Musuh Kecilku Adalah Jodohku

Musuh Kecilku Adalah Jodohku
Menghilang


__ADS_3

Ke esokkan hari nya Jesica kembali kerumah sakit untuk menjenguk Boy.


" Maaf suster ruang rawat Boy Kalvino dimana ya, yang kecelakaan kemaren siang? " tanya Jesica kepada seorang suster.


" Oo yang pasien yang bernama Boy Kalvino yah, tapi pagi sudah di pindahkan kerumah sakit lain. " kata Suster itu.


" Maaf sus, kalau boleh tau di pindahkan kerumah sakit mana?. " tanya Jesica.


" Maaf mbak saya juga kurang tau, yang jelas tadi pagi pasien di bawa oleh keluarga nya. " Angela pun putus asa mendengar penjelasan dari Suster tersebut.


Kemudian Angela melangkah pergi setelah mengucap kan terima kasih kepada perawat itu.


Angela begitu Lesu , berjalan rasanya tak sanggup lagi, yang ada dalam fikiran saat ini hanya bertemu Boy.


***


Hari ini rencana nya Nanda dan Jesica mencari lokasi baru untuk membuka cafe kembali, mereka telah janjian akan bertemu di tempat tersebut.


Jesica pun memesan taksi untuk kesana, di perjalanan saja, dia hanya melamun ,tatapan nya kosong.


Tak beberapa lama, akhirnya Jesica sampai di tepat tersebut, ternyata Nanda setia menunggunya disana.


" Akhirnya kamu datang juga, gimana tempat ini beb, bagus ngak? sepertinya tempat ini pasti cocok untuk kita. " Kata Nanda, Jesica tersenyum.


" Kamu atur saja beb, apapun pilihan mu aku akan setuju, kalau masih ada yang kurang, biaya atau yang lain nya, bilang padaku ya. " kata Jesica , sambil memilih mencari sebuah kursi untuk duduk, Nanda pun jadi heran dengan sikap Jesica langsung menghampiri Jesica.


" Ada apa beb, sepertinya kamu lesu sekali? " tanya Nanda.


" Aku tidak apa apa beb, hanya saja aku baru saja dari rumah sakit ingin menjenguk Boy, tapi sayang Boy sudah di pindahkan. " kata Jesica dengan mata yang mulai berair.

__ADS_1


" Benarkah, kita harus cari tau kemana dia di pindahkan , aku sangat mengerti perasaan kamu beb, tapi kita harus cari dimana? memang nya kamu ada nomor kontak saudara dekat nya Boy, kalau ada kan, kita bisa cari tau. " Jesica menunduk sambil memberi isyarat kepada Nanda bahwa dia tidak memiliki nomor kontak keluarga terdekat Boy.


" Salah satu cara yang bisa kita lakukan, untuk mengetahui informasi tentang Boy, yaitu melalui asisten nya, kalau tidak salah nama nya Dio kan, apa kamu juga menjenguk nya tadi. " Jesica pun terperangah, Jesica sampai lupa kecelakaan tersebut bukan hanya Boy korban nya.


" Kenapa aku bisa lupa yah, aku harus kesana sekarang. " kata Jesica bersemangat.


" Tapi apa kamu yakin dia sudah pulih, atau jangan jangan dia sudah pulang kerumahnya, gini saja deh, urusan Dio itu, biar aku cari tau, yang jelas sekarang kamu istirahat, pulihkan staminamu dan juga pikiran mu, aku tak ingin kalau kamu sakit ,siapa yang akan mengurus Junior. " Jesica pun terperanjat, karna membenarkan ucapan Nanda, dia harus kuat karna masih ada Junior bersamanya.


Akhirnya Jesica menerima usulan dari Nanda.


****


Beberapa hari kemudian Nanda menepati janjinya kepada Jesica. Nanda mencari jejak Dio, di cari dirumah sakit ternyata, Dio sudah di perbolehkan pulang, Nanda tidak kehabisan akal dia menyuruh seseorang untuk mencari alamat Dio, karna pihak rumah sakit tidak mau memberi alamat Dio kepada Nanda.


