Musuh Kecilku Adalah Jodohku

Musuh Kecilku Adalah Jodohku
Apa Yang kamu Sembunyikan


__ADS_3

Setelah Selesai Briefing, Jesica pun bergegas menuju kantor Boy.


Jesica kemudian mengetuk pintu, namun tidak ada jawaban, dia pun memaksa masuk, tapi tidak di temukan siapa pun, Jesica mulai panik.


Dia menyusuri semua tempat, dan pada akhirnya Jesica menemukan Junior di temani Boy bermain timezoon, dia tidak buru buru mendekati, dia sengaja mengambil tempat yang agak jauh dari mereka.


Jesica melihat Junior sangat senang bermain dengan Boy, begitupun juga dengan Boy, sangat menikmati bermain dengan Junior.


"Apakah aku terlalu jahat, tidak memberi tau yang sebenarnya kepada Boy, dia kan juga berhak tau Bahwa Junior itu adalah anaknya, tapi aku sangat takut jika Junior di ambil oleh keluarga besar Aditya, secara Mereka tidak mau menerima ku, dan juga di pastikan Ibun juga tidak ingin bersatu dengan keluarga Aditya!, aduh Gimana ini" Kata Jesica di dalam hati.


Sedang asik melamun, ternyata Boy menyadari Jesica berada di sana, dan mendekati nya.


" Ayo ikut main" Ajak Boy.


" Ngak, ngak malu" tolak Jesica.


" Sudah sebentar saja" Boy pun menarik Tangan Jesica.

__ADS_1


Mereka pun memain kan hampir semua permainan yang ada di Timezoon itu, mereka sangat senang dan kompak, ibaratkan merekalah keluarga bahagia.


" Ngomong ngomong, kok baju Junior sudah ganti, trus baju yang tadi mana? " Tanya Jesica kepada Boy.


" Basah, makanya aku suruh Dio beli yang baru" Jawab Boy santai.


" Semudah itu, apa salahnya kamu antar Junior ke aku, aku bawa baju gantinya" Kata Jesica.


" Ck Ribet, di Mall ini kan banyak yang jual baju anak anak, ngapain repot" Lagi lagi Boy santai.


"Ya sudah kami mau pergi dulu, soalnya omanya eh maksudku Ibu ku sudah nungguin, mau jemput Junior, " Mendengar Jesica salah tingkah, Boy berkerut kening, dan menjadi penasaran, sebenar nya Junior itu anak Jesica atau anak Ibu nya?


Karna sudah di tinggal kan, Boy kembali ke kantornya, sambil merapikan kemeja putih nya dan memakai kaca matanya, dan berjalan sangat keren sehingga siapa saja yang melihat di buat terpesona.


Sesampai di dalam Ruangan nya, Boy melirik ke arah baju Bekas Junior tadi, lalu mengambil nya, dan mengamati nya dengan seksama, akhirnya dia mendapat kan sesuatu.


Sehelai Rambut milik Junior, Boy tersenyum melihatnya.

__ADS_1


Dan Boy juga menarik Rambutnya sendiri, dan menyimpan nya dengan satu tempat sama, setelah itu Boy menghubungi Dio.


Tak beberapa lama Dio pun datang.


" Ada apa Bos? ".


" Tolong kamu test ini ke rumah sakit, aku ingin hasilnya secepatnya? " perintah Boy kepada Dio.


" Ini apa bos? ".


" Sudah Jangan banyak tanya, aku mau secepat nya mengerti" Kata Boy sedikit kesal.


" Baik lah Bos, " Dio akhirnya pergi menuju rumah sakit.


Boy mengeluar kan topi hitam yang bernama Kalvino, dan Boy se olah olah mengajak topi itu berbicara.


" Jesica , aku ingin tau apa yang sedang kamu sembunyikan dari ku, kenapa aku begitu yakin kalau Junior adalah bagian dari hidupku, aku sangat nyaman bersama nya, aku jadi penasaran apa sebenar nya alasan mu selama ini ,selalu menghindar dari ku, Aku harus selidiki ini semua, atau jangan jangan kamu sudah menyadari bahwa aku adalah Kalvino yang sangat kamu benci dahulu, tapi yakin lah Jesica, aku bukan membencimu, tapi aku sangat menyukaimu" kata Boy dalam kesendirian.

__ADS_1


**Mohon dukungannya ya😊**


__ADS_2