
" aaaaaaa....." Maria berteriak otomatis melihat seorang pria di hadapannya.
"Si siapa kamu?? Kamu apain aku?? bajuku bajukuuu mana bajuku??" Maria berteriak teriak panik langsung menarik selimut sampai menutupi dadanya.
Kevin mau menjawab pertanyaan beruntun itu tapiiii....
" Kamu penculik kan...?? ngapain Kamu culik aku?? siapa yang menyuruhmu?? katakan!!!". Maria masih panik dan hampir menangis.
Kevin yang sudah geram dengan tingkah perempuan yang ia tolong pun langsung berbicara dengan nada agak marah.
" Hei wanita! bukannya berterimakasih malah menuduhku yang tidak- tidak" . ucap kevin yang sudah tersulut emosi.
" kamu tahu tidak? kamu itu mabuk semalam, masih beruntung aku yang menolongmu Kalau preman-preman jalanan mungkin kamu sudah.. ah sudah lah akhiri perdebatan ini". Kevin pun masih bisa mengontrol emosinya.
" Dan ya.. aku tidak melakukan apapun kepadamu. kamu sendiri yang melepas bajumu". Ucap Kevin dengan nada sudah merendah.
" Hah....?? apakah benar apa yang sudah kamu ucapkan??? kalau begitu Ma maafkan aku, ku fikir kamu menculiku", ucap Maria menyesal telah menuduh orang yang telah menolongnya.
" Terimakasih sudah menolongku" ucap Maria lagi.
" Ya sudah pakai lah bajumu, lalu pergilah kembali ke apartemenmu!. ucap kevin memerintah.
'oh may....ganteng banget, bodynya.... ototnyaa... uhhh perfect!!. seru Maria dalam hati.
"Hei ngapain bengong? aku tunggu kamu di luar". kevin terheran dengan perempuan itu bukannya langsung memungut bajunya dia malah bengong sambil memandanginya.
"a a a iya iya. maaf aku masih agak ngantuk". jawab Maria sekenanya.
Mariapun membersihkan wajahnya di kamar mandi kamar itu, dan ia melihat- lihat isi kamar mandinya.
" ini pasti sikat gigi laki-laki itu... hihihi aku pake ahhh". Mariapun menggosok giginya dengan sikat gigi yang ia temukan.
" wah wah... ini pasti Facial wash ny. kok dia pakai facial wash cewek sih. inikan produk yang aku Iklanin.... ummm tapi kok kayaknya dia gak ngenalin aku sebagai artis ya??
padahal dia pakai produk yang aku iklanin. aaah.... ini pasti gara gara aku polosan kayak gini gak pakai apa-apa makannya dia gak kenal aku". lagi lagi dan lagi Maria bertanya sendiri dan menjawab sendiri.
Akhirnya setelah sekian menit Maria pun selesai juga dengan aktifitas bersih2nya. Maria pun keluar dari Kamar itu.
___________
Kevin yang ingin bersih bersih di kamarnya pun akhirny mengungsi ke kamar Bowo. Bowo yang telah selesai mandi pun kaget kenapa temannya itu kok malah mau ke kamar mandinya. 'apa kerannya rusak??' pikir Bowo.
"Kenapa kamar Lo Vin?? kok tumben Mandi disini?". tanya Bowo penasaran.
" ohh itu, Lo inget Cewe yang nabrak gue tafi malem??. tanya Kevin.
"iya inget sih... jangan bilang Lo bawa dia ke kamar lo dan kaliannn". Bowo panik menduga-duga.
"ssssttt!! bisa diem gak sih bencong. Lo kalo udah ngomong gak bisa brenti ya?. ucap Kevin Kesal sambil meutup mulut bowo dengan tangannya.
__ADS_1
"dengerin gue baik baik. gue gak ngapa ngapain dia lah. kan Lo liat sendiri gue tadi mlm juga tidur di Sofa Wo". Kevin mulai menjelaskan.
" eh iya ya... ya udah lanjut kan ceritamu bosque". Pinta Bowo.
"Dia tadi malem udah teler banget, gak mungkin gue tinggal gitu aja. gak mungkin lah.. gak mungkin, gue gak setega itu. apalagi kayaknya gue pernah ketemu dia tapi gak tau dimana" . ucap Kevin.
" hah lo kenal dia?? kalo lo merasa ngenal dia berarti gue juga mungkin kenal dialah vin. udah udah gak usah lo jelasin lagi. Mandi lo sana, bau biawak".
" Kampret lu . ya udah gue pinjem handuk lo" ucap Kevin sambil menuju kamar mandi. Bowo pun melempar handuk baru dari lemarinya.
Bowopun bersiap siap di ruangan gantinya. Baginya ruang ganti itu adalah butik ke dua untuknya. Di dalamnya terdapat pakaian pria dan wanita hasil karyanya dan beberapa yang ia beli karena dia menyukainya.
Kevin juga telah selesai dan keluar dari kamar mandi. Ia langsung masuk kedalam ruang ganti milik sahabatnya... ia memilih Kaos hitam dan Celana jeans dan juga jaket berwarna abu abu. setelah itu ia juga memakai wewangian beraroma Vanila kesukaanya. Entah sejak kapan ia menyukai aroma itu. Aroma yang selalu mengingatkannya pada seseorang.
Kevin dan Bowo pun keluar dari kamar Bowo kemudian mereka duduk di sofa sambil menunggu perempuan yang Kevin tolong.
jangan ditanya ya kenapa Maria belum keluar juga. biasalah.. perempuan.
Tak lama Kemudian Mariapun keluar dari kamar Kevin ia melihat dua orang laki- laki yang duduk di Sofa ruang tamu apartemen itu.
