My Husband Season 1 & 2 (Sudah Direvisi)

My Husband Season 1 & 2 (Sudah Direvisi)
MH-29


__ADS_3

Hachim...


Hoekk...


Lengkap sudah penderitaan Aletha sekarang, sudah Morning sickness , flu, dan bersin-bersin. Leo meringis ia ingin sekali memijiti belakang leher Aletha tapi apa daya Aletha tidak mau didekati atas kemauan anak nya sendiri. Sekali Leo mendekati Aletha maka Aletha akan muntah-muntah.


"Sayang,.." ujar Leo mulai mencoba mendekati istri nya.


"Jangan mendekat" teriak Aletha terlambat karena Leo sudah mendekat dan yang terjadi adalah Aletha kembali mual-mual.


Hoekkk....


Leo memundurkan langkah nya, dia berdoa didalam hati semoga anak nya mau berkerja sama. Dengan langkah yang mantap Leo kembali mendekati Aletha dan memejiti belakang leher istri nya.


Leo berterima kasih pada Tuhan karena mengabulkan doa nya.


Wajah Aletha pucat, hidung nya merah serta ingus meler dari sana. Leo menyingkap rambut Aletha merapikan nya, Leo juga membersihkan ingus Aletha dengan telaten tanpa rasa jijik. Leo sangat menyesal karena Aletha begini karena kehujanan malam tadi.


Aletha tidak bergerak dia menyendiri pada sofa, badannya lemas, dia membiarkan Leo mengelap ingus nya.


"Istirahat dikamar ya" ajak Leo lembut tapi dijawab gelengan oleh Aletha.


"disini saja, aku ingin kau buatan susu"


"Kau tunggu sebentar, aku akan kembali" ujar Leo lalu berjalan ke dapur.

__ADS_1


Sepeninggal nya Leo, aletha memejam kan matanya. Ia lelah, letih.


Tak lama kemudian Leo datang dengan susu ditangan kanan nya. Dia menghela nafas lega karena Alethanya sudah tertidur pulas.


Dengan hati-hati Leo menggendong Aletha ala pengantin baru ke kamar mereka.


Leo menyelimuti Aletha, lalu menelpon orang kantor.


"Batalkan semua rapat hari ini" ujar nya lalu mematikan panggilan sepihak.


Bagi Leo kehilangan tender tidak masalah bagi nya. Asal dia jangan kehilangan momen bersama Aletha saja, bisa mati dia kalau tidak melihat Aletha nya lagi.


__


Aletha sudah bangun dari lima menit yang lalu, dia memandangi Leo yang begitu serius.


Ah, tampan sekali. Suami siapa kah dia?


Aletha bangkit dari tidur nya, ia keluar kamar tanpa disadari oleh Leo.


Dapur disini lah Aletha sekarang, ia membuat susu dan juga kopi untuk Leo.


"Biar bibik bantu neng" ujar bik Nah disamping Aletha.


"Tidak perlu bik, aku bisa" jawab Aletha selesai membuat susu dan kopi.

__ADS_1


Bik Nah tidak ambil pusing dia kebelakang membantu mang Ujang.


Aletha sudah sampai didepan pintu kamar, sekarang dia bingung bagai mana cara membuka pintu, kedua tangannya memegang susu dan kopi.


Tak ada pilihan lain kecuali meminta tolong pada Leo.


"Le, tolong" kata Aletha membuat Leo tersadar dari laptop nya.


Leo langsung berjalan ke kasur namun Aletha tidak ditemukan, Leo panik lalu Membuka kasar kamar mandi. Kosong.


"Sayang, kau dimana?" teriak Leo histeris.


Diluar Aletha menghela nafas kasar.


"Aku diluar Le, bisa tolong bukakan pintu" pinta Aletha, dengan gerakan cepat Leo langsung membukakan pintu untuk Aletha. Leo hendak memeluk Aletha namun dicegah oleh Aletha.


"kalau kau mau basah" ujar nyaenunjuk gelas kopi dan susu.


Leo mengambil alih gelas susu dan kopi dari tangan Aletha.


Aletha mengikuti langkah Leo menuju sofa dimana Leo sedang berkutik dengan pekerjaan nya.


AYO KITA SIMBIOSIS MUTUALISME, SALING MENGUNTUNGKAN SATU SAMA LAIN DENGAN MENABUR POIN KERCERITAKU. CERITA KU MASUK RETING TERUS AKU BAKAL SEMANGAT UP. JANGAN PAKAI KOIN PAKE POIN AJA KARENA BISA DIDAPATKAN DENGAN GRATIS! LIKE N KOMEN YANG MEMBANGUN JUGA PERLU!


To be continue,

__ADS_1


__ADS_2