Musuh Kecilku Adalah Jodohku

Musuh Kecilku Adalah Jodohku
Bab 9 Dosa Terindah.


__ADS_3

Malam pun semakin dingin, Jesica tak mampu lagi menahan tubuh nya sudah sangat menggigil, Jesica pun memeluk Boy sangat erat, Boy pun terperanjat.


Boy memandang wajah Jesica inten, ada desiran aneh menjalar di seluruh tubuh nya, dia melihat bibir merona Jesica, ingin rasanya Boy mengecup nya.


Boy memberanikan diri untuk mendekati wajah Jesica, sekarang nafas mereka saling beradu, tampa di sadari bibir mereka sekarang bertautan, Jesica tidak menolak nya, Bibir Boy begitu lembut dan hangat, Jesica sangat membutuhkan nya.


Pergulatan tautan mereka semakin panas, membuat mereka sedikit sesak nafas, lama kelamaan satu persatu pakayan mereka terlepas, sekarang tubuh mereka telah polos. setelah puas dengan tautan panas, bibir Boy menjalar ke bagian leher dan juga bulatan kenyal si kembar Milik Jesica, Boy pun sedikit merematnya.


Boy melahap boba kecil milik Jesica, membuat Jesica mendesah nikmat, dia tidak menolak semua itu, karna sama sama suka dan saling membutuhkan kehangatan di malam yang sangat dingin.


Tak terasa tibalah di tempat inti, boy memainkan lorong sempit Jesica sangat lincah membuat Jesica menggeliat.


" Emmmh ah Boy teruskan boy ah" Jesica sungguh menikmati, setelah mencapai pelepasan pertama, sekarang giliran Jesica bermain di tongkat sakti nya Boy.


Tongkat sakti boy begitu panjang dan sedikit besar, Jesica terkejut, tapi setelah itu tidak menghiraukan nya lagi, sekarang jesica sibuk memain kan tongkat itu, menciumnya, sehingga Boy mendesah sangat kencang.


Mereka tidak tahan lagi, melihat Jesica tidak menolak nya, boy menaiki tubuh Jesica, dan menindih nya, pelan pelan Boy memasukan tongkat sakti nya ke dalam lorong sempit Jesica.


" Ah sakit" Jesica teriak, karna ini pertama baginya.


" Bersegel , maaf jika kamu tidak mau, kita hentikan sekarang juga" Kata Boy tidak tega.


" Sudah terlanjur Kamu sudah mengacak ngacak tubuh ku, lakukan pelan pelan" kata Jesica pasrah, karna tongkat sakti Boy telah berada di tengah tengah lorongnya.


" Kamu yakin, aku janji akan tertanggung jawab, " Boy kembali menghentakan pinggul nya pelan.


" Ah ya ampun Boy sakit".


" Tahan sebentar, Ah" Boy merasakan kehangatan di bawah sana.


" Ah boy, pelan pelan, Ah".


" Iyah".


******* mereka secara bersaut sautan memenuhi ruangan yang dingin tersebut.


Jesica mengigit bibirnya, dan menahan perih di bawah sana, setelah beberapa hentakan , sekarang Boy sudah lincah keluar masuk kan tongkat saktinya.


Mereka sangat menikmati sentuhan demi sentuhan yang mereka ciptakan, permainan mereka semakin panas, dan pada akhir nya mereka mencapai puncak pelepasan secara bersama sama.

__ADS_1


" Ahhhhh mmm" mereka mendesah bersama sama tanda sudah selesai melakukan Dosa terindah tersebut.


Boy beguling di samping Jesica, Boy mengatur nafas nya yang ngos ngosan, lalu mengabil sehelai kain yang sangat lebar penutup barang , untuk menutupi tubuh polos mereka.


Akhirnya mereka tertidur lelap karna telah kelelahan.


***


Menjelang pagi Jesica terbangun, dia melihat tubuh nya yang polos begitupun Boy disampingnya.


" Ah sial, bodoh, kenapa aku terbuai dengan boy, sekarang aku harus apa? Ngak ngak aku mau, aku ngak mau begini, ini khilaf, aku harus pergi sejauh mungkin, aku baru kenal boy, aku belum tau siapa dia, dia pasti menganggap aku Murahan".


" Ya mestipun aku menyukai Boy, tapi aku tidak mau dia menganggap aku muharan, ini yang pertama bagi ku, ya aku harus pergi, yah aku harus pergi" kata Jesica dalam hati sambil mengacak ngacak rambutnya.


