My Husband Season 1 & 2 (Sudah Direvisi)

My Husband Season 1 & 2 (Sudah Direvisi)
MHS2 Part 6 : Tidak berjudul


__ADS_3

Leo


Aku mengacak rambutku frustasi, bagaimana tidak frustasi pekerjaanku menjadi dua kali lipat karena jadwalku berantakan. Sekretrsiku Ana sudah tidak bekerja lagi karena dia sekarang sudah hamil besar sebentar lagi melahirkan. Seketaris baru tidak kerja dua hari dan membuat jadwalku berantakan.


“kau pelajari ini! jangan pulang sebelum kau mengerti semuanya!” perintahku memberikan buku besar yang sudah Ana siapkan semuanya.


“baik pak”


Aku langsung masuk kedalam ruanganku mengcek email, pertemuan dengan klien jam 2 siang nanti. Aku menghela nafas sebentar lalu menyiapkan materi yang aku butuhkan karena sepuluh menit lagi pukul 2 siang.


Sampai di caffe aku memesan kopi sambil menunggu klien yang akan segera bekerja sama denganku, lama aku menunggu tapi klienku tidak kunjung datang juga. Aku menghela nafas kasar lalu menghirup kopiku.


Aku mengambil ponselku ternyata sudah ada pesan dari calon klienku bahwa meeting tidak bisa dilakukan karena calon klien ku terkena serangan jantung mendadak.


Aku menghirup habis kopiku dan merapikan jasku lalu pergi dari caffe, aku ingin langsung pulang tapi aku urungkan karena pekerjaan ku dikantor banyak sekali.


Sampai dikantorku aku tersenyum melihat Aletha istri cantik ku sedang menungguku, rasanya beban dipunggung ku terangkat semuanya.

__ADS_1


“sayang” panggilku membuat Aletha mendongak dan tersenyum padaku.


“kemari sayang, makan siang untuk kamu” jawabnya sambil menyiapkan makan siang untukku. Aletha sudah seperti cenayang saja, tahu kalau aku belum makan siang.


“kamu belum makan kan” ujar Aletha membuat ku tersenyum dan langsung duduk disamping Aletha.


“hem, aku belum makan siang sayang” jawabku dengan nada manja membuat Aletha terkekeh.


“makan lah kalau begitu sayang” ujar Aletha membuat ku menganggukan kepala dan langsung menyantap makanan lezat masakan Aletha.


Perutku benar-benar terisi dengan benar, aku sangat kenyang sekarang semua nya berkat dari Aletha istri cantiku.


“kamu lanjut kerja saja sayang, biar aku saja yang membereskan ini”


Aku tersenyum lalu menganggukan kepalaku, aku kembali melanjutkan pekerjaanku yang menumpuk seperti gunung.


“sayang, aku pulang duluan ya. Takutnya Bara rewel sama mami” ujar Aletha menghampiri ku, aku menganggukan kepala lalu mencium pelipisnya sayang.

__ADS_1


“hati-hati sayang, sampai rumah kabarin aku ya” ujarku membuat Aletha menganggukan kepalanya.


“aku pulang sayang” ujar Aletha sekali lagi sambil membawa kembali bekal makan siang untuk ku tadi.


“hm, bye cinta”


Setelah Aletha pergi aku kembali mengerjakan pekerjaanku, sepertinya aku akan lembur hari ini. untuk hari ini tidak masalah aku kerja lembur bagai kuda tapi untuk besok dan seterusnya tidak akan kubiarkan. Jika itu terjadi lagi, aku akan banyak kehilangan waktu untuk bermain dengan putraku dan bersantai ria dengan istri cantiku. Aku memejamkan sekilas mataku lalu menghela nafas pelan, dan mengambil berkas-berkas yang akan kutandatangani.


Pukul 10 malam aku baru keluar dari kantor ku setelah berkencan dengan berkas dan file yang sangat banyak, aku menghela nafas sebentar ketika menemukan sekertaris baru tertidur dimejanya.


Aku membangunkannya membuatnya langsung terbangun dari tidurnya,


“siap pak” katanya membuatku terkekeh pelan.


“sudah malam, pulanglah” ujarku membuatnya langsung bersiap-siap pulang.


AYO KITA SALING MENGUNTUNGKAN, DUKUNG CERITA INI DENGAN MEMBERIKAN POIN KECERITA AUTHOR! TERIMA KASIH!

__ADS_1


To be continue,​


__ADS_2