OH, MY GHOST

OH, MY GHOST
Behind A Handsome Face


__ADS_3

Behind a Handsome Face.


.


.


.


Akhir akhir ini tidak ada hantu yang mengganggu ku, aku lumayan bersyukur. Jujur saja, aku masih kesulitan ketika harus berinteraksi dengan makhluk halus itu. Apalagi dengan bentuk yang menyeramkan dan menjijikkan.


.


.


.


Aku dapat informasi dari ketua kelas bahwa ada anak baru yang akan pindah kekelas ini, aku sih tidak peduli jika ada anak baru yang akan pindah.


"Res, kamu udah siap gak tugas seni?" Tanya temen ku Shifa.


Ngomong ngomong aku sedang berada di kantin bersama dua teman ku Shifa dan Rezky.


Kami memesan nasi goreng dan teh es.


"Udah kok." Ucap ku membalas pertanyaan Shifa.


"Oi! Nasi itu dimakan bukan dimainin!" Rezky yang melihat ku hanya memainkan sendok dan mengaduk aduk nasi kesegala arah.


"Serius, aku udah kenyang." Ujar ku.


"Kenyang apaan? Dari tadi aku perhatiin ga sesendok pun nasi yang masuk kemulut." Kini Shifa yang membuka suara.


Jika saja kalian melihat makhluk yang sedang makan bersama kalian, aku pastikan kalian sudah muntah muntah.


Ya, kami duduk disalah satu meja untuk 4 orang, dan kami hanya bertiga sehingga ada tempat duduk yang masih kosong, namun itu tidak lama. ketika ada hantu yang menduduki tempat itu dan ikut memakan makanan Shifa dan Rezky menggunakan lidahnya yang panjang.


Oke, aku tau ini tampak menjijikan, tapi bagi Shifa dan Rezky sangat menikmati makanan itu. Bahkan yang ku lihat nasi goreng itu berubah menjadi nasi basi yang sudah dikerumuni oleh kumpulan ulat belatung.


Sama halnya dengan nasi milik ku, sehingga aku hanya menatap dan mengaduknya saja.


Mungkin hantu itu menyadari bahwa aku bisa melihatnya sehingga dia dengan cepat berdiri dan melayang kearah ku. Dan aku tau bahwa mahkluk itu berniat jahat pada ku.


Menyadari itu aku langsung berdiri dan lari meninggalkan Rezky dan Shifa. Untung saja aku sudah membayar pesanan ku.


Aku berlari dengan kencang menuju kelas, beberapa kali hampir menambrak kakak kelas. Namun tidak aku pedulikan karena aku ketakutan. Hantu itu masih mengejar ku hingga kekelas, dan aku beruntung ketika ada aroma sejuk. Ini adalah aroma hutan! Tidak salah lagi! Ini pasti Cristy! Aku melirik kesana kemari dan akhirnya aku menemukan Cristy tepat sedang duduk ditempat duduk ku.


Oke, kini aku ingin tertawa.


Kenapa Cristy duduk disitu? Apa dia sedang belajar juga?


Aku sedikit penasaran, dari mana wangi hutan ini datang. Apa berasal dari tubuh cristy?


Aku mendatangi Cristy yang berada ditempat duduk ku.


"Cristy? Hahaha, sedang apa kau disini?" Dan aku terlalu bodoh! Aku tanpa sadar berbicara dengan volume yang keras!


"Kau berbicara dengan siapa?" Tanya teman ku Natasya.


Aku kelagapan dan ku lihat Cristy menatap ku dengan datar seolah olah berkata bahwa aku ini 'bodoh'


"Ah, aku hanya berlatih drama.. heheh" ucap ku dan mereka menatap ku aneh. Apa aku peduli? Sudah pasti tidak!


Detik kemudian, Cristy menghilang bersamaan dengan aroma hutan yang lenyap


Kriiiinggg...


Suara bel pertanda masuk, siswa siswi bergegas masuk kekelas.


Aku duduk ditempat duduk ku.

__ADS_1


Dan tak lama datang wali kelas dengan membawa seorang anak laki laki yang bisa dibilang...


Tampan...?


Yeah..


Dia memang tampan, jika dilihat dengan penglihatan manusia biasa. Namun dalam penglihatan ku yang lain, bukannya menghina atau bagaimana. Tapi wajah lelaki itu sangat jelek bahkan tampak sudah seperti kakek kakek.


