
Merekapun telah memasuki apartemen milik Bowo, dan duduk di kursi ruang tamu tersebut.
"sebagai manager dari Maria saya benar benar minta maaf sudah merepotkan kalian berdua dan khusus tuan Bowo maaf pernah menolak kerjasama dengan anda" ucap Dewi membuka obrolan sore itu.
"gak masalah kok mbk Dewi toh sekarang yang bersangkutan sudah setuju kerjasama sama saya he he he" ucap Bowo dengan percaya diri.
" dan dengan tuan kevin saya benar2 berterimakasih karena sudah mau menolong Maria yang jiwanya masih labil ini" ucap dewi lagi.
"iya sama sama Dewi, tidak perlu sungkan" ucap Kevin singkat.
"jadi kedatangan kami kemari adalah mengajak kerja sama antara kami dan tuan Kevin".
"Maaf, maksud anda kerja sama yang bagaimana?.
"begini, mengenai skandal Maria dengan anda sudah heboh di internet. malah skandal perselingkuhan mantan pacarnya dengan sahabatnya tertutupi dengan rapi, jadiiii...". belum sempat Dewi menyelesaikan kata katanya Maria sudah memotong perkataannya.
"tunggu tunggu....Kok kakak tau Tomi selingkuhnya sama Agnes?!. tanya Maria tiba tiba.
" Duh Maria Maria... orang yang baru dateng ke dunia Entertain juga bisa nebak kalo mereka ada apa apanya. kamu gak sadar apa setiap Agnes nemenin kamu dia sering curi-curi pandang ke Tomi. Dasar kalau sudah buta sama cinta, ya gitu tuh... gak ngelihat kiri kanan. taunya yang di depan bener aja. dan malah sudah main serong". ucap Dewi ngegas.
Kevin dan bowo yang melihat hanya senyum senyum saja melihat dua orang di depan mereka saling berbalas bicara. seperti tidak dengan seorang artis dengan manager. malah seperti kakak dan adiknya.
"sudah-sudah, saya tidak mau membuang waktu saya silahkan katakan apa yang anda mau" ucap Kevin tiba tiba memberhentikan pembicaraan antara Maria dan Dewi.
"begini Tuan Kevin, besok Kami akan mengadan acara konvrensi pers untuk mengklarifikasi skandal itu. rencanya kami akan mengatakan kepada media bahwa anda adalah Bodyguardnya yang baru saja di pekerjakan untuk Maria. begitu..."ucap dewi sedikit pelan.
" apa?? Bodyguard??.. maaf saya tidak butuh pekerjaan ini!saya sedang tidak butuh uang" ucap kevin menolak.
"Loh kak kok gitu?? emangnya gak ada alesan lain apa? aku gak mau tiap hari ketemu sama pager tembok ini!!." ucap maria tanpa menyaring kata-katanya.
__ADS_1
" apa kamu bilang??? pager tembok??? " tiba tiba kevin yang kalem tersulut emosi gara gara ejekan pager tembok.
"kak, kan orang orang juga belum tahu yang di foto itu Kevin". ucap mari berusaha meyakinkan Dewi. padahal dalam hatinya mau bangeeet.
"siapa bilang hah?. setiap detik foto foto baru bermunculan tahu. artikel artikel ini juga gak bisa di hentikan. ini foto terbaru Kevin dan bowo hari ini mereka mencocokkan postur tubuh Kevin dengan foto yang ini dan yang lama." ucap Dewi penuh dengan kekhawatiran.
"hadeeehh... emang susah jadi artis top gini. selalu aja ada paparazi di mana mana" Maria membagakan dirinya sambil mengipas ngipaskan tangannya.
"Ok jadi apa yang harus aku lakukan?". tiba tiba kevin berbica di antara mereka lagi.
" wahh jadi Tuan Kevin bersedia menjadi bodyguard Maria, tenang saja ini hanya pura2 sampai skandal ini mengholang dengan sendirinya. dan anda tetap dapat bayaran kok hehehehe" ucap Dewi dengan canggung.
"saya sudah bilang tadi, saya sedang tidak butuh uang" ucap Kevin sedikit menekankan kata katanya.
