OH, MY GHOST

OH, MY GHOST
Mencari Gelang Keabadian


__ADS_3

👻


👻


👻


👻


👻


Bunga akhirnya pulang di antar oleh Ilham, selama dalam perjalanan tidak ada pembicaraan mereka sibuk dengan pikiran masing-masing.


Tidak lama kemudian, mereka pun sampai di depan rumah Bunga. Bunga menyerahkan helm kepada Ilham.


"Kamu kenapa, Bunga? kaya punya masalah, kamu bisa kok cerita sama aku."


Bunga tampak duduk di kursi yang ada di teras rumahnya dan Ilham pun menyusul Bunga dan duduk di sampingnya.


"Aku takut, Am."


"Takut kenapa?"


"Masalah gelang itu, aku lupa nyimpannya dimana? aku takut akan menjadi masalah nantinya."


"Coba di cari dulu, kali aja memang kamu menyimpannya di kamar kamu."


"Dan satu lagi, Am."


Ilham menatap Bunga dengan tatapan penasaran.


"Aku baru ingat, kalau yang membunuh aku itu adalah Akbar."


"Apa!!"


Ilham sangat terkejut dengan ucapan Bunga, dia tidak mengangka kalau Akbar adalah pelaku pembunuhan Bunga.


"Kamu yakin, Akbar yang melakukannya?"


"Sangat yakin, Am. Dan aku juga yakin kalau Ayah dan Ibu kamu juga dibunuh oleh Akbar."


Ilham tampak terkejut dengan ucapan Bunga..


"Dan asalan kamu tahu, aku itu sudah curiga sama Akbar semenjak aku jadi hantu. Aku kan pernah bilang kalau Akbar bisa melihat aku, aku yakin kalau Akbar bukan manusia biasa."


"Kita harus cari tahu mengenai Akbar, ya sudah kalau begitu aku pulang dulu kalau kamu sudah menemukan gelang itu, cepat hubungi aku."


Bunga menganggukkan kepalanya...

__ADS_1


Bunga mengobrak-ngabrik kamarnya untuk mencari gelang itu.


"Ya ampun, dimana ya gelang itu," gumam Bunga.


"Astaga Mawar, kenapa kamarnya berantakkan?"


"Maaf Ma, Mawar sedang mencari sesuatu."


"Kamu cari apa?"


"Mawar sedang mencari gelang, Ma. Apa Mama pernah melihatnya?"


"Gelang apa?"


"Gelang itu penuh dengan manik-manik berwarna-warni, Mawar lupa menyimpannya dimana?"


"Tunggu, gelang dengan manik-manik berwarna-warni? perasaan Mama pernah lihat deh, tapi Mama lupa."


"Iyakah? ayolah Ma, ingat-ingat lagi Mawar butuh banget dengan gelang itu."


Mama Melati tampak berpikir..


"Mama lupa, nanti Mama ingat-ingat dulu ya."


Mama Melati pun pergi ke dapur untuk melanjutkan acara masak-memasaknya. Bunga mendudukkan tubuhnya di tempat tidur dengan otak yang terus berputar mengingat dimana dia menyimpan gelang itu.


***


Saat ini Bunga sedang mengikuti ujian paket c yang dia ikuti. Bunga menjawab semua pertanyaan dengan sangat lancar, hingga akhirnya ujian pun selesai.


Bunga memutuskan untuk pulang, tapi di saat Bunga sedang menunggu taksi, tiba-tiba sebuah motor berhenti tepat di hadapan Bunga. Tubuh Bunga seketika menegang melihat siapa orang itu.


"A--Akbar...."


Bunga dengan cepat berlari menghindari Akbar tapi Akbar dengan cepat mengejarnya.


"Kamu tidak akan bisa lari dariku, Bunga," seru Akbar dengan senyumannya.


Sedangkan Bunga terus saja berlari, tapi sayang kakinya tersandung dan terjatuh. Perlahan Akbar menghampiri Bunga yang terus memundurkan tubuhnya.


"Ma--mau apa kamu?" tanya Bunga terbata.


Akbar berjongkok dan mencengkram wajah Bunga membuat Bunga meringis kesakitan.


"Dimana gelang itu?"


Bunga menggelengkan kepalanya...

__ADS_1


"Cepat beri tahu aku atau kamu akan mati untuk kedua kalinya."


"Si---siapa ka--mu sebenarnya?"


Akbar mengeraskan rahangnya, matanya mulai memerah dan dari tubuhnya keluar bayangan hitam yang membuat Bunga terkejut dan merasa ketakutan.


"Mawar!!" teriak Joko.


Akbar melepaskan cengkramannya dan kembali menunjukkan raut wajah yang biasa.


"Kamu sedang apa disini?" tanya Kiwil yang langsung turun dari mobil Joko.


"A---aku baru selesai ujian paket c."


"Oh..."


Joko dan Kiwil melihat ke arah Akbar, Akbar menyunggingkan senyumannya dan langsung pergi menjauh dari Bunga.


"Bukannya dia tetangganya Ilham ya?" seru Kiwil.


"Kamu di apain sama dia?" tanya Joko.


"Ah, tidak apa-apa. Tadi aku jatuh dan dia berniat bantuin aku," dusta Bunga.


"Oh...apa kamu mau pulang? ayo biar aku antar."


Bunga pun menganggukkan kepalanya, Bunga sangat takut melihat Akbar. Bunga yakin kalau Akbar bukan manusia biasa.


👻


👻


👻


👻


👻


Jangan lupa


like


gift


vote n


komen

__ADS_1


TERIMA KASIH


LOVE YOU


__ADS_2