
**MARIANA CRISTIE**, Seorang gadis cantik, berwajah putih dengan tinggi 165 cm, berwajah oval berhidung mancung dan bermata coklat . Dia adalah seorang artis yang sudah berkecimpung di dunia entertainment. Hampir 6 tahun dia merasakan jatuh bangun di dunia hiburan itu. Awal debutnya adalah membintangi iklan minuman di saat umurnya baru menginjak 20 tahun . Semenjak debut pertamanya itu lah banyak produser iklan, film, dan beberapa fotografer terkenal meliriknya untuk di jadikan sebagai pemeran dalam film, bintang iklan produk - produk terkenal, dan model dalam majalah.
Dengan badannya yang lumayan tinggi, beberapa Designer juga tidak bisa melewatkan kesempatan ini, ia percaya jika pakaian karya mereka akan terkenal dan terjual habis jika sudah di pakai oleh seorang *Mariana Cristie*. Tapi saat ini hati dan karirnya sedang di uji. karirnya terancam karena produser yang menjadi kekasihnya tiba - tiba berselingkuh. mungkin perselingkuhan itu sudah lama terjadi, hanya saja dan mungkin saja dia baru tahu saat itu.
Hari ini langit begitu cerah, tapi tidak secerah hati Maria saat ini. Karirnya yang sedang di atas mendadak jatuh gara-gara sahabatnya tega bermain curang di belakangnya. dia tidak menyangka Agnes sahabatnya begitu tega dan iri atas karirnya. Masih jelas di ingatannya, bahwa selama bersahabat dengannya ia tidak pernah merasa menyakiti ataupun merugikan dia. Malah ia sering membantunya.
"ah sudahlah, buat apa mikirin ini terus kalo karirku gak bagus lagi emang kenapa. bodo amat lah". Ujar Maria sambil menyusuri malam yang sepi sesepi hatinya. Ia menggunakan topi dan masker agar para fansny tidak mengetahui bahwa yang sedang berjalan ini adalah Seorang aktris dengan akting nya yang luar biasa uwaaaw. ia baru saja pindah ke apartementnya yang sudah lama ia inginkan. itu impiannya, dan juga impian ayah dan ibunya yang sudah lama meninggalkannya. Ia masih mempunyai kakak perempuan 2 tahun lebih tua darinya. hanya bedanya kakakny tinggal di desa masa kecil mereka menempati rumah peninggalan orang tua mereka, Dan maria tinggal di kota ia membeli rumah yang cukup besar yang tadinya akan ia tinggali bersama orang tua dan kakaknya.
Menjadi artis adalah impian ibunya, Maria sebetulnya tidak terlalu menyukai karirnya sebagai artis. tapi demi ibunya ia tidak pantang menyerah, dan ia berhasil lolos dalam seleksi pemilihan bintang iklan. di tempat seleksi itulah dia bertemu Agnes, dan sampai saat ini ia menjadi sahabatnya.
sahabatnya yang menemani karirnya dari nol lalu ia rebut kebahagiannya saat sudah di atas. Ha ha ha apakah itu masih bisa di sebut sebagai sahabat??.
Maria terus berjalan sampai akhirnya dia berhenti di sebuah Bar yang tidak terlalu jauh dari apartemen yang baru ia huni. Ya dia sekarang lebih memilih tinggal di apartemen agar tidak di usili oleh manager crewetnya.
"Bodo amat malam ini aku mau lupain mereka Agnes si*l*n , Tomy K****et". Maria mengumpat kesal mengingat Agnes dan Tomy ketahuan berciuman.
flashback on
Hari itu adalah hari yang menyenangkan untuk Maria karena jadwalnya yang biasanya padat ia kosongkan demi memberikan kejutan untuk sang kekasih tapi saat sudah dekat dengan ruangan Tomi ia tidak sengaja melihat Agnes menggandeng tangan Tomi dan bergelayut manja. Seketika hatinya terasa sesak . Bagaimana tidak, gosip yang beredar itu benar adanya. ia masih ingat teman - temannya di produksi perfilman mengingatkannya, ia harus berhati dengan sahabatnya itu. mereka mengatakan Agnes itu bermuka dua. mereka sering melihat agnes diam - diam masuk ke ruangan Tomi dan entah apa yang mereka lakukan di dalam. namun ia tidak menggubrisnya bahkan menganggapnya angin lalu.
