
Hidup tanpa Leo bagai hidup mu yang penuh dengan pelangi direbut paksa menjadi mendung. Begitu la yang dirasakan oleh Aletha, hari pertama tanpa Leo seharian nya hanya dihabiskan untuk menangis tiada henti. Jika bukan karena Dewi yang dengan sabar menyuapi nya makan dan minum vitamin mungkin Aletha akan kehilangan nutrisi karena Aletha sama sekali tidak ingin menelann apapun yang dia ingin kan hanya Leo, hanya Leo seorang. Begitu pun hari hari seterusnya selama kurang lebih seminggu ini.
Aletha tau Leo tidak salah jika ingin mencari yang salah maka dia adalah Angel, tapi bukan nya sesama manusia kita harus saling memaafkan, Aletha juga sangat berharap Leo datang menjemput dan menjelaskan semua nya, tapi harapan Aletha pelan-pelan hilang ditelan bumi karena leo belum juga menjemput nya.
Dalam pikiran nya apakah Leo tidak mencintai nya? Atau Leo memaafkan Angel? Terkutuk lah Leo jika menerima Angel lagi, Aletha tidak akan rela. Tapi, Aletha dilanda cemas sekarang karena Leo tidak menjemput nya.
Aletha menghirup dalam-dalam udara segar dari jendela kamar nya, memejamkan mata berharap setelah ia membuka mata ada Leo dihadapan nya.
Aletha membuka matanya berbarengan dengan mengeluarkan nafas perlahan, lagi Aletha menelan kecewa karena harapan nya tidak terwujud.
Aletha berbalik, ia harus mandi sekarang. Betapa kaget nya Aletha ketika melihat Leo berdiri didepan pintu kamar nya dengan tangan bersedekap dada.
Aletha menggeleng-geleng kan kepala, tidak mungkin itu Leo ia mungkin sedang berhalusinasi lagi.
Leo semakin dekat tapi Aletha seakan menghiraukan begitu saja.
"Sayang aku merindukan mu sangat banyak" ujar Leo menghampiri Aletha
"Tuhan apa aku sudah gila? Bagaimana ini aku berhalusinasi lagi bahkan sekarang dia bersuara" ujar Aletha panik, ia sudah terisak sambil menjambak-jambak rambut nya.
"Sayang, hei apa yang sedang kau lakukan aku nyata sayang" ujar Leo melepaskan jambakan Aletha yang menyakiti diri nya sendiri.
"Bagaimana bisa?"
__ADS_1
"Aku datang untuk menjemput mu dan membawa kalian pulang" jawab Leo memeluk Aletha erat, demi Tuhan Leo sangat merindukan istri nya begitu pun sebalik nya.
Aletha memejamkan matanya, ia takut untuk membuka mata didalam pelukan Leo. Aletha takut jika ia sedang bermimpi atau berhalusinasi.
"sayang" panggil Leo tapi Aletha tidak menyahut.
"Sayang kau kenapa? Kau sakit? Ada yang menyakiti mu? Katakan sayang kau kenapa?" ujar Leo panik sambil mengelus sayang wajah istri nya, Aletha tetap tidak bergeming
"Demi Tuhan sayang jika kau tidak membuka mata mu aku akan mati dihadapan mu" ujar Leo frustasi, Aletha membuka matanya.
"katakan sayang kau kenapa jangan buat aku bertambah cemas" ujar Leo memelas membuat Aletha yakin sekarang jika yang dihadapan nya sekarang bukan lah mimpi atau pun halusinasi.
Aletha mendekatkan diri pada Leo lalu ******* mesra bibir kenyal yang ia rindukan.
Flashback
"Kakak sudah menyelidiki semua nya, Angel tidak hamil anak nya Leo tapi William" ujar Nial menyerahkan rekaman perkataan Angel dan William disalah satu hotel milik Nial.
Aletha mendongak kearah Nial lalu memeluk Nial sangat erat.
"Maaf karena aku tidak mencintai kakak seperti dulu lagi" ujar Aletha merasa bersalah
"Bukan salah mu sayang, mungkin kau bukan jodoh kakak tapi anak mu lah yang menjadi jodoh kakak" jawab Nial dengan nada bercanda.
__ADS_1
"enak saja, anak ku laki-laki" ujar Aletha tidak terima.
"Kau selalu menyimpulkan sendiri, dari mana kau tau jika anak mu laki-laki. Ayo lah masa kau mau kakak mu yang tampan ini tidak menikah seumur hidup"
"aku tau karena aku ibu nya, dan tolong hilang kan mata kucing itu aku jadi mual" jawab Aletha berlagak seperti orang yang ingin muntah, Nial hanya terkekeh saja.
"Setelah ini kau akan kemana?" tanya Nial
"Entah lah kak, mungkin aku akan mengunjungi tempat Dewi itu seperti menyenangkan " jawab Aletha menerawang
"Bagaimana dengan kakak?"
"Aku akan pulang ke Belanda, mencari cinta" ujar Nial mengedipkan sebelah matanya.
"Aishhh, baik lah kalau begitu kau hatihati. Temui lah wanita baik"
"Aku akan mencari Aletha lain dibelahan dunia lain. Jadi kau tenang saja"
"Ah.baik-baik lahhh"
_
AYO KITA SIMBIOSIS MUTUALISME, SALING MENGUNTUNGKAN SATU SAMA LAIN DENGAN MENABUR POIN KERCERITAKU. CERITA KU MASUK RETING TERUS AKU BAKAL SEMANGAT UP. JANGAN PAKAI KOIN PAKE POIN AJA KARENA BISA DIDAPATKAN DENGAN GRATIS! LIKE N KOMEN YANG MEMBANGUN JUGA PERLU!
__ADS_1
to be continue...