My Husband Season 1 & 2 (Sudah Direvisi)

My Husband Season 1 & 2 (Sudah Direvisi)
MHS2 Part 7 : Main Bersama Aunty Ema


__ADS_3

Ema dan bara sampai dirumah pukul 2 siang, ema menggarut kening nya ketika bara membuka matanya ketika ia letakan diatas kasur. Tadi diperjalanan pulang bara tertidur pulas saat ingin diletakan dikasur bara malah membuka matanya.


“bara tidak mengantuk lagi em?” tanya ema mengangkat bara dan menggendongnya.


Bara mengambil rambuat panjang ema dan memainkannya membuat ema tersenyum akan itu.


“ternyata kau ingin bermain ya? Bermain apa em? Aunty sangat letih sekarang, bagaimana dengan menonton?” tanya ema dan itu percuma saja karena bara tidak bisa menjawabnya.


Ema naik keatas kasur bersama bara lalu menghidupkan televisi, ema mencari chenel kartun karena hanya serial kartun yang cocok untuk bara. Ema menghetikan gerakan tangannya yang memencet remot tv ketika menemukan film tayo.


Awalnya ema ikut menonton bersama bara tapi lama kelamaan ema memejam kan matanya, begitupun dengan bara. Bayi mungil itu ikut tertidur didalam pelukan ema.


Renata datang dengan membawa sayur-mayur yang baru saja ia beli keapartemen ema putri sulungnya, renata sengaja membeli banyak karena ia akan masak disini. Renata juga membelikan bahan makanan untuk makan bara, mengingat bayi kecil itu sekarang ada bersama ema.


Renata masuk kedalam apartemen dan sepi, apartemen ema seperti tidak berpenghuni. Renata pergi kedapur lalu menyusun sayur-mayur didalam kulkas, renata juga mengeluarkan sayuran yang sudah layu dan tidak layak lagi untuk disayur.


Setelah semuanya beres, renata masuk kedalam kamar ema, senyumnya terbit begitu lebar ketika melihat bara dan ema tertidur saling berpelukan.

__ADS_1


Renata berjalan kearah tv dan langsung mematikan televisi, setelah itu renata keluar lagi.


Renata menuju dapur ia bersiap-siap untuk memasak untuk ema dan juga bara, karena makanan untuk bara mudah dibuat jadi renata membuat makanan untuk ema.


Ema terbangun ketika mendengar suara berisik didapur, ema membenarkan posisi tidur bara lalu barjalan menuju dapur.


“mami?” panggil ema tidak percaya ketika melihat renata sedang memasak


“hm, sudah bangun?” tanya renata tersenyum melihat ema datang menghampirinya.


“ada yang bisa aku bantu mam??” tanya ema me mbuat renata menggelengkan kepalanya.


“tidak banyak mam, hanya pemotretan lalu pulang” jawab ema mengingat apa yang baru saja ia lakukan dengan bara.


“hanya itu?” tanya renata tidak percaya


“iya mam, seteleh pulang kami menonton lalu ketiduran”

__ADS_1


Renata menganggukan kepalanya,


“mami mau melihat hasil foto kalian” ujar renata membuat ema menganggukan kepalanya lalu masuk kekamarnya.


Ema mengambil ponsel dan beberapa foto nya dengan bara, bara tersenyum pada ema membuat ema langsung mengangkat bara dan menggendongnya.


“kenapa bangun tidak menangis em?” tanya ema aneh, lalu mengajak bara bersamanya.


“ini mam” ujar ema memberikan foto dengan renata.


“cucu oma sudah bangun, sini mami lihat”


Renata mematikan kompornya lalu melihat foto ema dan bara, renata sendiri bingun kenapa bara sangat dekat dengan ema. bara bahkan tidak menangis sama sekali ketika bersama ema, seperti yang renata ketahui bara akan menagis ketika bersama orang lain kecuali bersama aletha dan leo tentunya. Bersama renata saja bara masih kadang-kadang menangis ketika ia gendong. Seperti mereka melakukan pemotretan bersama, bara bahkan tidak bisa melihat kilatan kamare tapi bersama ema, bara baik-baik saja.


Renata mengangguk-anggukan kepalanya karena hasil fotonya terlihat sangat bagus,


“mami ambil ini” ujar renata mengambil beberapa foto, ema menganggukan kepalanya.

__ADS_1


Jangan lupa tingkalkan dukungan kalian untuk cerita ini, karena setiap dukungan kalian sangat berharga buat author, thnks.


__ADS_2