
Leo menatap tajam Angel yang sedang duduk dihadapan nya sekarang. Angel yang ditatap jadi menundukan kepala.
"Jelaskan semua nya" kata Leo menekan suaranya.
"Maaf" jawab Angel pelan membuat Leo mengeram.
Prang...
Leo melemparkan vas bunga kelantai, Angel semakin tidak berani menatap Leo.
"Maaf karena aku sudah berbohong, sebenarnya aku tidak mandul tapi memang aku belum siap untuk menikah belum lagi karir ku lagi diatas puncak" ujar Angel mengaku salah.
Leo semakin menggeram kesal, ia marah karena maresa dibohongi selama ini. Leo sama sekali tidak menyangka jika wanita yang selama ini dia cintai tega membohongi nya, apa salah nya jika berkata jujur. Leo pasti memaklumi semua nya.
"Terlambat" ujar Leo membuat Angel mengangkat kepala nya, air mata nya sudah meluncur bebas.
"Tapi...bukan kah...kau sangat mencintai ku?" kata Angel tergagap.
"Iya aku sangat mencintai mu" jawab Leo, Angel tersenyum lalu menghapus air matanya.
"Tapi dulu, sekarang aku sangat mencintai istri ku. Kau tau mengetahui dia tidak ada disisi ku barang sedetik saja membuat jantung ku berhenti berdetak" lanjut Leo membuat Angel tersenyum kecut.
"Secepat itu kah cintamu berpindah?"
"Bisa dikatakan begitu"
Tangis Angel tidak terbendung lagi dia menangis segugukan dengan telapak tangan menutupi wajah cantik nya.
__ADS_1
"kau tenang saja anak mu akan tetap meyandang nama ku mau bagaimana pun dia darah daging ku, tapi untuk menikahi mu maaf aku sangat mencintai istri ku"
Jleb.
Ucapan Leo bagai ribuan jarum menurun hati Angel, dada nya terasa sangat sesak sehingga kesusahan menghirup udara.
Seketika saja pandangan Angel jadi tergangu dan semua nya mendadak gelap.
"Sialan" ujar Leo langsung menggendong Angel dan segera membawa Angel ke rumah sakit.
Sementara didepan rumah, Aletha dan Nial menatap nanar kepergian mobil Leo.
"Kita pergi?" tanya Nial membuat Aletha mengangguk yakin.
Mungkin ini lah satu-satunya jalan agar ia bisa bahagia. Aletha sadar betul jika dia hanya lah pemeran pengganti salama pemeran utama nya pergi barang sejenak.
Bruk....
Nial membogem Leo tiba-tiba sehingga membuat Leo jatuh kelantai.
"Kau apa-apaan sialan" kata Leo tidak terima lalu membalas Nial. Jadi lah mereka berkelahi di rumah sakit.
"Kau yang apa-apaan, aku sudah membiarkan Aletha bersama mu. Tapi apa kau malah membuat nya menangis lalu kau malah mengusir nya dan mementingkan Angel dari pada Aletha" perkataan Nial membuat kepalan tinju Leo menggantung di udara. Leo diam.
"Kenapa berhenti hah?" ujar Nial remeh.
"Aletha adalah wanita yang ingin ku kenal kan pada mu, Aletha adalah cinta pertama ku yang akan ku bawa ke Belanda" ujar Nial melepaskan cengkraman Leo lalu pergi meninggal kan Leo begitu saja.
__ADS_1
Sedangkan diruang pemeriksaan dokter bingung terhadap pasien nya. tidak ada masalah pada pasien nya, bisa dibilang baik-baik saja. Lalu kenapa dibawa kerumah sakit.
Sewaktu dokter akan keluar, Angel membuka mata nya lalu mencegah dokter untuk keluar.
"Tolong aku" ujar nya memelas.
"Sebenarnya aku terpaksa melakukan ini, kau tau suami ku berselingkuh dan dengan cara ini suami ku akan meninggal kan selingkuhan nya. Aku mohon, beri tahu suami ku jika aku sekarat" ujar Angel membuat dokter itu iba.
"Tapi...."
"Akan ku beri kau berapa pun yang kau minta" potong Angel cepat yang langsung diangguki oleh dokter.
"Terima kasih"
Leo masih memikirkan apa yang telah dikatakan Nial tadi, Leo tersenyum meremehkan Nial wanita nya, istri nya tidak akan pernah meninggal kan nya.
"Bagaimana keadaan nya Dok?" tanya Leo ketika dokter keluar dari ruang pemeriksaan.
"Pasien kritis" jawab dokter membuat badan Leo lemas seketika.
"Bagaimana dengan kandungan nya?"
"Kandungan nya akan baik jika si ibu dalam keadaan baik, jadi pak saya sangat menganjurkan agar pasien tidak stres karena apapun" pesan dokter sebelum pergi meninggalkan Leo.
__
AYO KITA SIMBIOSIS MUTUALISME, SALING MENGUNTUNGKAN SATU SAMA LAIN DENGAN MENABUR POIN KERCERITAKU. CERITA KU MASUK RETING TERUS AKU BAKAL SEMANGAT UP. JANGAN PAKAI KOIN PAKE POIN AJA KARENA BISA DIDAPATKAN DENGAN GRATIS! LIKE N KOMEN YANG MEMBANGUN JUGA PERLU!
__ADS_1
to be continue...