Bulu kuduk ku berdiri ketika melihat itu. Namun disisi lain, aku melihat wajah manusia yang biasa biasa saja dan aku tebak itu adalah wajah aslinya.


Jadi begini, wajah aslinya adalah wajah manusia yang biasa biasa saja. Namun karena dipengaruhi oleh hantu kakek kakek itu, wajahnya yang tampak biasa saja berubah menjadi sangat tampan.


Aku tidak tau bagaimana itu bisa terjadi, aku tak mau mempermasalahkan itu.


Dan apa hari ini adalah hari sial ku?


Pertama dikerjai hantu ketika dikantin..


Dan sekarang?


Anak baru itu duduk disebelah ku. Wali kelas bilang, hanya untuk sementara.


Lelaki itu menyapa ku. Dan tentu saja ku sapa balik. Wajah tampannya tersenyum, tapi tidak dengan wajah kakek kakek itu. Wajahnya datar dan tampak tak suka dengan ku.


Dia memperkenalkan dirinya kepada ku, dan namanya adalah Rama. Aku mencoba untuk akrab, namun sosok kakek itu selalu beranggapan bahwa aku seperti musuhnya.


Aku masa bodoh saja.


Aku malahan asik menyimak guru yang menjelaskan.


Tiba tiba..


Ketika aku lagi asik menyimak penjelasan guru.


"Ggrrrrr.....kakek tua!....khihi..berani kau menyentuh nya...ku pastikan kau hancur!..."


Aku kaget ketika melihat Cristy dengan wujud monster menyeramkan. Ku lihat kearah Rama.. ternyata hantu kakek itu sedang menggenggam sebuah keris yang siap dilayangkan kearah ku.


Hingga membuat satu kelas menatap ke arah ku.


"Ada apa!?" Tanya Bu guru panik.


"Ah..maaf Bu, tadi ada kecoa lewat." Ujar ku berbohong dan akhirnya aku ditertawakan karena takut pada kecoa.


Mereka tidak tau saja, jika mereka bisa melihat. Mereka pasti sudah ketakutan dan pingsan ketika melihat sosok kakek kakek membawa keris, dan Cristy dengan sosok menyeramkan nya.


Akibatnya aku ditertawakan, namun beberapa menit semuanya kembali tenang. Aku menatap datar pada Cristy.


"Khekhe...dia ingin menyerang mu..grrr..." Ucap Cristy, dan aku mengangguk paham.


"Tenang saja..khikiki...aku akan selalu melindungi mu..." Ujar Cristy lagi lalu menghilang.


Aku menggeleng kan kepala ku, dasar Cristy. Melihatnya membuat ku sadar bahwa mahkluk mahkluk sepertinya tidak semuanya jahat.


Ku lihat kearah Rama, hantu kakek kakak itu hanya menatap ku, keris digenggaman tangannya menghilang.


"....kau....ternyata... manusia berbeda...maafkan...aku.." ujak kakek itu lalu menghilang.


Aku baru tau jika hantu saling meminta maaf jika melakukan kesalahan..


Wah aku salut.


Bahkan manusia saja tidak seperti itu.


Jika mereka salah, mereka selalu enggan meminta maaf.


Malah memutar balikan fakta dan bersikap bahwa orang yang benarlah yang salah.


Dan lagi..tiba tiba Cristy datang.

__ADS_1


Ya tuhan, ada apa lagi dengan sosok ini?


Kini sifat nya sudah mulai menyebalkan.


Tiba tiba datang dan mengagetkan ku..


Lalu hilang..


Hingga dia datang lagi..


Begitu seterusnya..


Tapi..aku tidak risih..haha..


Karena aku cukup terhibur dengan mereka...


Terutama Cristy..


Dia teman hantu ku yang pertama..


Dan..


Entahlah..


Apakah aku akan mendapatkan yang lain?..


Dengan pemikiran seperti itu.


Aku mulai mencoba untuk selalu berinteraksi kepada para hantu.


Sehingga membuat ku sadar..


Terkadang mahkluk yang berasal dari dunia lain itu bisa menjadi teman yang...


Menyenangkan?....


Mungkin ini hanyalah pendapat ku.


Yang bisa diterima..


Dan bisa ditolak oleh orang lain.


Tapi..


Aku sangat bersyukur.


Diberi anugrah oleh pencipta...


sehingga dapat melihat mereka..


Dan aku..


Tak akan pernah menyesal.


.


.


.


T


B


C


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2