OHHH MY LECTURE

OHHH MY LECTURE
Bab 13


__ADS_3

Ara keluar dari kamar menuju dapur, dia membuka kulkas dan mencari sesuatu yang bisa dia makan, karena sejak siang tadi dia belum makan apapun.


Namun sayang Sean belum sempat belanja bahan makanan untuk stok di Apartemen mereka.


"kamu cari apa? tanya Sean yang datang dari dalam kamar.


"Saya lapar, ini lagi nyari bahan makanan di kulkas tapi ga ada" jelas Ara


"Kaya bisa masak aja" sindir Sean


DIH RESEK BANGET SIH


"Ayo" ajak Sean


"Mau kemana?"


"Lah katanya laper, ayo makan sekalian belanja bulanan" ajak Sean


"ntar ganti baju dulu" ucap Ara berjalan ke arah kamar untuk ganti pakaian.


Sean menghentikan mobilnya di parkiran mall tempat mereka akan berbelanja sekaligus makan.


Sean keluar dari mobil tanpa menunggu Ara "Set dah buru - buru amat, tungguin kenapa" gerutu Ara.


Mereka memasuki salah satu restoran di sana "mau apa?" tanya Sean.


"mbak saya mau, nasi goreng seafood, kentang goreng, tumis toge, udang goreng sama es jeruk satu" ucap Ara menyebutkan pesanan nya


"Emang abis?" tanya Sean


"Abis lah, kenapa emang, bapak ga ada uang buat bayar? tanya Ara


"Enak aja, uang saya banyak, ga bakalan abis kalo cuma buat bayarin kamu makan doang" sombong Sean


SOMBONG BANGET LU JUPRI, LAMA - LAMA GUE TEBAS JUGA LU.


"bapak mau pesen apa? buruan elah, mbaknya pegel ini nungguin" desak Ara.


"Saya pesan beef steak satu sama jus mangga satu" ucap Sean sembari memberikan buku menu kepada pelayan restoran tersebut.


"Pak saya ke toilet bentar ya" ucap Ara yang hanya di angguki oleh Sean.


Tak selang berapa lama setelah Ara ke toilet, seorang perempuan menghampiri Sean.


"Hey, Sean udah lama kita ga ketemu, apa kabar? ucap perempuan itu.


Dahi Sean berkerut, dia merasa tidak mengenal perempuan yang tiba - tiba duduk si hadapannya itu.


"kann kamu lupa.. Aku Cindy temen lama kamu" ucap perempuan bernama Cindy itu.


"maaf" jawab Sean bingung karna masih tidak mengingat siapa Cindy dalam kehidupannya.


"What? Really?" ucap Cindy.


"kita pernah satu kelas dulu waktu semester 3, dimata kuliah Mr. Broto" jelas Cindy


"Ohhh" ucap Sean singkat


Dari kejauhan Ara melihat suaminya berinteraksi dengan seorang perempuan, Ara lantas berjalan menuju mejanya.


Ehemm...


Ara duduk di kursinya. Kedua nya pun menoleh ke arah Ara.

__ADS_1


"Eh.. sorry aku ganggu obrolan kalian ya?" tanya Ara


Cindy tersenyum " Enggak kok gapapa, Kamu adiknya Sean ya?" tanya Cindy menatap Ara.


"Hah?" ujar Ara mendongakkan kepalanya.


"Kenalin nama saya Cindy teman lama Abang kamu, dulu kami satu kampus dan sempat satu kelas juga" ucap Cindy mengenalkan diri.


BUSET DAH MUNAROH, GUE BELUM JAWAB UDAH MAIN NYEROCOS AJE.


Ara meraih uluran tangan Cindy "aku Ara mbak" ucap Ara.


Ara langsung menyantap pesanannya yang sudah tersedia di mejanya "mbak aku makan duluan ya" ucap Ara. yang di angguki Cindy.


Ara memperhatikan Sean hanya diam melihat tingkah Ara yang makan dengan lahap.


"kamu masih sekolah ya?" tanya Cindy.


"engga mbak, saya udah kuliah semester 5, kenapa, muka saya masih terlalu imut ya?" ujar Ara sembari mengedipkan - ngedipkan matanya.


"Adik kamu lucu yah Sean." ucap Cindy pada Sean yang tidak di gubris oleh Sean.


Akhirnya Cindy beranjak pergi karna di abaikan oleh Sean.


"Pak ayo makan, diem - diem bae, Nanti saya abisin Nangesss" ucap Ara.


