
" Ck, jadi dia sudah memiliki anak dari Boy, berarti anak nya itu keturunan ku dan juga keturunan Ratna Dermawan, menji**kan,
kenapa aku harus berurusan lagi dengan keturunan perempuan ja lang itu, cuuiiih, sampai kapan kau selalu menghantui aku Ratna, setelah kepergian kau pun aku masih saja merasa sakit, dasar wanita ja lang." Aditya mengerutu sendirian, mengupat Sesosok Ratna Dermawan yang telah tiada.
Ya Ratna Dermawan adalah mantan kekasih Kakek Aditya dahulu, Aditya sangat mencintainya, dia melakukan apa saja untuk mempertahan kan hubungannya dengan Ratna.
Tapi sayang Ratna memilih menikah dengan laki laki lain dan mempunyai seorang anak perempuan yang bernama SARAH yaitu ibunda Jesica.
Ratna sekarang telah tiada, dia telah meninggal dunia karna sebuah kecelakaan yang telah merenggut nyawanya bersama sang suami.
Mestipun Ratna telah tiada, tapi baginya masih ada dendam yang masih tersisa dalam dirinya, sehingga dia lampiaskan kepada keturunan Ratna Dermawan.
" Tolong kau selidiki semua tentang keturunan Ratna, aku ingin mengetahui semuanya, jangan sampai ada kelewatan." Kata Aditya kepada bawahan nya.
" Baik tuan. " kemudian bawahan nya pergi melaksanakan tugasnya.
" Ck, jika benar dia sudah memiliki anak, akan sulit bagi ku untuk menyingkirkan nya dari Boy Kalvino, Boy sangat keras kepala, aku yakin dia tidak akan menyerah dengan apapun, termasuk dengan ancaman ku kemaren kepadanya, Ck sial." Aditya masih saja kesal.
Sementara itu.
Boy kembali ke cafe milik Jesica, tapi tidak di temukan Jesica dimana pun.
Boy pun mencari kerumah nya juga tidak ada, satu satu nya tempat yang mungkin bisa dia kunjungi untuk mencari Jesica adalah rumah ibunya.
Tidak membutuhkan waktu lama, Boy sudah sampai di kediaman Ibu Jesica, Boy pun mengetuk pintu.
Yang keluar adalah Denian teman lama boy dulu, yang kini berstatus sebagai ayah tiri Jesica.
" Hay bro, apa kabar? " Baru saja Denian akan berjabat tangan dengan boy, boy malah menyelonong memasuki rumah Ibu Jesica.
" Jesica.. Jesi... Icah, apakah kamu di sini keluar lah. " Boy berteriak mengelilingi rumah ibu Jesica.
" Woi woi, apa apaan kamu bro, kenapa kamu malah menyelonong masuk, sopan sedikit bertamu kerumah orang, " kata Denian keheranan dengan sikap Boy.
__ADS_1
" Denian apakah Jesica ada disini, aku ada perlu dengan dia, tolong Denian panggilan Jesica, aku mohon. " kata Boy sambil menggoyang goyangkan bahu Denian.
" Eheheh hentikan, sebenarnya ada apa ini, kenapa kamu cari Jesica di sini, cari dirumah nya lah. " kata Denian sambil melepaskan pegangan Boy kepadanya.
Tak lama Ibu Jesica keluar dan lalu mendekati Boy.
Tiba tiba langsung me**mpar boy.
Plak.
Boy pun terperangah, begitu pun dengan Denian.
" Ada apa tante, kenapa me**mparku? " Boy pun jadi heran.
" Bagus kamu!, sekarang kamu sudah puas hah, apa keluarga mu sudah puas kami menderita, dari dulu sampai sekarang keluarga mu tidak pernah berubah, kata kan pada kakek mu, saya tidak takut dengan semua tindak kan kakek mu itu, dan kamuuu! jangan pernah mengganggu Jesica lagi paham." Ancam Sarah.
Sarah sudah Muak dengan sikap keluarga besar Boy, ternyata Jesica telah menelepon ibu nya bahwa dia telah di paksa keluar dari Mall itu, mestipun Jesica tidak memberi tahu siapa yang telah tega berlaku demikian kepada nya, tapi Sarah masih penasaran.
Sarah sangat marah kemudian mencari info semua tentang seluk beluk kepemilikan Mall itu.
