
Brukk...
"awww...." Maria memekik kecil... lalu mendongak keatas.
"apaan sih yang aku tabrak ?" Mariapun mencoba merba- raba yang ada di hadapannya.
"Ha ha ha kayaknya aku nabrak tembok deh keras gini".
"enggak- enggak kayakny ini tiang listrik deh. Ha ha ha tinggi bener". seperti biasa di bertanya sendiri dan menjawab sendiri.
sementara yang sebenarnya ia tabrak dan raba- raba aaadaaalahhhh.... jeng jeng jenggg.
Kevin Nugroho seorang laki-laki dengan wajah yang tampan berbadan tegap dengan tonjolan tonjolan otot sixpack di tubuhnya. tingginy 175 cm dan brewokanny menambah kesexyian. kini ia berusia hampir 27 tahun.
Sebenarnya ia anak pengusaha kaya tapi ia bersembunyi dari orangtuanya agar ia tidak di jadikan sasaran sebagai pengganti ayahnya untuk memimpin sebagai CEO perusahan NUGROHO GROUP. bukan karena dia tidak ingin, alasan lainnya juga karena dirinya belum siap dan kakak laki lakinya akan membencinya jika ia menerima tawaran itu. Ayahnya ngotot Memilih Kevin karena ia yakin Kevin mampu membawa perubahan besar di Nugroho Group perusahaan turun temurun itu. Kakak laki lakinya David Nugroho sebenarnya juga pintar dalam kepemimpinan, tapi sikap tamaknya lah yang membuat ayahnya kurang setuju jika David di jadikan seorang CEO . Kevin yang hanya tau jika kakakny sangat menyayanginya tidak tau menau sebenarny sifat kakakny itu.
kisah persembunyiannya juga tidak luput dari campur tangan David kakak laki lakinya. kakakny tetap mengirimkan sejumlah uang kepada kevin.
Ok Lanjut di Bar ya gaeess..
Kevin menerima telfon dari temannya saat ini ia berada di bar dekat apartemen mereka. ya Kevin sekarang tinggal bersama dengan temannya lebih tepatnya sahabatny dari jaman Orok. berbeda dengan Kevin yang maco. sahabatnya ini agak kemayu profesinya adalah sebagai designer meskipun belum terkenal, tapi ia memiliki butik yang lumayan banyak pengunjungnya dengan nama Wibowo collection sesuai dengan namanya wibowo.
📱Hallo vin, kesini dong temenin gue.
📱Dimana Loe?
📱Bar deket apartemen, jalan juga nyampe. vin cepetan yak. gue mau curhaat hu hu hu.
📱tumben amat kesitu sendirian. ya udah tunggu.
Kevin pun tiba di bar. dia melihat keseluruh ruangan mencari sosok gendut yang galau.
" ngapain sih elo kesini segala, tumben banget?" Kevin bertanya tanya ada apakah gerangan yang membuat sahabatnya ini nampak frustasi.
"pulang aja yuk, ngpain juga lo cerita di sini. disini gak akan kedengeran. brisik banget disini". Kevin memang tidak menyukai kebisingan dan huru hara . ia suka ketenangan dan kesunyian.
Kevin hendak bangun dan memapah Bowo yang sudah mulai mabuk. tapi tiba- tiba.
Brukk ...
seorang wanita menabraknya dan hampir terjatuh, dengan segera ia menangkap tubuh wanita itu agar tidak terjatuh karena jalannya yang sudah tidak seimbang.
__ADS_1
wanita itu berpegangan pada tangan kekar Kevin dan mulai mengoceh bahwa dirinya dikira tembok dan tiang listrik.
"Heii... Kalau jalan bisa hati - hati tidak sih?!".
"He he he minggir aku mau pulang" ucap Maria mencerecau.
Maria sudah sangat mabuk,kaki nya sudah lemas tidak bisa digunakan untuk berjalan.
ia masih berpegangan di lengan kevin.
"Bowo mendingan Lo pulang duluan deh. Lo kayaknya masih sanggup jalan sendiri". ujar Kevin. "gue mau urus ni cewek dulu". lanjut kevin.
"siapa sih nih?. maaf nona bisa saya minta alamat anda biar saya antarkan anda pulang?" tanya Kevin
yang ditanya sudah mabuk berat dan hanya menjawab " apartemen" dengan suara oelan hampir tidak terdengar.
ni orang ngomong apa sih?!.
Kevinpun mengulang pertanyaannya.
karena kurang mendengar jawaban Maria yang tertutup masker, akhirnya Kevin mebuka masker milik Maria.
"Astagaaa malah pingsan lagi. aku tau apartemen, tapi masalahnya apartemen di kota S ini banyak. apa apartemennya sama dengan Bowo?". Kevinpun hanya bisa bertanya-tanya tanpa ada yang menjawab.
