ONLY MINE INSPEKTUR JEON

ONLY MINE INSPEKTUR JEON
EP. 10


__ADS_3

PART 10


__


Tidak tahan dengan godaan yn, Taehyung akhirnya menyambar bibir Yn dengan begitu agresif, yn yang memancing hasrat Taehyung bahkan tak bisa mengimbangi ciuman kekasih nya itu, alhasil Yn hanya terpejam menikmati lembut nya sapuan bibir dan lidah Taehyung.


Setelah beberapa menit berciuman, yn melepas paksa bibirnya karena ia mulai kehabisan pasokan oksigen.


"Menarik," ucap Taehyung. Ia menarik sudut bibir nya dan tersenyum pada yn, sedikit meremas milik gadis itu.


"Ayo kembali, jangan sampai Soobin dan Hyura curiga karena menunggu kita terlalu lama disana," Taehyung


"Baiklah," yn mengikuti Taehyung yang sudah berjalan lebih dulu seraya menarik tangan gadis itu.


__


"Lama sekali, kalian membicarakan apa?" Tanya Soobin menginterogasi


"Tidak ada, hanya berbagi cerita," Yn


"Dan kehangatan," lanjut Taehyung dengan sangat pelan.


"Baiklah, yn ayo lanjutkan makan nya," Hyura


"Baik, terimakasih Hyura," Yn


__


"Ini sudah sore, apa kita pulang saja?" Tanya Yn pada teman teman nya yang mulai jengah menuruti keinginan nya. Mungkin black card milik Soobin dan Taehyung hampir terkuras habis isinya untuk membayar makanan yang yn beli.


"Dari tadi kami sudah mengajak mu untuk pulang, tapi kau banyak alasan, masih mau inilah, itulah, kau ingin segalanya," Ucap Soobin


"Yak! Choi Soobin! Aku melakukan ini karena apa? Karena besok besok belum tentu kita bisa berkumpul bersama seperti ini. Kalian mungkin masih bisa, tapi aku? Setelah ini aku akan berada di penjara bersama Jeon Jungkook itu," ucap Yn


Hingga akhirnya keempat manusia itu pulang dengan menggunakan mobil milik Soobin. Jangan tanyakan kemana mobil Taehyung, karena gadis nya itu meminta Taehyung datang ke rumah hanya dengan taxi online.


__


"Baik, terimakasih waktunya Soobin-aa taehyung-aa, aku sangat bahagia hari ini, dan.. jangan lupa untuk besok, aku akan menunggu kalian untuk menjadi penyemangat ku," Yn


"Kami akan datang," Soobin


_


_


"Chagia, kenapa tidak kita batalkan saja perjodohan yn dan Jungkook," usul Yeni pada suaminya Yoongi yang sedang fokus mengutak-atik laptopnya.


Sefokus apapun itu, Yoongi akan mengabaikan hal apapun jika istri nya tengah bicara padanya.


"Apa? Em, tidak tidak itu tidak mungkin. Besok adalah pernikahan mereka, bagaimana mungkin kita akan membatalkan nya," Yoongi


"Chagia kau tau, Jungkook maupun yn sama sama tidak saling mencintai, aku takut hal yang sama yang terjadi padaku terjadi juga pada yn," Ujar Yeni


"Dengar, Jungkook adalah pria yang sangat pintar dan bijaksana. Dia tidak mungkin melakukan hal bod oh seperti yang aku lakukan dulu, kau tidak perlu khawatir pada nya," Yoongi

__ADS_1


"Baiklah, aku harus keluar. Aku akan melihat apakah Yn sudah pulang atau belum," Yeni keluar dari kamar nya dan menuju ke ruang tamu.


Kebetulan sekali, saat Yeni menuruni anak tangga, yn sedang menuju ke sofa dengan beberapa paper bag yang di tenteng nya di lengannya.


"Yn sayang, kau sudah pulang?" Sapa Yeni


"Eomma!" Yn berlari menghampiri Yeni dan bergelayut manja dalam pelukan wanita itu.


"Bagaimana Eomma? Apa aku akan tetap menikah besok?" Tanya Yn


"Maafkan eomma, eomma tidak bisa melakukan apapun. Appa mu bersikeras untuk menikahkan mu dengan Jungkook," Yeni


"Baiklah, tidak apa. Oh iya, aku membelikan sesuatu untuk Eomma," Yn


"Benarkah? Apa itu?" Tanya Yeni


"Kemarilah," yn menarik tangan Yeni dan membawanya untuk duduk di sofa. Yn meraih satu paper bag dan memberikannya pada sang ibu.


"Bukalah, mungkin Eomma akan menyukainya," Yn


Yeni membukanya dengan senang hati, mata wanita itu berbinar kala melihat sebuah kotak transparan yang isinya merupakan sebuah liontin yang berinisial kan Y.


Senyuman Yeni seketika luntur tanpa sebab, ia melihat Yn penuh tatapan mengintimidasi.


