
Deandra zevannya harry, seorang gadis cantik berumur 26 tahun yang merupakan putri semata wayang leonardo harry dan Arabella charlotte.
Deandra merupakan gadis yang menjadi banyak incaran di kalangan pebisnis muda itu kini menjabat sebagai seorang CEO DZ Group. Ia yang di lingkupi kemewahan sejak kecil membuatnya tumbuh menjadi gadis angkuh yang datar dan cuek.
namun meskipun begitu keangkuhannya justru mampu membawa nama DZ group ke dalam jajaran perusahaan besar di dunia.
gadis cantik dengan sejuta pesona itu kini tengah duduk di kursi kebesarannya membaca satu persatu berkas yang ada di hadapannya.
"Apa jadwalku hari ini Jo? " Tanyanya pada jonathan sang asisten.
"setengah jam lagi kita akan rapat bersama para pemegang saham dan siangnya kita ada janji makan siang dengan Pak Alberts dari Sunny group" jelas jonathan
deandra terlihat menganggukan kepala tanda mengerti.
"Dan malam ini pertemuan anda dengan tuan gabriel"
ucapan terakhir jonathan sukses membuat deandra mengereyit bingung karena tak merasa memiliki janji dengan orang bernama gabriel.
"Perjodohan yang di rencanakan nyonya besar" celetuk Jo yang seakan paham dengan pikiran atasannya.
Deandra langsung menghembuskan nafasnya kasar seraya menyenderkan tubuhnya pada kursi.
"Apa kau tahu jo laki-laki seperti apa gabriel itu? dia laki-laki playboy yang arogan dan tidak tahu diri" sungut deandra yang terlihat kentara begitu tak menyukai sosok gabriell.
" Dia selalu merasa paling tampan padahal wajahnya standar"
asisten jo memilih diam mendengar ocehan unfaedah yang terus keluar dari bibir mungil bos nya tersebut.
"Lagi pula kenapa Mommy harus terus berusaha menjodohkan aku bahkan dia sampai beberapa kali menyuruhku untuk kencan buta...memangnya aku ini tidak laku apa?" deandra menatap asisten jo seolah meminta pendapat.
Jo hanya bisa menghembuskan nafasnya berat jika sudah begini diam salah bicara juga akan salah.
"menurut saya nona kenapa anda tidak membawa kekasih anda saja untuk menemui nyonya besar agar beliau berhenti menjodohkan nona" enteng jo tanpa beban.
ucapan yang di lontarkan jo justru malah membuat deandra melotot tajam kearahnya.
"Hei jo sialan kau...kau meledekku karena tidak punya kekasih? keluar kau dari sini" pekik deandra seraya melempar berkas yang ada di hadapannya pada jo namun asistennya itu sudah menghilang di balik pintu ruangannya.
Deandra terlihat tengah mengatur emosi usai dibuat geram oleh asistennya.
"Darimana daddy mendapatkan asisten tidak berguna seperti itu" sungutnya kesal.
__ADS_1
Deandra masih mengoceh sampai suara panggilan masuk mengalihkan perhatiannya.
"hallo mom" ucapnya ketika panggilan terhubung.
"sayang pulang lah secepatnya agar kau bisa pergi ke salon sebelum bertemu dengan gabriell" Nada bicara sang mommy terdengar begitu antusias.
"Bolehkah aku tidak pergi?"
Gadis itu terlihat sungguh enggan untuk bertemu pria yang sebenarnya merupakan idaman wanita tapi tidak dengan dirinya.
"ayolah sayang jangan bercanda...kau pasti tidak ingin kan si catty mama lempar ke jalanan" ancam arabella.
"kau sungguh menyebalkan mom"
"baiklah jangan lupa mommy juga mencintaimu" arabella mematikan panggilan secara sepihak tanpa peduli dengan protes yang di layangkan putri semata wayangnya itu.
Deandra menghela nafas kasar kalau sudah sang ibu ratu yang berkata mau tidak mau dia harus pergi. gadis itu memilih kembali melanjutkan pekerjaannya yang sempat tertunda.