Tidak membutuhkan waktu yang lama, akhirnya Nanda mendapatkan Alamat Dio dari kenalan nya, kemudian Nanda meluncur menuju alamat tersebut.


Tenyata Alamat nya tidak terlalu jauh, dengan mudah Nanda menemukan alamat Dio.


" Maaf tante apakah benar ini rumah Dio tante, yang berkerja di Mall****," tanya Nanda.


" Memang nya kamu siapa, ada urusan apa? " tanya tante tante itu.


" Idih ketus amat ini si tante, emaknya Si Dio kali yah. " kata Nanda dalam hati.


" Eh aku teman nya tante, aku dengar dengar kemaren kemaren ini Dio kecelakaan, aku ingin menjenguk nya. " kata Nanda memperlihat kan keranjang buah di tangan nya, untung saja Nanda berinisiatif membeli buah dulu sebelum bertamu.


" Oooh silakan masuk. " kata Tante tadi ketus.


" Makasih tante. " tante tersebut meninggalkan Nanda yang masih berdiri untuk mencari keberadaan Dio.

__ADS_1


" Aduh kalau jadi mantu dirumah ini pasti makan hati tiap hari ini, kasian juga si Dio punya emak galak amat, hihi" kata Nanda dalam hati. 😅


Tak lama Dio keluar sendirian.


" Kamu? ada perlu apa? " tanya Dio dingin.


" Boleh duduk dulu dong yah, masak tamu ngak boleh duduk. " Kata Nanda.


" Ooh kamu mau duduk silakan, tapi hati hati lecet, kursi mahal itu. " Kata Dio dengan tersenyum sumbing, karna dia ingat betul Nanda pernah mengerjai nya dulu, dengan berpura pura sakit kaki.


Mendengar perkataan Dio, Nanda memutar bola mata malas.


" tunggu apa lagi silakan duduk. " tawar Dio.


" Ya makasih. " kata Nanda.


" Tak perlu basa basi langsung saja ke intinya, apa tujuan mu datang kesini, atau jangan jangan kamu menyukai aku yah, sampai sampai bela belain datang kerumah aku. " kata Dio ketus.😅


" Idih songong amat, aku cuma ingin mengetahui Boy berada dimana? , karna aku kasian dengan Jesica, dia sangat kuatir kepadanya. " Dio pun terdiam, Diopun ikut merasakan apa yang sedang di sarakan oleh Jesica.


" Maaf aku tidak bisa mengatakan informasi Boy kepada orang asing, apa lagi kepada mu. " mendengar berkataan Dio, Nanda beranjak ke hadapan Dio dengan mata berkaca kaca, dia membuang rasa malu nya, lalu memohon kepada Dio, sehingga Dio menjadi salah tingkah dan kasian.


" Aku mohon kepadamu, beri tau aku di mana Boy, ini demi Jesica dan juga anak nya, aku tidak ingin melihatnya menangis lagi, apa lagi Junior, dia membutuhkan peran ayah kandung nya dalam perkembangan hidupnya. " kata Nanda sambil memohon dan memegang tangan Dio, Dio tidak terkejut, karna dia sudah di beri tau Boy sebelum nya.


Dio bertambah jadi salah tingkah, dia tidak kuasa berdekatan dengan Nanda, apalagi gaya Nanda memohon kepadanya membuatnya luluh.


Dio jadi bimbang harus berbuat apa, disisi lain dia berjanji menyembunyikan tentang keberadaan Boy dimana, karna itu kehendak Keluarga Boy, tapi disisi lain dia juga kasihan kepada Jesica dan anaknya.


" Aku mohon katakan kepadaku di mana Boy, karna ini sangat penting ,aku mohon, aku janji akan melakukan apa saja kepadamu asalkan kamu memberi tahu di mana Boy sekarang, karna aku yakin Boy juga tidak ada di mansion kakek nya, apalagi di Apartemen nya, karna Jesica sudah pernah kesana, tapi tempat itu kosong, kemana mereka pergi." kata Nanda menjelaskan.

__ADS_1


" Sebenarnya aku tau dimana Boy, tapi kalian tidak bisa berbuat apa apa karna Boy berada di... " Dio pun menjeda ucapan nya.


__ADS_2