
Aletha
"Baiklah"
Setelah panggilan terputus aku segera memberesi berkas-berkas yang berserakan diatas meja ku, mama mertua ku akan tinggal bersama kami. Benar-benar kabar yang diluar dugaaan.
"Dew, aku pulanh duluan"pamit ku pada Dewi ketika aku sudah keluar dari ruangan ku.
"Tumben mbak, biasanya jam lima nanti baru pulang"kata Dewi sambil mengerutkan kening mulus nya.
"Ada tamu dirumah Dew, jadi aku harus pulang sekarnag. Kau jangan pulang terlalu malam"pesan ku yang langsung dianggui oleh Dewi lalu berkata.
"Sip mbak, hati-hati dijalan mbak"
Aku tersenyum mendengar jawaban dewi lalu keluar dari ruangan khusus caffe.
"Mau kemana?"tanya Dimas ketika kami berpas-pasan di pintu masuk caffe.
"Aku mau pulang, ada sedikit urusan"jawab ku berhenti didepan Dimas.
"Baiklah, kau hati-hati jangan mengebut"kata Dimas lalu mencium kening ku suatu kebiasaan lama yang tidak bisa hilang dari seorang Dimas, ia bahkan mengikuti ku hingga parkiran.
"Ingat jangan mengebut"katanya sambil mengacak rambutku sambil membukakan pintu mobil ku.
''Iya, aku akan mengendara dengan hati-hati"
"Dahh"
- - -
Leo
__ADS_1
Aku sampai terlebih dahulu dari pada Aletha dan sudah lima menit lebih namun Aletha belum juga datang. Astaga kenapa wanita itu lama sekali datangnya bagaimana jika dia datang setelah mama, bisa kacau semuanya.
Aku bernapas lega ketika mendengar suara mobil Aletha.
"mama sudah sampai?"tanyanya padaku, sungguh benar-benar wanita ini sama sekali tidak maaf padaku karena terlambat.
"Belum" jawabku
Dan tidak ada tanggapan lagi dari Aletha, ia bahkan langsung masuk kedalam kamar yang kutempati semalam sedangkan aku mengekorinya dari belakang.
"Pakaian mu sudah kau pindahkan?"tanya berbalik menghadap ku.
"Belum"jawab ku sambil menggeleng kan kepala.
"lalu apa yang kau kerjakan selama aku belum datang tadi"katanya nampak kesal.
"Menunggu mu apalagi"jawab ku santai.
Aku? Aku hanya duduk disofa kamarku dan hanya memperhatikan Aletha yang bolak-balik memindahkan pakaian-pakaian ku ke kamarnya.
Saking asiknya melihat Aletha yang sedang berkemas aku tidak sadar jika Aletha sudah berdiri dihadapan ku sambil berdecak pinggang
"Apa dengan melihat ku beres-beres semua akan selesai dengan sendirinya"katanya dengan suara kesal.
"Itukan tugas wanita bukan pria, kau bereskan saja semua tanpa mengeluh"jawabku santai sambil menghilangkan kakiku.
Aku terkejut ketika tiba-tiba aletha menarik tanganku.
"Ayo lah, jika aku sendiri yang membereskan semua ini mama bisa-bisa datang duluan sebelum semua beres"
Aku mengangguk membenarkan ucapan Aletha.
__ADS_1
Dengan sedikit rasa malas aku membantu Aletha agar tidak ke duluan dengan mama, bisa kacau jika mama tau kami tidak tidur sekamar.
Dua puluh menit semua telah beres jadi jika mama datang tidak ada yang aku cemaskan lagi.
Aku melirik Aletha yang duduk disebelahku, ikat rambutnya yang ia kenakan tidak rapi lagi dan lagi keringat-keringat nakal mengalir indah dileher jenjangnya. Benar-benar menggoda iman. Lalu kanapa aku tidak menyadari kalau Aletha begitu sexy.
Aku segera menggeleng-geleng kan kepala bagaimana bisa aku berpikir seperti itu disaat aku sudah mempunyai Angel.
Ting...tong....
"Biar aku yang buka kau istirahat saja"ujarku ketika Aletha ingin membuka pintu.
Setelah Aletha mengangguk aku pergi membuka pintu
"Mana mantu mama?"tanya mama ketika aku sudah membuka pintu dan tentu saja membuat ku melongo sebenarnya anak mama siapa? Aku? Atau Aletha?
"I'm here mam"sahut Aletha dari belakangku.
"Minggir mama mau lewat"ujar mama memaksa melewatiku lalu memeluk Aletha.
"Mama rindu sekali"ujar mama mencium kening, hidung dan kedua pipi Aletha.
"Letha juga rindu mama"balas Aletha sambil mengembangkan senyumnya.
Aku dapat melihat mama begitu menyayangi Aletha. Dulu mama tidak seperti ini pada Angel, bahkan aku juga tidak pernah melihat mama mencium pipi dan kening Angel seperti yang dilakukan mama pada Aletha.
AYO KITA SIMBIOSIS MUTUALISME, SALING MENGUNTUNGKAN SATU SAMA LAIN DENGAN MENABUR POIN KERCERITAKU. CERITA KU MASUK RETING TERUS AKU BAKAL SEMANGAT UP. JANGAN PAKAI KOIN PAKE POIN AJA KARENA BISA DIDAPATKAN DENGAN GRATIS! LIKE N KOMEN YANG MEMBANGUN JUGA PERLU!
To be continue,
__ADS_1