Musuh Kecilku Adalah Jodohku

Musuh Kecilku Adalah Jodohku
Singgah Di Apartemen


__ADS_3

Beberapa hari kemudian hasil test yang Boy tunggu akhirnya keluar.


Setelah membuka amplop putih tersebut membuat Boy tersenyum lebar, ternyata perkiraan nya selama ini benar.


" Jesica, jesica, ternyata karna ini kamu menghilang selama ini, kamu tenang saja Jesica aku akan tetap diam, aku akan tetap pura pura tidak mengetahui jika Junior adalah anak ku, dan aku sudah yakin kamu pasti menghindar dariku, karna kamu telah mengetahui bahwa aku adalah Kalvino kecil yang pernah menjadi musuh mu dulu" Boy tersenyum sendiri.


" Dan aku yakin juga, di dalam fikiran mu, pasti keluarga kita tidak cocok, karna keluarga kita mempunyai pertikaian, tenang saja sayang aku tidak akan menyerah, aku akan membuat mu dan Junior menjadi milik ku selamanya, " Kata Boy ngomong sendirian.


Setelah itu Boy menyimpan hasil test DNA di tempat yang aman, dan dia pun melangkah keluar dari ruangan nya.


" Bos, mau kemana? sebentar lagi kita ada rapat" Kata Dio asisten nya.


" Batal kan".


" Tapi ini penting sekali".


" Ya sudah kamu saja yang handle" Kata Boy ketus.


" Loh kok aku sih bos".


" ya sudah kalau ngak mau, baaataaalkan paham" kata Boy ketus.


" Baik lah bos" Boy tersenyum puas, dan melangkah pergi meninggal kan Dio sendirian.


**


Ketika hendak mau keluar dari gedung, Boy berhadapan dengan Jesica yang sibuk dengan benda pipih nya.


" Ikut aku" Boy menarik tangan Jesica, membuat Jesica kanget, dan terpaksa Jesica mengikuti Boy.


Setiba di parkiran Boy membuka pintu mobil dan menyuruh Jesica masuk, sempat Jesica menolak tapi Boy memaksa, dan sedikit mendorong Jesica masuk kedalam, Jesica pun pasrah.

__ADS_1


setelah Jesica Masuk, Boy pun ikutan masuk mobil dan melajukan mobilnya.


" Junior mana?" Boy bertanya basa basi.


"Dirumah Ibun ku, kenapa? ".


" Memang nya dia selalu bersama ibumu".


" Tentu saja Junior adalah kesayangan ibunku, kenapa nanya nanya? " Boy hanya tersenyum.


" Mmm, memang nya Junior suka makanan apa? ".


" Apaan sih! kepo banget sama Junior".


" Jawab saja napa, gampang kan".


" Bronis, kukis dan jelly" Jawab Jesica ketus.


" Mobil mobilan" Jesica berusaha menahan kesal, karna di beri pertanyaan beruntun.


" Junior suka es krim ngak" Tambah Boy.


" Suka" Jawab Jesica.


" Junior suka.... ".


" Aaaaaaitzzz bawel yah kamu" kata Jesica, sambil melayangkan tas nya ke bahu Boy, Jesica tidak bisa menahan kekesalan nya lagi.😂😂


" Eh eh eh aaaistzz, ngak usah mukul juga kali, biasa aja, lagi nyetir nih, aku cuma nanya baik baik juga" Boy berusaha menghindar dan kembali fokus ke jalanan.


" Habis kamu, nanya nanya kayak beruntun gitu, sudah kayak polisi saja" Kata Jesica sambil membuang nafas kasar.

__ADS_1


" Habis ngak tau mau ngomongin apa, makanya aku tanya begitu".


" Ya maksud kamu bawa bawa aku kayak gini untuk apa? Kamu tau tidak kerjaan ku banyak, urusan ku sangat banyak, semua jadi berantakan gara gara kamu, memang nya aku mau kamu bawa kemana haaah! " Jesica kembali melayangkan tas nya ke bahu Boy.


" Oi oi oi, biasa aja kali, iya deh iya aku akan bayar waktu kamu yang terbuang atau apa perlu aku suruh orang menggantikan pekerjaanmu".


" Ngak usah, ya sudah kalau gitu aku akan ikut dengan kamu, tapi aku tidak bisa lama lama mengerti" Kata Jesica sambil membuang muka, dan menghadap keluar mobil.


Boy pun mengiyakan.


Akhirnya mereka saling diam dan larut dalam pemikiran nya masing masing.


**


Tak beberapa lama tiba lah mereka di sebuah Apartemen yang begitu indah.


Boy mengajak Jesica memasuki Apartemen tersebut.


" Oi oi ngapain bawa bawa aku kesini jangan macam macam ya, nanti aku lapor polisi, awas kamu" kata Jesica sambil menutupi tubuh bagian atas nya dengan tas nya.


Tuiiiiing...Tiba tiba Boy menoyor kepala Jesica.


" Woi jangan berpikiran jorok aku hanya mau tukar baju, gerah pakai jas ini, aku hanya ingin memakai baju santai dan mengajak mu jalan jalan, lagian tuh bulatan kenyal itu ngapain di tutupin segala, lagian aku juga pernah melihat nya" Kata Boy sambil mengedipkan matanya. 😅😅


Seketika Jesica melirik ke bawah tubuh nya, Jesica fokus ke bulatan kecilnya, dan mulai kesal. 😅


" Ihh kurang asem, rasakan nih" Jesica kembali melayangkan tas nya kepada Boy, dengan sigap nenangkap tangan Jesica dan menarik nya dan memasuki Apartemen tersebut.


" Eiiiih lepasin dong, aduh" Jesica sedikit kepayahan mengikuti langkah Boy.


" Sudah jangan berisik, kita cuma bentar kok, aku janji ngak macam macam kok, dari pada kamu di luar nanti kepanasan" Kata Boy terus menarik tangan Jesica tampa menghiraukan tatapan aneh dari orang orang kepada mereka berdua.

__ADS_1


__ADS_2