My Husband Season 1 & 2 (Sudah Direvisi)

My Husband Season 1 & 2 (Sudah Direvisi)
MHS2 Part 4 : Leo Flu


__ADS_3

Hachim..Hachim.. (Anggap aja suara bersin, ya. Haha)


Leo dari tadi bersin karena kemarin sore ia kehujanan dalam mengerjakan proyek baru diluar ruangan. Leo terus mengelap hidung nya dengan tisu karena selain bersin hidungnya juga meler keluar ingus, Leo flu.


Aletha tidak tega melihat Leo yang dari tadi bersin-bersin dengan sigap langsung membuatkan teh hangat serta membuatkan bubur dan menyiapkan obat flu.


“terima kasih sayang” ujar Leo lemah lalu dengan pelan memakan bubur buatan Aletha. Alteha memberikan teh hangat dan obat pada Leo setelah Leo menghabiskan bubur.


Leo langsung meminum obatnya sesekali ia menghirup ingusnya dan membuangnya, flu begini sangat menganggu.


“istirahat saja, hari ini tidak usah berangkat kerja” ujar Aletha membuat Leo lagi-lagi menganggukan kepalanya lalu kembali tidur.


Setelah memastikan Leo kembali beristirahat Aletha membawa mangkuk kosong kedapur, Leo jika tidak disuruh istirahat nanti bisa sakit. Itulah yang Aletha pikirkan, karena Leo kehujanan dan sekarang flu.


Aletha mencuci mangkuk lalu menghampiri Bara, putranya itu sudah waktunya mandi sekarang.


*


Leo

__ADS_1


Aku membuka mataku dan melihat jam didinding kamar, sudah menunjukan pukul 13.00 siang. Sudah terlalu siang untuk bangun, tapi berkat istirahat, bubur dan obat dari istri tercintaku membuat badanku agak baikan.


Aku bersyukur karena Aletha sangat pengertian padaku, ah salah bukannya Aletha selalu pengertian padanya. Aku harus mandi sekarang lalu menemui anak dan istriku. Aku sudah merindukan mereka saja sekarang.


Setelah mandi dan mengganti pakaian santai aku keluar kamar mancari Aletha dan juga Bara, aku tidak menemukan istri dan anakku didalam rumah. Membuatku langsung mencari Aletha ketaman belakang. Benar saja sekarang Aletha sedang memberi asi pada Bara.


Untung saja dirumah kami tidak ada pekerja bisa gila aku jika benar-benar ada, lihatlah istriku bahkan tidak sadar jika sekarang aku mendekatinya pelan-pelan.


“sudah mendingan sayang?” tanya Aletha membuat langkah ku terhenti, Aletha tahu kalau aku datang? Aku menghela nafas kasar lalu menghampiri Aletha dan juga Bara.


“bagaimana masih pusing?” tanya Aletha membuat ku menggelengkan kepala. Aletha menjauhkan Bara ketika aku ingin menggendong Bara.


“anak ayah, sudah mimik susunya?” ujar ku agak jauh dari Bara, takutnya nanti Bara tertular.


“sudah ayah, sudah kenyang” jawab Aletha menirukan suara anak kecil membuat ku tersenyum gemas.


“aku yang masak makan siang ya sayang?” pinta ku membuat Aletha menganggukan kepalanya.


“oke sayang”

__ADS_1


Kami masuk kedalam rumah, Aletha bermain dengan Bara didepan televisi sementara aku memasak. Pria memasak? Tentu saja memangnya ada larangan memasak dilarang bagi pria? Tidak ada bukan? Aku bisa memasak makanan lezat untuk istriku, bahkan untuk Bara jika sudah bisa memakan masakannya.


“sayang ada telpon dari kantor!” teriak Aletha sambil menghamiri ku dengan menggendong Bara.


“biarkan saja sayang, sekarang aku sibuk” jawabku membuat Aletha menggelengkan kepalanya.


“angkat sayang siapa tau penting, sini biar aku yang melanjutkan memasaknya”


Aku menggelengkan kepala, Aletha tidak boleh menyentuh dapur karena aku yang akan memasak sekarang, hehe.


Aku mengambil ponsel yang diberikan Aletha dan mematikan panggilan,


“sayang!” ujar Aletha membuat ku menyengir kuda.


“nanti akan aku hubungin lagi setelah makan siang sayang” ujar tersenyum membuat Aletha menganggukan kepalanya lalu kembali keruang televisi.


Aku tentu saja melanjutkan sesi memasakku yang tertunda sebentar, aku akan memasak untuk istri tercinta tentu saja.


AYO KITA SALING MENGUNTUNGKAN, DUKUNG CERITA INI DENGAN MEMBERIKAN POIN KECERITA AUTHOR! TERIMA KASIH!

__ADS_1


To be continue,


__ADS_2