"kenapa ini semua tidak juga selesai-selesai" keluhnya seraya menatap setumpuk pekerjaan yang dirasanya tidak berkurang meskipun sudah ia kerjakan sebagian.
Sepertinya mood deandra hancur setelah membahas gabriell
...----------------...
"Gadis yang menarik..Dia sangat sesuai kriteriaku.. satu lagi wanita yang akan jatuh dalam pesonaku" Ucap gabriell sambil menatap foto beserta data deandra.
"Tapi el menurut info yang aku dapat Deandra adalah gadis yang angkuh dan cuek...beberapa pengusaha muda mencoba merebut perhatiannya namun gadis itu tak tertarik" jelas Renald yang malah menbuat Gabriell tertawa...
Renald hanya memandang heran ke arah bos nya.
"apa yang lucu? kenapa dia tertawa? " batin renald
"Apa kau meragukan pesonaku?" tanya gabriel setelah menghentikan tawanya.
"Bagaimana kalau kita bertaruh? " sambungnya.
Renald bergegas menggelengkan kepalanya saat mendengar ajakan gabriel.
Siapa yang tidak tahu gabriell marveliandra putra seorang ceo muda yang kaya raya dan tampan yang begitu di gilai para wanita..
Bahkan para wanita sampai dengan suka rela akan melemparkan tubuhnya pada pria itu.
__ADS_1
Renald masih cukup waras untuk tidak membuat taruhan dengan orang seperti sahabatnya itu.
"Tidak perlu aku yakin kau bisa menaklukannya" ucap Renald.
Senyum kemenangan terbit di bibir pria tampan itu.
"Baiklah mari selesaikan dengan cepat pekerjaan hari ini...aku sudah tidak sabar bertemu dengan gadis cantikku" ucap gabriell
"Siap bos... saya permisi" Renald berlalu pergi dari ruangan gabriell setelah pria itu. mengibaskan tangannya menyuruh ronald keluar.
...----------------...
"Bagaimana penampilanku?" tanya gabriell saat mobil mewahnya mulai melaju meninggalkan mansion miliknya.
malam ini ia akan menemui deandra.
"Kau sungguh luar biasa el" jawab Renald yang tengah fokus menyetir.
"Awas kau jatuh cinta padaku Ren" celetuk pria itu yang sukses membuat renald mengerem secara mendadak.
"****..apa kau ingin mati ren!" sentak Gabriel
"Sorry el...asal kau tahu aku masih normal" kesal renald.
"Ck siapa tahu kan kau tidak normal karena selama ini aku tak pernah melihat mu berkencan" Ucap gabriel.
"Aku ini bukan kau yang selalu tebar pesona kesana kemari" renald sungguh di buat kesal oleh bos sekaligus sahabatnya itu.
"Ha ha ha...tidak tebar pesona pun para wanita itu sudah mengerubungi ku" Gabriell tertawa.
"Sungguh tingkat percaya dirinya tinggi sekali...ya dia selalu di kerubungi wanita seperti barang diskonan" batin renald.
Mobil kembali melaju membelah jalanan hingga berhenti di sebuah restoran mewah yang sudah di pesan Mama nya beserta mommy deandra.
pria itu berjalan dengan gagah menuju sebuah private room yang di pesan atas nama deandra. Sepanjang jalan semua tatapan memuja terus memandangnya membuat gabriell semakin yakin kalau tidak ada yang bisa menolak pesona seorang gabriell marveliandra putra.
Begitu pintu ruangan dibuka pria itu masuk dan mendapati seorang gadis cantik dengan rambut hitam panjang nya yang tergerai indah membuat gabriell mematung di tempatnya sedangkan gadis itu hanya menatap datar dari tempat duduknya.
"ternyata dia lebih cantik aslinya dari pada di foto" batin gabriell menatap takjub deandra.
"Kau terlambat dua menit tiga puluh tiga detik tuan gabriell" ucap gadis itu seraya menatap jam tangan mewah di tangannya.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...