
Leo memotong kecil-kecil mangga muda yang ia beli sendiri tadi sehabis pulang dari rumah mamanya. Istri nya pasti senang jika Leo memperbolehkan Aletha makan mangga setiap hari.
Setelah memasukkan cincangan mangga kedalam kulkas, Leo kembali teringat dengan Aletha. Pikiran nya melayang dimasa-masa awal mereka bertemu hingga Leo jatuh cinta.
"Tuan" panggil bik surti takut-takut.
"Ada apa?" tanya Leo dengan nada malas berbicara.
"Saya mau pulang kampung saja tuan, saya mau mengundurkan diri" ujar bik surti dengan nada yakin.
"Tapi kenapa? Gaji kurang?" tanya Leo mengerutkan dahi.
"Saya tidak mau makan gaji buta tuan"
"Gaji buta?"
"Selama ini non Letha yang mencuci pakaian sendiri bahkan disaat mesin cuci rusak pun non Aletha yang mencuci, bibik teh disuruh jemur pakaian saja...."
"DAN KARENA ISTRI KU TIDAK ADA KAU INGIN MENGUNDURKAN DIRI HAH! KARNE TIDAK ADA YANG MENCUCI PAKAIAN LAGI!!" teriak Leo sambil mengguncang kedua bahu bik surti.
"bukan seperti itu tuan" kata bik surti takut-takut.
"Lalu seperti apa?" tanya Leo melepaskan cengkraman nya.
"Non Aletha ingin mengerjakan semua nya sendiri, non Aletha kesepian tuan mangka nya dia melakukan semua pekerjaan rumah, dari mencuci, masak, menyapu, ngepel rumah, semua nya dikerjakan sendiri bahkan sebelum bibik datang kesini, bibik pernah datang lebih pagi dari biasa nya tapi lagi-lagi rumah sudah bersih. Bibik bingung untuk apa bibik bekerja jika semua sudah beres, bibik pernah ingin mengundurkan diri tapi tidak boleh dengan non Aletha katanya 'jangan bik, jika bibik pergi siapa teman Aletha ganti' "
Perkataan bikin Surti membuat hati Leo semakin sakit, selama ini Leo mengira makanan yang ia makan adalah masakan bik Surti. Ah lihat lah betapa minus nya pengetahuan Leo tentang istri nya. Leo kembali teringat ketika ia menanyakan mengapa tangan Aletha lecet-lecet, dimana Aletha bukannya menjawab tapi mengalihkan pembicaraan.
Istri nya selama ini kesepian, lalu kenapa Leo tidak menyadari nya. Betapa bodoh nya Leo, suami yang malang. Bahkan Nial lebih tau tentang Aletha dibanding kan dirinya.
__ADS_1
"Tuan saya permisi" pamit bik Surti membungkuk kan badan.
Leo tidak memperdulikan bik Surti, air mata nya kembali jatuh. Dia rindu istri nya rasa nya Leo ingin mati saja karena tidak bisa melihat istri nya.
Drt....drt...
Nama Sngel tertera disana.
"Ada apa?"
"Bisa temani aku pergi kedokter?"
"Tidak, aku ingin mencari istri ku"
Tut.
Leo menghapus karas air matanya, dia laki-laki harus kuat, Leo memutuskan panggilan sepihak. Iya dia harus mencari istrinya. Harus.
"Maaf pak apa mbak Aletha nya ada?" tanya seorang itu membuat dahi Leo berkerut bingung.
"Perkenalkan nama saya Dewi asisten mbak Aletha, mbak Aletha nya ada?"
"Masuk" ujar Leo dingin, dia harus mendapat kejelasan dari wanita bernama Dewi.
"Duduk lah, mau minum apa?"
"Tidak perlu repot-repot" jawab Dewi duduk disofa. Leo menagngguk
"Jelaskan kau ini asisten yang mana? Dan apa sebenarnya pekerjaan Aletha?"
__ADS_1
Dewi mengangguk paham lalu menjelaskan pada Leo.
"jadi begini mbak Aletha adalah pemilik caffe A, dan saya adalah asisten pusat. Saya datang kemari ingin mbak Aletha menandatangi kontrak caffe A yang baru saja di Bandung" jelas Dewi membuat Leo tercengo hebat.
"Pak"
"Ya" kata Leo cepat.
"Bagaimana apa mbak Aletha nya ada?"
"Ah, tinggal kan saja disini nanti akan aku berikan pada nya. Perkenalkan aku Leo, suami Aletha" ujar Leo memperkenalkan diri ketika melihat raut wajah Dewi yang seakan tidak percaya pada nya.
"Pak Leo suami mbak Letha, astaga tampan sekali pantas saja mbak Aletha sering menceritakan bahwa pak Leo itu sangat tampan. Ternyata memang tampan" ujar Dewi menyengir.
"Baik pak Leo saya permisi, tolong beri salam ku pada mbak Letha"
Leo masih mamatung ditempat duduk nya, banyak sekali yang dia tidak tau dari istri nya.
Drt...drt...
"Tuan, tidak ada satu pun penerbangan yang bernama Aletha Cristal dibandara manapun dengan tujuan Belanda"
"Kau cari terus, siapa tau nama nya keselip atau apa. Pokok nya kau dan orang-orang mu harus menemukan Aletha ku, jika tidak kalian tau akibatnya"
Tut.
__
AYO KITA SIMBIOSIS MUTUALISME, SALING MENGUNTUNGKAN SATU SAMA LAIN DENGAN MENABUR POIN KERCERITAKU. CERITA KU MASUK RETING TERUS AKU BAKAL SEMANGAT UP. JANGAN PAKAI KOIN PAKE POIN AJA KARENA BISA DIDAPATKAN DENGAN GRATIS! LIKE N KOMEN YANG MEMBANGUN JUGA PERLU!
__ADS_1
to be continue...