Sean menatap Ara curiga, "kenapa dia bersikap biasa saja saat melihatku dengan perempuan lain?" ujar Sean dalam hati.


"pak"


"pak"


"pak Seannnn" ucap Ara sembari melambai - lambaikan tangannya di depan muka Sean.


"Bapak kenapa dah? kesambet ? dari tadi diem aja ngeliatin saya, bapak pengen nyicip makanan saya?" tanya Ara.


"Yaudah bagus deh" ucap Ara melanjutkan acara makannya


Ara memang merasa biasa saja melihat Sean dengan Cindy, karna menurut Ara Sean adalah laki - laki yang bisa di percaya dan memegang Komitmen.


Lagi pula kalau mereka selingkuh ngapain juga Sean mukanya biasa saja saat ke gep oleh Ara, pasti udah gelabakan kaya ayam di cekek.


***


Ara dan Sean menyusuri lorong - lorong yang ada di Supermarket, "pak, bapak mau makan apa?" tanya Ara.


"Yakin nanya saya mau makan apa?" tanya Sean.


"Lah emang nya kenapa?" ucap Ara nyolot


"Kamu kan ga bisa masak" ucap Sean


KAN BISA LIAT TUTORIAL DI YUTUP JAMALLL.


"Bisa kok, saya bisaa yakin deh" Ucap Ara dengan percaya diri.


Sebenarnya Ara sedikit demi sedikit sudah mulai belajar memasak, dia sering bertanya soal resep ke Mama nya.


"Saya mau Opor Ayam" ucap Sean


"gampang itu mah" remeh Ara.


Lama mereka berkeliling mencari segala keperluan di Apartemen mereka.

__ADS_1


***


Huft... capek bangettt" ucap Ara mengibas - ngibas kan tangan di depan wajahnya.


"Kaya abis nguli aja" sindir Sean.


Ara mendelik tajam ke arah Sean, "udah ah saya mau mandi" ucap Ara meninggalkan Sean di ruang tengah.


Di dalam kamar mandi Ara melakukan segala ritual mandinya seperti biasa , sambil bernyanyi - nyanyi tidak jelas.


"Boombayah... tet tet tenonet tenonet none nonet"


Ara bernyanyi sembari berjoget ria memutar - mutar tangannya memperagakan garakan Dance yang ada di Youtube.


Setelah puas dengan kegiatannya di dalam kamar mandi, akhirnya Ara keluar juga.


"Kamu itu kalau mandi berisik sekali" keluh Sean karena dia terganggu dengan suara cempreng Ara.


Ara tidak menjawab perkataan Sean, dia mengeringkan rambutnya dan segera keluar menuju dapur.


"Oke kita mulai dari mana ini" ucap Ara bermonolog.


Ara membuka aplikasi YouTube di ponselnya dan memutar video tutorial memasak Opor Ayam.


Sekitar 1 jam lamanya ara berkutat dengan dapur akhirnya masakan yang di buat Ara pun jadi.


Ara telah menata masakannya di meja makan.


Setelah itu ara kembali ke dapur, "ASTAGA, udah kaya di acak - acak kingkong aja ni dapur" ucap Ara


Lantas Ara mulai membereskan segala peralatan tempurnya tadi, hingga Sean masuk ke Dapur.


"makan pak, saya udah masak" ucap Ara.


Sean menarik kursi meja makan, "Yakin ini aman?" ucap Sean penuh selidik


"Aman lah pak, emang nya bapak kira saya masukin sianida ke dalam masakan saya, Janda dong nanti saya" ujar Ara.


MASA IYA BARU KAWIN UDAH JADI JANDA


"husss.. sembarangan kalo ngomong" ucap Sean.


"Ya makanya, jangan curigaan mulu sama saya"


"Saya hanya memastikan" ucap Sean.


Ara mengambil piring dan menyendokkan nasi untuk Sean "Segini cukup?" tanya Ara


"emm..." ucap Sean singkat


AM EM AM EM AJA, SARIAWAN LO.


Kemudian Ara mengambil sepotong ayam ke dalam piring lalu menyerahkannya kepada Sean.


Sean mulai makan "gimana?" tanya Ara takut - takut kalau masakannya ga enak.


"Enak" ujar Sean


"serius enak?" tanya Ara memastikan


"iya, sana kamu juga makan" suruh Sean


"okedeh kalo gitu" ucap Ara.

__ADS_1


"ga nyangka Ara bisa masak dengan cepat" ujar Sean dalam hati


***


__ADS_2