My Husband Season 1 & 2 (Sudah Direvisi)

My Husband Season 1 & 2 (Sudah Direvisi)
MH-12


__ADS_3

Aletha


"Besok? Tentu saja aku bisa"


"Besok akan ku jemput pukul 08.00 pagi"


"Ay ay boss"


"Istirahat lah, sudah malam"


"Hm"


Ku akhiri panggilan dari Dimas dan mulai menyiapkan pakaian-pakaian yang akan ku bawa untuk surve tempat ke Bandung besok.


Sudah pukul sebelas malam tapi Leo belum juga pulang, pasti Leo dan juga Angel melewati hari yang indah.


Panjang umur baru saja aku memikirkan Leo dan sekarang Leo sudah pulang.


Aku keluar untuk menyambut kepulangan Leo


"Sudah makan malam? aku panaskan ya"


"Aku sudah makan malam bersama Angel"jawab Leo lalu meninggalkan ku begitu saja dan masuk kedalam kamar yang sebelumnya ditempati oleh Leo sebelum mama memaksa untuk tinggal bersama kami.


Lagi-lagi aku membuang makanan yang ku masak kedalam tong sampah, dan lagi-lagi jawaban Leo membuat dada ku tersara sangat nyeri.


'Aku sudah makan malam bersama Angel'


Kata-kata Leo terus bergeming dikepalaku


Setelah mencuci piring aku masuk kedalam kamar Leo untuk meminta izin pergi ke bandung besok.


Ketika aku sudah sudah masuk kedalam kamar Leo ternyata dia sudah tidur. Aku mengurungkan niat ku untuk meminta izin pada Leo lagian besok masih bisa kan


Leo juga sepeti nya kelelahan begini-begini aku tidak tega membangunkannya.


__


Pukul 5 pagi aku sudah bangun untuk beres-beres rumah seperti biasanya.

__ADS_1


"Kalau seperti ini terus bibik teh jadi gak enak atuh nya"ujar bik Nah mencegah ku agar tidak melanjutkan Sapuan ku.


"Bik, Letha bukan nya ataupun nyonya"


"Lagian ini kan aku senang melakukan ini"sambungku tersenyum pasa bik Nah.


"Tetap saja nya....eh..maksud bibik teh Letha, bibik merasa tidak enak semuanya kan tugas bibik bukannya tugas neng Aletha" jawab bik Nah menjelaskan.


"Bibik juga engga mau makan gaji buta, bibik tidak kerja tapi gaji bibik masih utuh" sambung bik Nah membuat ku terkekeh.


"Aletha kan cuma bantu-bantu sedikit bik, lagian Letha senang kok"jawabku.


"Sedikit apanya neng, bibik sampai gak tau harus ngapain"


"Hehe, bibik tolong in aku sarapan yuk"


"Itu emang tugas bibik, sok atuh neng"


Setelah membuat sarapan aku membangun kan Leo agar sarapan dan juga untuk meminta izin pergi ke Bandung.


"Sudah bangun?"tanya ku pada Leo ketika melihat Leo sudah  berpakaian rapi.


"Hm"


Aku mengutuk diri ku sendiri karena pertanyaan ku barusan.


"Sarapan sudah siap"


"Hm"


"Baiklah, aku ingin minta izin pada mu untuk pergi ke Bandung"


"Hm"


Lagi-lagi jawabannya dengan deheman.


Karena tidak tahu harus berkata apa lagi aku segera keluar dari kamar Leo.


Sungguh aku sangat mengasihani diri ku sekarang. Leo pasti akan bertemu dengan Angel atau apa lah yang berhubungan dengan Angel, tidak biasanya Leo sudah rapi di pagi seperti ini.

__ADS_1


Yang lebih membuat ku sedih adalah Leo bahkan tidak menanyakan kenapa aku pergi ke Bandung atau ada keperluan apa aku sehingga aku harus ke Bandung.


Miris.


- - -


Leo


Setelah sarapan aku melajukan mobil ku kerumah Angel. Wanita ku.


Aku sama sekali tidak peduli pada Aletha yang akan pergi ke Bandung, entah ada urusan apa itu aku tidak peduli.


Aku memarkirkan mobilku diperkarangan rumah Angel. Aku merapikan rambutku sekira nya masih belum tampan lalu berjalan menuju rumah.


"Selamat pagi"ujar ku hangat ketika Angel sudah membuka pintu.


"Selamat pagi, cepet sekali kau datang aku bahkan belum bersiap"katanya dengan nada manja


Cup.


Angel mencium bibir ku sekilas


"Aku belum mandi"katanya sambil menyengir nakal ketika aku ingin membalas ciuman Angel.


Jangan panggil aku Leo Pradipta jika aku tidak bisa membalas mencium Angel dan membawa nya kedalam adegan panas kami.


Aku langsung ******* bibir angel lalu mendorongnya ke dinding agar bisa lebih leluasa menjelajahi tubuh sexy angel.


"Ini hukuman karena kau sangat nama baby" ujar ku serak sambil menggigit bibir Angel sehingga dia memvuaka mulutnya dan lidah kami saling membelit satu sama lain.


Dengan perlahan kuangkat Angel menuju ranjang kamar.


"Aku suka hukuman seperti ini"jawabnya sambil tertawa sexy ketika aku menjatuhkan nya diatas ranjang.


Aku membuka semua pakaian ku sehingga tidak ada sehelai benang pun. Aku naik keatas ranjang dan menyatukan tubuh kami, hingga Angel berteriak berkali-kali dibawahku....


AYO KITA SIMBIOSIS MUTUALISME, SALING MENGUNTUNGKAN SATU SAMA LAIN DENGAN MENABUR POIN KERCERITAKU. CERITA KU MASUK RETING TERUS AKU BAKAL SEMANGAT UP. JANGAN PAKAI KOIN PAKE POIN AJA KARENA BISA DIDAPATKAN DENGAN GRATIS! LIKE N KOMEN YANG MEMBANGUN JUGA PERLU!


To be continue,

__ADS_1


__ADS_2