Tapi nyatanya hari itu, detik itu ia menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri kekasih sekaligus produsernya yang selama ini memberikan sokongan dan semangat kepadanya telah berselingkuh di depan matanya dengan sahabatny yang selalu menemaninya disaat dia belum jadi apa-apa.
Ia mengikuti langkah demi langkah setiap jejak kaki mereka dengan pelan dan perasaan hancur. Sesekali Agnes mencium pipi Tomi sambil memasuki ruangan Tomi. Tomi pun tidak segan menyentuh nyentuh bagian belakang Agnes tanpa ragu. Maria yang saat itu menyaksikan kelakuan mereka hanya bisa menutup mulutnya yang pelan-pelan telah terisak. air mata kekecewaan pun mengalir dengan deras tanpa perlu di aba - aba.
dengan kekuatan yang sedikit demi sedikit ia kumpulkan di teguhkan hatinya untuk mendorong pintu yang memang tidak di kunci oleh Tomi.
1
2
__ADS_1
3
Ia menghitung di dalam hatinya.
Dan
Brakkkk.....
pintu telah terbuka di iringi air mata Maria yg sudah menganak sungai.
TOMIIIII...
AGNESSSS....
suara Maria Melengking memenuhi ruangan Tomi.
Badannya lemas seperti tidak bertulang menyaksikan mereka tengah duduk berpangku. sedangkan baju yang di pakai Agnes sudah hampir jatuh.
"Tomi kenapa kamu tega sama aku tom!??" hiks hiks..
Maria berbicara dengan berpegangan pada gagang pintu sambil sesenggukan
Tomi dan Agnes yang kaget dengan dobrakan pintu yang tiba - tiba langsung berdiri.
Agnespun langsung membenahi bajunya yang sudah tidak karuan bentuknya.
"Ma Maria..!? aku bisa jelasin sayang, ini tidak seperti yang kamu lihat". Tomi langsung berkilah padahal sudah jelas salah dan bukti di depan mata.
tapi apa mau dikata ternyata dewi fortuna sedang berpihak kepadanya.
Agnes terus tersenyum seakan-akan usahanya tidak perlu direncanakan malah semua berjalan seperti apa yang dia mau. Merebut kekasih sahabatnya adalah misi utamanya.
" Puas kamu Agnes haah!!??" padahal kamu tau aku sayang banget sama Tomi" kalau kamu mau karir diatas seperti aku sekarang, aku bakal kasih Agnes, aku bisa mundur. tapi kenapa cara kamu seperti ini??" tanpa sadar ia menjambak rambut agnes.
"aww aww... sakit aww" Agnes yang sedari tadi diam akhirnya bersuara. ia mau berpura-pura lemah saja agar Tomi semakin bersimpati kepadanya.
"Jangan kayak gini Maria, tolong lepaskan Agnes". Tomi pun bersuara membela Agnes.
"what?? kamu belain dia Tom?? apa aku gak salah denger?? hiks hiks " Maria semakin sesenggukan.
Plakkk...
sebuah tamparan mendarat di pipi Tomi.
"Ok Fine, Cowok b*****t plus cewek Ular emang cocok bersatu". Mariapun berhenti menangis dan mengumpat kedua orang yang pernah paling ia sayang dengan keberanian tingkat tinggi.
Maria pun keluar dari ruangan itu dengan perasaan hancur tidak bisa di ungkapkan dengan kata-katalah pokoknya.
__ADS_1
flashback off
Maria pun duduk dan memesan minuman yang akan membuatnya lupa dari masalahnya,meskipun hanya sesaat.
"Mas minuman yang bikin Happy ya 1 botol , gak pake lama".
" Asiaapp nona cantik" jawab pelayan bar dengan semangat.
" Ha ha ha tau darimana mukaku cantik? aku kan pakai masker?? " Mariapun tertawa terbahak.
"Kalau perempuan kan emang cantik sih nona, Kalau ganteng itu Laki - laki" jawab pelayan bar dengan santai tanpa tau didepannya ini adalah seorang artis terkenal.
kalau tau bisa - bisa langsung heboh satu bar, dan langsung muncul berita keesokan harinya
"SEORANG MARIA CRISTIE MABUK - MABUKAN SENDIRI DI BAR GARA GARA GALAU" .
