevin}


"kalau begitu apa yang kau lakukan?"{balas pak indra}


"saya telah menugaskan bodyguardh saya untuk menyerang mereka satu persatu"{jawab kevin}


"menyerang?"{ucap pak indra}


"ya! menyerang secara fisik sebagai ancaman untuk mereka!"{balas kevin}


"jadi bener ternyata pak indra masih belum sepenuhnya percaya sama gw! tapi gw bakalan melakukan sesuatu yang lebih agar pak indra lebih percaya"{gumam kevin}


"apakah mereka mengalami cedera ataupun luka-luka?"{ucap pak indra}


"ya pak! setidaknya dinda mengalami lebam diwajah dan cedera dibagian kaki dan lengan nya begitupun dengan rendy"{balas kevin}


"benarkah itu?"{ucap pak indra kaget}


"apakah ini sebuah tipuan?"{ucap pak indra dalam hati}


"ya tentu saja pak! saya meniru apa yang bapak lakukan selama ini kepada orang-orang yang menjadi musuh utama bapak"{ucap kevin}


"kalau begitu tunggulah disini saya akan mengambil minuman dan makanan ringan"{balas pak indra}


kemudian pak indra meninggalkan kevin seorang diri di ruang tamu


"ini saat nya gw bicara sama kei"{gumam kevin}


kevin pergi ke sebuah ruangan yang diduga adalah kamar keyy, karena arah keyy pergi searah dengan ruangan itu


tok tok tok {kevin mengetuk pintu kamar dengan perlahan agar tidak terdengar oleh pak indra}

__ADS_1


tak lama kemudian pintu terbuka dengan disambut yang tak lain adalah keyy sendiri


"hai"{sapa kevin}


"ya"{balas kei}


dengan cepat keyy menutup pintu kamarnya tanpa basa basi


"keyy, jangan ditutup pintunya gw mau bicara"{ucap kevin sembari mencoba mendobrak pintu}


"tapi aku gk mau!"{balas keyy sembari menahan pintu yang mulai didobrak kevin}


mereka saling tolak menolak pintu hingga


tidak lama kemudian.... ..


"akhhh....!" {teriak keyy}


"eitss!! jangan teriak nanti pak indra dengar!"{ucap kevin sembari menutup mulut keyy}


keyy mengerti maksud dari kevin, lantas menarik kevin masuk ke kamarnya dan menutup rapat pintu kamar


crak!!


"maaf! gw maksa buat bicara dengan lo"{ucap kevin}


"iya gpp aku ngerti kok, seharusnya aku yang minta maaf karena udh kasar"{balas keyy}


"sebenarnya apa yang terjadi? apakah terjadi sesuatu pada adik perempuan lo?" {ucap kevin}


"a-apa maksud mu?"{jawab keyy}


"wah...sekejap aku terpukau dengan asumsi mu itu! pantas SMA H.I.S yang di kelola ayah ku sangat terkenal dengan siswa dan siswi genius, sekarang aku berhadapan langsung dengan salah satu dari kalian"{balas keyy}


"terimakasih, berarti apakah dugaan gw memang benar?"{ucap kevin}


"secara garis besar, ya" {jawab keyy}


"hmm... baiklah kalau begitu gw pergi dulu" {ucap kevin sembari pergi dari kamar keyy tanpa basa basi}


"hei!! kau mau kemana!? setelah mengetahui ini kau hanya diam saja!?"{ucap keyy sembari menarik lengan kevin kembali masuk ke kamar nya}


"gw hanya mau memastikan dugaan gw aja dan sekarang gw harus ke ruang tamu, pasti sekarang ayah lo sedang mencari gw"{balas kevin}


"tapi! tadi kau nekat mau bicara dengan ku! kenapa sekarang kau seakan tidak peduli?"{bantah keyy}


Tanpa menjawab perkataan keyy, kevin langsung pergi meninggal kan kei begitu saja menuju ruang tamu


sementara itu sisi lain di waktu yang bersamaan


dinda dan Rendy memasuki ruang bawah tanah perlahan melangkahkan kaki nya, sunyi bagai tidak ada kehidupan, sepanjang jalan gelap gulita yang hanya diterangi beberapa lampu yang ada di sudut sudut lorong, hawanya semakin dingin membuat bulu kuduk merinding


hingga.....

__ADS_1


"tunggu ren!"{ucap dinda sembari menghentikan langkah Rendy}


"ada apa?"{balas Rendy}


"coba denger... ada suara"{ucap dinda}


"iya bener, apa itu suara tangis?"{balas Rendy}


"gw tidak yakin, lebih baik kita periksa! ayo!!"{ucap dinda sembari mempercepat langkah nya}


dinda dan Rendy dengan cepat mencari sumber asal suara


hingga...


/pintu ruangan salah satu di bawah tanah


"seperti nya suara itu berasal dari sini!"{ucap Rendy menguping bagian pintu}


"Ren, tempat ini adalah tempat yang gw datangi bersama sosok yang menyerupai alda terakhir kali"{bisik dinda}


"mungkin di sini tempatnya!"{balas Rendy }


"aku akan coba dobrak nih pintu, kamu liat sekitar kalau ada pergerakan"{lanjut Rendy}


Rendy mencoba mendobrak pintu beberapa kali hingga akhirnya pintu itu pun terbuka


crackk!!


terlihat seorang wanita yang sedikit lebih muda dari mereka, wajah nya berantakan, kaki dan lengan nya terikat oleh tali, bahkan wanita itu dengan ringisan tangis nya terus menghantuk kan kepala nya ke tembok dengan keras hingga berdarah, namun sisi kepala nya yang lain juga terbalut oleh perban, di sisi sudut ruangan terlihat P3K yang tersusun rapi serta beberapa makanan


"hei! hentikan! kau tidak boleh menyakiti dirimu sendiri" {ucap dinda menghampiri wanita itu sembari memeluk dan menghentikan pergerakan nya}


"kau siapa? kenapa bisa masuk ke sini?"{ucap wanita itu}


"aku dinda"{ucap dinda sembari melepaskan pelukan nya dari wanita itu}


setelah dinda melepaskan pelukan nya, wanita itu kemudian menatap dinda seakan ia mengenalnya dan mencoba mengingat sesuatu


"k-kau…! kau selamat! benarkah ini? apakah kau adalah sosok atau manusia?"{ucap wanita itu}


"tentu saja aku manusia, apakah kau mengenal ku? maaf tapi seperti nya aku tidak mengingat mu!"{balas dinda sembari memberikan senyuman manis nya}


"syukurlah"{ucap wanita itu sembari menangis terisak isak}


"hey! sudah jangan menangis, aku baik-baik saja kok"{balas dinda}


"btw, kamu siapa dan mengapa ada disini?"{ucap Rendy}


"sebenarnya…"{ucap wanita itu}


.


.

__ADS_1


.


thanks


__ADS_2