"ahhh ya udah lah aku bawa aja dulu ke apartemen Bowo". Kevin pun mengangkat tubuh ramping Maria seperti tanpa beban. tanpa disadari oleh Kevin ternyata ada beberapa orang yang menyadari siapa orang yang dibawanya.
"Eh itukan Maria" seru orang di luar bar langsung sigap mengluarkan HP dari tasnya. dan beberapa orang lainnya juga melihat dan menyadari siapa yang Kevin gendong.
"Gila.. itu itukan Maria, Maria Cristie, Oh my god... kok dia sama laki-laki". orang itu juga mengabadikan momen itu agar tidak ketinggalan berita. Merekapun langsung memposting hasil jepretan mereka ke akun Medsos masing-masing.
Sesampainya di apartemen Bowo, Kevin langsung meletakkan tubuh Maria di sebuah sofa ruang tamu. " Humh .. apa yang aku lakuin ini? ahh tapi Kalo di tinggal juga gak mungkin. udahlah besok pagi juga dia bakalan sadar". Kevin menggerutu atas sikapnya yang terlalu baik. Kevin pun ke kamarnya untuk mengambil sebuah selimut. saat kembali ke ruang tamu, Kevin melihat Maria sudah berada di bawah sofa sambil berusaha melepaskan jaketnya.
" Duh panas banget!!!.... erghhh susah baget sih bukanya uh". Maria pun tak berhenti berusaha membuka jaketnya. padabal itu sangatlah mudah tapi keadaannya yang sedabg mabuk semuanya menjadi sulit untuknya. karena tidak berhasil membuka jaketny ia pun tertidur kembali.
Kevin yang melihat kejadian itu hanya bisa tersenyum, dan berfikir untuk memindahkan dia di kamarnya saja. "Biarlah aku yang tidur d sofa malam ini" pikir Kevin. "Bisa bahaya, cantik cantik kelakuannya bar bar banget hahaha". Kevin tertawa sendiri di tengah m alam.
________________
Pagi haripun tiba. Matahari pun sedikit demi sedikit muncul dari ufuk timur menyinari bumi dan menjadi saksi setiap kegiatan umat manusia. Maria masih tertidur, begitupun juga Bowo sang pemilik apartemen yang ia tumpangi. Kevin juga masih tertidur di sofa. siapakah diantara mereka yang bangun duluan??? jeng jeng jeng jeeeeng....
Dan ternya si Bowo yang bangun duluan. ia memanggil manggil Kevin dengan mata masih sedikit terpenjam.
__ADS_1
"Vin bangun Vin ayok katanya kita mau butik gue". Dor dor dor.... ceklek ceklek. dia menggedor gedor pintu kamar sahabatnya dan sesekali berusaha membuka pintu tapi ternyata pintunya di kunci.
Kevin yang mendengar Kehebohan itu langsung terbangun dari mimpi indahnya. dan langsung berlari ke arah kamarny.
"Hei hei... gue disini". Ujar Kevin sambil setengah berlari.
" Loh kok elo di luar?, kalo elo di luar ngapain juga di kunci segala Kampret!. Wibowo alias Bowo pun kesal atas tingkah laku sahabatnya itu.
"Sori Wo nanti gue jelasin. Elo siap- siap aja dulu , gue juga mau siap- siap, Oke Bro.."
" Ya udah deh ". jawab Bowo singkat.
Kevin membuka pintu dan dia langsung terperangah dengan apa yang dilihatnya.
bagaimana tidak, Maria hanya menggunakan sport bra sedangkan jaket dan kaosny sudah di bawah kasur. Maria hanya memakai selimut sampai pinggangnya.
" Hah.... Ya ampunnn kelakuan perempuan ini bener-bener deh, dia pikir ini dimana seenaknya saja buka buka baju". Kevin menggerutu karena kelakuan maria yang seakan akan menganggap kamarnya adalah kamar maria.
"Hei bangun" ucap Kevin agak meninggi.
"Hei perempuan, Kalau kamu gak bangun aku gak segan segan ngapa- ngapain kamu ya" . ucap kevin dengan nada jengkel.
Maria pun terbangun karena ada suara orang yang memanggilnya. dia fikir itu suara managernya. tapi setelah difikir- fikir lagi managernya kan perempuan. kenapa suaranya nge-bass kayak cowok maco??.
Mariapun merasa asing dengan kamarnya. bukannya kamarnya warna Pink, bahkan dia masih ingat ia mengganti spreinya dengan motif Hello Kitty kemarin. dalam keadaan badan telungkup ia membuka matanya.
setelah yakin 95% nyawanya terkumpul ia pun membalikkan badannya dan melihat siapa orang yang telah membangunkannya.
"aaaaaaaaaaa........"
Bersambung....
___________
ditunggu ya teman teman episode selanjutnya... kalian bisa komen untuk memberikan author inspirasi dan semangat.
jangan lupa likenya dan jadikan Novel ini sebagai novel favorit kalian yaa...
Saranghae❤❤
Princess Amy
__ADS_1