"Maaf" satu kata yang keluar dari bibir manis Maria.
kedua laki-laki itupun menoleh kearah sumber suara.
"Maaf karena telah merepotlan kalian dan terimakasih atas pertolongan kalian, aku berjanji akan membalas budi kalian". ucap maria menyesal.
"YA AMPUUUN. aku gak dalah lihatkan. Kamu kamu Mariana kan?? . Bowo langsung menghampiri Maria.
"Kamu kenal aku?? tanya maria.
"ya ampun nona Maria siapa sih yang gak kenal kamu.. semua orang kalau di tanya seperti itu pasti juga jawabannya sama kayak aku, ya pasti kenal lahh.... aku fans kamu tauuu. oh my god ini bukan mimpikan??. Bowo berjingkrak jingkrak seperti fansgirl yang melihat oppa-oppa idola mereka.
"ada kok, kayaknya temen kamu itu gak mengenali aku ini siapa". ucap Maria sedikit ketus.
"what???.. Ha ha ha.. Ok ok sekarang duduk dulu". Pinta bowo memecah kecanggungan di antara mereka.
Bowo masih tidak percaya kalau orang yang di tolong sahabatnya adalah seprang artis papan atas fan sekaligus idolanya. sesekali ia menepuk pipinya untuk meyakin kannya bahwa apa yang ia lihat bukanlah mimpi semata.
"Karena aku udah tau kamu ini Mariana Cristie, aku akan perkenalkan diriku dan sahabatku ini". ucap bowo sambil senyam senyum dan melirik ke arah Kevin.
"Namaku Wibowo" ucap Bowo sedikit gemetar sambil meberikan tangan ke arah Maria.
"Nah dan ini sahabatku Kevin Nugroho" Ucap Bowo lagi.
Kevin yang melihat tingkah aneh sahabatnya hanya menganggukkan Kepala ke arah Maria. ia bertanya- tanya siapa gerangan Mariana Cristie ini. kenapa sahabat ny begitu bahagia dan antusias sekali melihatnya.
"Vin Lo ingetkan gue nyuruh lo ke bar tadi malem?". tanya Bowo. " sebenarnya gue mau curhat tentang masalah Maria". ucap Bowo menjelaskan.
"ngapin lo ngajak curhat gue disitu? Wo?? kurang kerjaan banget deh" . Kevin merasa kesal dengan sahabatnya itu.
__ADS_1
"Maaf tuan Bowo, kenapa anda mau curhat tentang saya kepada sahabat anda?? apakah saya melakukan kesalahan terhadap anda?? " tanya Maria menyelidik.
" oh tidak tidak nona Maria, spertinya manager anda yang bermaslah dengan saya.. beberapa minggu yang lalu saya menawarkan kerjasama dengan beliau. tapi kemarin dia mengatakan bahwa anda sedang padat jadwalnya dan belum bisa menerima kerjasama dengan saya" Bowo bercerita pa ja g kali lebar dengan raut wajah sedih...
" jadi dia mau cerita ini di bar. padahal di rumah juga bisa. dasar wibowo wibowo.' Kevin hanya bisa berbicara dalam hati dan kembali memperhatikan obrolan Maria dan Bowo.
" Maafkan saya Tuan Bowo, saya benar benar tidak tau masalah ini. begini saja nanti akan saya bicarakan lagi dengan manager saya. saya pastikan kerjasama antara kita akan berjalan. nanti di bicarakan saja apa kerjasamanya antara anda dan manager saya," Mariapun menjelaskan dan berusaha membayar hutang budinya.
"Baiklah nona Maria, terimakasih banyak dan bolehkah saya meminta no Hp anda??" tanya Bowo agak ragu.
"oh bisa.. bisa.. sebentar".. ia meraba raba kantong celanaya tapi hanya ada beberapa lembar uang merah yang ia kantongi tadi malam untuk ke bar.
" oh shit...!!! ha ha ha aku lupa gak bawa hape tadi malem". Maria berbicara dengan pelan sambil menepuk jidat nya.
" Saya minta maaf tuan Bowo, saya baru ingat dari tadi malam saya tidak membawa hp..." ucap maria sembil meringis menahan malu.
Kevin yang melihat kejadian itu hanya bisa senyum-senyum. karena melihat tingkah temannya dan orang yang baru ia kenal.
Tiba-tiba... kruyukkkk....
suara perut Maria yang kelaparan memecah kecanggungan itu lagi. ia benar benar malu bisa bisanya seorang artis papan atas berkelakuan seperti itu... ia menutup wajahnya dan berkata
" Maaf, aku lapar. aku belum makan dari kemarin sore" ucap Maria malu malu.
" Ya ampun... ha ha ha ... santai saja nona maria. baiklah aku akan membeli sarapan dan minuman di luar" . ucap Bowo sambil berdiri dan meraih kunci Motor.
"Vin, jagain dulu idolaku. awas Lo macem-macem". ucap Bowo mengancam.
" Emang kalau gue macem-macem Lo mau apa?". tanya Kevin .
" Gue bakal usir lo dari sini dan kasih tau Om Abdul kalo lo disini" ucap Bowo kembali mengancam.
"Cih... Ok ok. Gue bercanda kali Wo". Kevin berusaha meyakinkan..
sambil menunggu Bowo, Kevin pun menghidupkan Televisi supaya suasana tidak terlalu canggung.
Saat Televisi bru saja hidup, tidak sengaja mereka melihat berita yang membuat mata Maria langsung melotot.
What???!!!....
Bersambung....
____________
capek gaes ngetiknya... makasih ya teman2. silahkan komen dn berikan semngat kepada author yaaa...
Saranghae❤❤
Princess Amy
__ADS_1