Suasana bar semakin semarak dengan musik musik yang akan membuat jiwa muda berjoget ria, lampu warna warni berkedap kedip menambah kemeriahan membuat siapapun yang datang ketempat itu akan melupakan masalah atau beban hidupnya meskipun tidak permanen. Orang orang yang biasa ketempat itu akan kembali lagi dan lagi karena bagi mereka tempat itulah tempat yang bisa melupakan beban di hidup mereka. meringankan masalah dengan meminum minuman yang memabukkan.
"Mas tolong dong lampunya, di redupin aja" Maria meminta kepada pelayan bar agar lampu di area ia duduk di redupkan, dengan alasan matanya akan sakit kalau terlalu terang.
"Ok Nona, dan ini pesanannya, selamat menikmati" pelayan bar pun mengantarkan pesanannya kemudian meredupkan lampu sesuai yang Maria mau.
Mariapun melepas maskernya tapi tidak dengan topinya. ia mulai menikmati setiap tegukan minuman itu. entah sejak kapan ia mengenal minuman itu, sampanye mahal dan segala anggur fermentasi lainnya sudah pernah ia coba. tapi dia tidak pernah sampai melewati batas hanya sekedar menghargai rekan saja.
"Haahh... Sialan. apes banget sih. padahal sebulan lagi aku ulang tahun. bisa bisanya sih peristiwa ini terjadi. di bilang bohai juga bohaian aku. si Agneskan pantatny tepos. tapi emang sih punyaku sama punya dia gedean dia dikit". Maria ngedumel sendiri sambil melirik kearah dadanya.
"Lagian ngapain juga harus sama Agnes sih?. ini Agnesnya yang kegenitan atau emang Tominya yang kegatelan ya??". Maria mengobrol dengan dirinya sendiri dengan pelan. gelas minuman tidak lepas dari tangannya. Ia bertanya sendiri dan menjawab sendiri. Untung saat ini ia tidak di kenali orang dan orang orang yang berada disitu hanya perduli dengan diri sendiri dan masalah mereka sendiri kalau tidak, mungkin dia sudah dikira orang tidak waras alias sudah gila.
Waktu telah menunjukan pukul 11.30 malam dan rasanya juga kepala Maria sudah semkin berat. Maria menyudahi kegiatan minum meminumnya.
tapi kenapa fikiran itu masih belum hilang??. padahal maria sudah minum bergelas-gelas minuman beralkohol itu. tapi masih bisa mrngingat kejadian itu, saat Agnes bergelayut manja dengan Tomi, mereka saling tertawa seakan - akan kelakuan mereka tidak menyakiti orang lain.
"Arrrghhhh...!!! aku benci kalian. apa yang harus kulakukan sekarang???. Kenapa kalain sejahat ini?? apa kalian tidak memikirkanku?? hah??". Hati maria benar-benar kosong , tidak tau kedepannya akan melakukan apa, mau melanjutkan karirnya atau mundur?. Atau dia pulang saja ke tempat kelahirannya. tapi jika dia kembali dia hanya akan merepotkan kakak perempun dan suaminya. Otaknya saat ini benar - benar buntu. Dia masih menangis di meja bar meratapi nasibnya yang sedang apes.
Maria bangkit, Lalu memamkai masker dan jaket yang ia lepas. Ia membayar minumannya lalu pergi keluar bar. Langkahnya sempoyongan oleng kekanan dan kekiri. menyenggol orang - orang yang sedang menari mengikuti alunan musik yang menghentak - hentak.
lalu tiba - tiba ia menabrak seseorang...
Brukk...
"awww...." Maria memekik kecil... lalu mendongak keatas...
Bersambung....
Hallo temen-temen semua...
makasih ya yang udah mau membaca novel perdana aku " Oh My Bodyguard".
__ADS_1
silahkan di komen ya. boleh kok mengkritik tapi jangan hujat aku please😂😂 soalnya aku baperan orangnya. like juga jangan lupa ya... aku minta maaf kalau karya aku masih belum sempurna di hati kalian. tapi percayalah aku akan berusaha semampuku mencipkan karya yang bagus. Terimakasi teman teman..
By : Princess Amy ❤❤