" Ingat Boy, saya tidak ingin kamu mendekati Jesica lagi, sudah cukup kalian selama ini, mengganggu hidup kami, bilang sama kakek mu, jika dia masih dendam sama ibu saya, tapi kan ibu saya telah tiada, jadi apa untungnya buat dia menyakiti kami seperti ini hkhkhk. " Sarah tak bisa menahan tangisnya lagi.
" Maksud tante apa saya tidak mengerti. " tanya Boy heran.
" Hai bro kamu bodoh sekali, kan sudah di bilang sama istriku, jika kakekmu menaruh dendam kepada ibu istri ku, tapi buat apa, beliau telah tiada, kenapa harus di lampiaskan kepada kami begitu maksudnya, bodoh banget. " kata Denian.
Tuiing, Boy menoyor kepala Denian. 😅
" Biasa saja ngomong nya, ngak usah bilang bodoh segala, b***sat. " upat Boy kepada Denian.
" Emang kamu bodoh, ngak paham paham, " Boy tidak mendengarkan Denian sekarang dia fokus lagi kepada Sarah si ibu Jesica.
" Maaf tante tapi aku tidak bisa, sampai kapan pun aku tidak akan melepaskan Jesica, apalagi Junior, junior adalah anak ku jadi.. " belum sempat Boy berbicara sudah di potong oleh Sarah dan Denian.
__ADS_1
" Apa........? Junior anak mu?" kata Sarah dan Denian secara serentak, karna memang mereka tidak mengetahui ayah biologis Junior, karna selama ini Jesica menyembunyikan dari mereka.
" Ja.. jadi selama ini tante tidak tau? " Boy berusaha tenang seperti nya Sarah akan menyerangnya.
Benar saja Sarah mendekati Boy dan me**kulnya.
" Ooh jadi kamu yang telah merusak anak saya, dan membuat anak saya menderita selama ini, rasakan kan ini." Sarah tak henti henti melayangkan tangan nya kepada Boy dan di bantu Denian juga, karna dia juga ikutan marah.
Bug
Bug.
" Aduh aduh maaf tante, aku akan tanggung jawab tante, aku akan menikahi Jesica, aw aw ampun tante. " Boy memohon pengampunan dari Sarah, Sarah tak peduli sehingga Boy menjatuhkan tubuh nya kelantai.
" Tante maafkan aku tante, aku akan tanggung jawab tante, aku sudah lama mencari Jesica, aku sangat mencintainya. " Sarah menghentikan aksi nya dan mengatur nafasnya yang sesak.
" Itu tidak mungkin, kalian akan sulit bersatu, kamu tidak ingatkah ke egoisan keluarga mu, keluarga kamu itu sangat kejam, angkuh dan paling penting gagal move on, ck capek deh." kata Sarah berusaha membuang stres nya. 😅
" Betul itu, " ditambah Denian.
" Maafkan keluarga ku tante, aku janji akan mengurus semua ini, dan aku akan pastikan akan membahagiakan Jesica dan juga Junior, " Sarah dan Denian hanya diam, karna melihat kesungguh sungguhannya untuk bertanggung jawab.
" Ingat ya Boy, Saya akan memberi kamu kesempatan untuk bertanggung jawab, jika kamu berani lagi menyakiti anak saya, saya akan pastikan akan membalas mu, apa perlu juga membalas kelakuan keluargamu yang sombong itu, paham." Sarah mengalah akhirnya.
Karna dia sangat mengetahui jika Jesica putri nya sangat mencintai Boy, itu buktinya dengan bodoh nya dia mau melepaskan mahkota berharganya demi seorang Boy, dia juga ingin cucunya memiliki keluarga yang lengkap.
" Makasih tante. " Boy bersujud sujud di kaki Sarah.
" Hentikan. " perintah Sarah karna merasa tidak enak dengan kelakuan Boy kepada nya.
" Maaf tante, sekarang Jesica dimana tante? " tanya Boy memang dari tadi penasaran.
" Dia ada di suatu tempat, mungkin untuk memenangkan diri." kata Sarah.
__ADS_1
(Bantu dukungannya ya💕 Biar tambah semangat lagi nih nulisnya, jangan lupa like, komen, dan kasih hadiah se iklasnya, dan terus tungguin kelanjutan kisah Boy Dan Jesica ya👈😍).