"ok, jadi biar deal kamu mau apa dari aku?" tanya Maria.
"pertama, aku bisa ikuti semua kegiatan kamu tapi ketika aku ada urusan aku harus ninggalin kamu. Ke dua aku akan bicarakan yang kedua ini nanti cuma sama kamu BERDUA. dan ketiga, aku belum kefikiran. mungkin suatu saat akan aku minta". kevin menjelaskan semua permintaannya supaya dia mau menjadi Bodyguard pura puranya Maria".
"Kak Dewi....!!" Maria langsung cemberut.
"nah dan untuk Tuan Bowo, besok saya mau anda bawa surat kerjasamanya dan Maria harus Tanda tangannya di depan saya".
"Ok Ok, Dewi" Ucap Bowo singkat. dia sudah membayangkan kasurnya yang empuk untuk merebahkan tubuh gendutnya yang lelah .
"dan harus buat design baju yang bagus bagus". ucap dewi lagi tanpa lelah berbicara.
"It's Ok, No Probleme".ucap bowo sambil menunjukan jari jempolnya.
"pokonya tugas Tuan Kevin cuma menemani kegiatan Maria, soal keamanan yang lain biar team keamanan yang saya atur saja yang mengawasi. tuan tidak usah khawatir"
__ADS_1
"Ok, Baik mbak Dewi semoga kerja sama kita ini saling menguntungkan" kevin berkata sambil tersenyum ke arah Maria .
"baik kalau begitu saya dan Maria undur diri dulu" ucap Dewi lalu berdiri mengulurkan tangan ke arah Kevin dan Bowo. Merekapun menyambut uluran rangan tersebut. begitupun juga Maria melakukan hal yang sama yang dilakukan Dewi.
"Baik, hati-hati di jalan Mbak Dedew" ucap Bowo yang ikut berdiri juga. sebutan Dedew membuat Dewi membelalakkan mata ke arah Bowo begitupun yang lainnya.
"Ha ha ha Terimakasih atas perhatian tuan Bowo" Dewipun menuju ke arah pintu di ikuti Maria di belakangnya, sedangkan Bowo langsung berlari menuju Kamarnya. hanya Kevin yang mengantar mereka sampai depan pintu, ia juga menyaksikan Dewi berpamitan dengan Maria. saat Dewi sudah memasuki pintu lift, Kevin menarik tangan Maria masuk ke dalam apartemen Bowo.
"aww... apa apaan sih kamu mmmmm" Kevin menutup bibir Maria yang tidak berhenti bicara. tubuh maria terhimpit ke dinding .
"bisa gak sih kamu gk usah teriak teriak ngomongnya. syarat yang Kedua, aku belum bicarain sama kamu". ucap Kevin.
Mariapun menepis tangan Kevin yang masih membungkam bibirnya.
"Jadi apa yang kamu mau??" tanya Maria.
" Aku mau kamu turuti semua kata kataku, apaun itu dan membantuku" jawab Kevin.
"ahh nanti saja kita bicarakan lagi, ini hari yang berat untuk kita, kembalilah ke apartemen dan istirahat" ucap Kevin lagi dengan wajah yang tidak bisa di tebak.
"apa kamu punya masalah?" tanya Maria.
" belum saatnya aku bercerita padamu Maria, kita baru kenal. tapi entah kenapa aku ingin berbagi perasaanku ke kamu. sudah sudah, lembalilah ke apartemenmu" ucap kevin lagi sambil mendorong tubuh Maria ke arah pintu.
"Ok Ok, aku tahu kita baru kenal, tapi percayalah meskipun aku agak labil tapi akuvorang yang bisa di percaya. aku pendengar yang baik he he he" Mariapun berlalu, Kevin memandnagi punggung Maria sampai hilang di balik pintu.
"Maria benar benar mirip dengan dia" Kevin mengingat kenangan saat dulu pernah bersekolah di sebuah kampung. dulu ia pernah di bawa oleh ibunya kekampung itu saat ayah dan ibunya berselisih paham karena David. Itu juga lah yang menjadi alasannya belum bisa memaafkan ayahnya secara penuh.
_________
__ADS_1
Bersambung.....