
π»
π»
π»
π»
π»
Akhirnya kehidupannya semuanya pun kembali normal, Ilham memutuskan untuk berhenti menjadi pengusir hantu karena Ilham tidak mau sampai berurusan lagi dengan para makhluk tak kasat mata itu.
Wahid pulang ke kampung halamannya, di kota tidak ada yang bisa Wahid kerjakan maka dari itu dia memutuskan untuk pulang dan membantu orangtuanya berkebun di kampung.
Saat ini Bunga sudah mulai kuliah di kampus yang sama dengan Ilham. Hubungan mereka semakin hari semakin dekat, mereka sudah tidak malu lagi menunjukkan kedekatan mereka di depan umum.
Saat ini Bunga dan Ilham sedang duduk di taman kampus, tempat biasa Ilham dan Bunga bersantai dulu saat Bunga masih menjadi hantu.
"Am, coba deh nasi goreng buatan aku," seru Bunga dengan menyendokan nasi goreng ke dalam mulut Ilham.
"Bagaimana?"
"Ehmmm....enak banget."
"Benarkah?"
"Astaga, bisakah kalian tidak mengumbar kemesraan di depan para jomblo ini," sinis Joko.
"Hai Joko, Kiwil. Sini aku bawa nasi goreng banyak, kalian mau?" tawar Bunga.
"Ya ampun, mau banget."
Joko dan Kiwil langsung duduk bersila di hadapan Bunga. Tanpa menunggu lagi, mereka langsung melahap nasi goreng buatan Bunga.
"Am, serius kamu bakalan keluar dari grup? kamu ga mau jadi pengusir hantu lagi?" tanya Kiwil.
"Iya, aku ingin hidup tenang. Apalagi semenjak kejadian waktu itu, aku kehilangan indera ke enamku dan tidak bisa melihat hantu lagi," sahut Ilham.
__ADS_1
"Ya sudah, kita tutup sajalah," seru Joko.
***
Setelah selesai mengikuti mata kuliah, Ilham pun mengajak Bunga untuk mampir ke rumahnya. Ilham mengajak Bunga ke rooptop, tempat biasa mereka menghabiskan waktu berdua.
Ilham memberikan minuman kaleng dingin kepada Bunga.
"Bunga, kamu ingat tidak dulu saat kamu masih jadi hantu kamu itu doyan banget makan sampai-sampai suka merengek minta makanan kepadaku?"
"Iya, aku ingat. Maaf ya dulu aku selalu menyusahkanmu."
"Tidak, kamu tidak pernah menyusahkanku. Kamu tahu Bunga, dulu aku sempat berpikir kalau aku itu sudah gila."
Bunga menatap Ilham dan mengerutkan keningnya.
"Sudah gila kenapa?"
"Karena aku sudah mencintai seorang hantu, dulu aku memang sempat berpikir ini semua tidak masuk akal dan juga tidak adil. Di saat aku baru saja merasakan jatuh cinta, aku harus jatuh cinta kepada hantu."
"Kamu tahu ga, apa yang menjadi keinginanku selama ini?"
"Apa?"
"Aku selalu berdo'a kalau kamu itu akan hidup kembali dan menjadi manusia, dan Alhamdulillah Alloh mengabulkan do'aku."
"Mungkin itu yang di namakan jodoh, Am. Kadang-kadang jodoh memang gila dan tidak bisa di tebak," sahut Bunga.
"Iya, dan Alloh memberikan aku jodoh lewat jalan yang antimenstrim yang sama sekali tidak masuk akal."
Bunga tersenyum dan menyandarkan kepalanya ke pundak Ilham.
"Terima kasih ya Am, karena selama ini kamu sudah mau merawatku dan membantuku."
"I LOVE YOU, OH MY GHOST."
Bunga menatap Ilham dengan mengerutkan keningnya saat mendengar ucapan Ilham, tapi tidak lama kemudian mereka berdua pun tertawa bersama.
__ADS_1
π»
π»
π»
π»
π»
Alhamdulillah akhirnya sudah selesai juga, terima kasih ya untuk semua reader yang telah sudi mampir di karya recehkuππππ
Terima kasih juga yang sudah memberikan vote dan giftnya semoga kebaikkan kalian semua di balas oleh Alloh SWT dan selalu di limpahkan rezekinya, Aminπ€²π€²ππ
Jangan lupa kalau berkenan mampir di karya recehku yang baru ππ
Terima kasih...
Salam sayang dari Author receh POPPY SUSANπππ
Jangan lupa
like
gift
vote n
komen
TERIMA KASIH
LOVE YOU
__ADS_1