Jesica memakai baju nya secara tergesa gesa, dia melihat boy masih polos dan terlelap.


Tiba tiba Ada yang membuka pintu, ternyata Seorang OB yang membuka pintu tersebut, Jesica berhamburan keluar dari ruangan tersebut.


" Tahan pintunya mas, pintunya rusak, Makasih ya mas, tolong bangunin teman saya" Jesica berlari dari sana, membuat OB itu kebingungan.


***


Dia sangat terkejut, begitu banyak orang telah melihat nya di sana.


" Aaaaght" Boy teriak, Boy menutupi tubuh nya yang polos dengan kain penutup barang tersebut.


" Kalian sedang liat apa? " karna kebanyakan di sana ada lah cewek cewek sesama karyawan yang berkerja sama, mereka malu malu melihat tubuh Boy yang polos, dan hanya menutupi bagian intinya.


" Ahh gantengnya, habis ini main sama aku saja, tubuh mu bagus aku suka" kata salah satu dari mereka.


" iya ganteng sama aku juga boleh".


" Aaaaist kalian ngomong Apa? " Kata Boy menahan malunya.


" Duh kasian yah, pasti punya nya kecil, makanya di tinggalkan sama teman perempuan nya yang tadi" Kata Si OB yang duluan yang mergokin mereka.


" Apaaaaa? masak sih


kecil, tapi bisa jadi sih, makanya teman kencan nya tadi kabur hahahahahah".

__ADS_1


Boy sangat malu dan marah.


" Jangan sembarangan kalian" akhirnya Boy berdiri, dan menutupi tongkat saktinya dan mengambil semua bajunya dan melangkah menjauhi mereka.


"Uuuuuuuu,, badan nya aja yang maco, tapi punya kecil hahahahaha" Kata mereka bersama sama.


" Boy semakin kesal, dan sedikit berlari menuju kamar mandi".


" Sial kemana kamu Jesica, kamu sudah mempermalukan ku, dan juga sudah menghinaku, awas saja kamu aku akan membalas mu" kata Boy di dalam hati.


Setelah memakai pakayan lengkap dia pun melangkah pergi ,tiba tiba di tahan atasan.


" Boy kamu mau kemana? Boy membuang muka, menahan emosi.


" Boy kamu dengar" dia menahan bahu boy.


" Lepas Kan" Boy meronta.


" Boy kamu mau di pecat ahhh? " Atasan tegak dengan tangan di samping pinggang.


" Terserah" Boy tidak peduli, dia tetap melangkah meninggalkan supermarket tersebut.


" Ingat ya Boy jangan kembali kesini lagi, kamu sangat memalukan" kata Atasan tersebut karna atasan tersebut telah mengetahui apa yang telah di lakukan Boy pagi ini.


Boy mengepalkan tangan nya, dia sangat marah, ingin sekali mencari Jesica sekarang juga.


Boy pun melajukan MoGe nya, dia menyusuri Ibu kota, berniat mencari Jesica, dan menanyakan alasan kenapa dia meninggalkan nya sendirian di dalam ruangan tersebut, sehingga banyak orang menghinanya.


"Awas kamu Jesica, jika aku bertemu dengan mu, akan ku balaskan penghinaan yang telah kamu buat untuk ku, kenapa kamu seperti itu Jesica, apa aku tidak memuaskan mu, atau memang kamu menganggapku mainan mu saja, jujur saja aku sangat menginginkan mu, tapi kamu malah meninggalkan ku" Kata Boy dalam hati sambil mrngendarai MoGenya.


Akhirnya Boy sampai di tempat kost Jesica, ternyata yang keluar Nanda.


" Nanda Jesica dimana? " tanya Boy.


" Maaf boy dari kemaren Jesica tidak pulang, dan juga tidak ada kabar, aku sangat khuatir pada nya" kata Nanda dengan cemas.


" Benarkah? jadi dia Kemana? di tempat kerja juga tidak ada, kemana yah dia? " kata Boy juga heran.


" Jesica kamu di mana? kemana kamu pergi, jangan seperti ini, mestipun aku sangat marah padamu, tapi aku sangat mencemaskan mu" kata Boy dalam hati.

__ADS_1


Jangan lupa dukungan nya ya: like, komen, gipfs dan Vote juga boleh, biar nambah semangat lagi nih.


__ADS_2