"Darimana kau mendapatkan kalung ini?" Yeni


"Sebenarnya aku hanya membelinya, bukan membayar nya. Aku menyuruh Soobin untuk membayar beberapa barang yang aku belanjakan untuk Eomma," Yn


"Benar? Kau tidak berbohong?" Yeni


"Kau, putri kecil ku. Tidak terasa esok kau bukan milik kami lagi, pria lain akan membawamu pergi dari rumah ini. Ingat, setelah pergi jangan pernah lupa untuk mengunjungi kami," Yeni


"Eomma, aku bahkan tidak pernah berpikir akan melupakan Eomma, appa maupun eonni, kalian adalah keluarga ku, mau bagaimana pun aku pasti akan selalu mengingat kalian," Yn


Tanpa keduanya sadari, sedari tadi Yoongi memperhatikan dan mendengarkan setiap ucapan yang terlontar dari bibir keduanya. Mungkin hati Yoongi tersentuh membuat pria itu sedikit terharu, hingga dapat dilihat dengan jelas matanya yang sudah mulai berkaca-kaca.


___


Tak terasa hari sudah berlalu, setelah kesibukan mempersiapkan pernikahan semalam, Jungkook sama sekali belum membukanya meski matahari sudah mulai memancarkan cahaya. Jam bahkan sudah menunjukkan pukvl 05.46, entah apa yang pria itu impikan hingga membuat dia masih enggan membuka mata.


"Jeon Jungkook, bangunlah! Ck kau ini, bagaimana kau ingin menjadi seorang suami kalau jam segini belum bangun eoh!" Bentak Junghan pada putra tunggal nya itu.


Ya, setelah melakukan persiapan pernikahan, Junghan meminta Jungkook agar menginap saja di kediaman Jeon daripada harus berkemas di apartemen nya sendirian, itu akan memakan waktu lama.


"Eungh astaga, appa percayalah aku sangat mengantuk, jika tidak pun aku sudah bangun dari jam 5 dini hari," ucap Jungkook. Ia tergesa gesa berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.


_


_


"Eomma, aku tidak nyaman menggunakan gaun ini, ini sangat berat," keluh yn pada Yeni.


"Kau harus sabar, inilah salah satu cobaan saat akan menjadi seorang istri, Eomma harap kau sudah benar benar siap untuk naik ke atas pelaminan bersama Jungkook," ucap Yeni mencoba meyakinkan putri nya itu.


"Semoga aku sudah benar benar siap, lalu kapan kita akan pergi ma?" Yn

__ADS_1


"Mungkin setengah jam lagi, Eomma masih belum beres beres. Kau tunggu disini, Eomma akan kembali 20 menit lagi, jangan kemana mana mengerti?" Yeni


Yn hanya mengangguk, ia membiarkan Yeni pergi, sembari menunggu Yeni kembali, Yn memperhatikan dirinya dengan jelas di cermin.


"Ternyata nanti aku bukan lah anak remaja lagi, aku akan melepas masa lajang ku, apa aku sudah siap menjadi seorang istri? Istri dari kekasih saudari ku?" Gumam Yn


Asik bermonolog sendiri, tiba tiba seseorang memasuki kamar Yn. Menampakkan gadis berambut panjang namun tersanggul, dengan sedikit hiasan cinderamata.


"Yura?" Gumam Yn


"Apa kau sudah selesai? Kau akan menikah dan akan meninggalkan rumah ini, pasti aku akan merindukanmu," ucap Yura


"Berhenti mengatakan itu, memohonlah pada keluarga Jungkook agar membatalkan pernikahan ini, apa kau tidak takut tersakiti? Aku benci pernikahan ini," ucap Yn tanpa menatap Yura sama sekali


"Tidak, Eomma ataupun appa tidak akan pernah mengetahui hubungan ku dengan Jungkook, itu tidak benar, karena aku akan di nikahkan dengan saudara sepupu Eomma, sesuai dengan tradisi turun temurun keluarga ini," ucap Yura


"Tradisi turun temurun apa? Kenapa aku tidak mengetahui apapun?" Yn


"Keluarga ini mempunyai tradisi, dimana keturunan mereka akan dinikahkan dengan saudara sepupu nya. Seperti Eomma dan appa, mereka adalah saudara sepupu, dan aku juga akan menikahi sepupu ku," Yura


"Lalu kenapa aku menikah dengan Jungkook? Jungkook bukan lah sepupu kita, karena appa dan Eomma tidak mempunyai hubungan apapun dengan ahjuma Yeji maupun samchon," Yn


"E- em? S- sebenarnya, appa sudah menganggap paman Junghan sebagai saudara nya," Jawab Yura terbata bata.


"Hanya dianggap kan? Mau bagaimana pun tetap saja mereka bukan lah saudara, dan nyatanya aku dan Jungkook bukan lah sepupu, kenapa kami di nikahkan?" Yn


"T- tidak usah memikirkan itu, akupun tidak tau alasannya. Mungkin karena tradisi keluarga ini terlalu kuno, sudahlah apa kau sudah siap? Eomma menyuruhku untuk mengantar mu kebawah," Yura


Yn mengernyitkan dahinya, ia berdiri menatap intens wajah Yura membuat Yura merasa sedikit gugup. Yn tersenyum remeh melihat ekspresi gugup Yura.


"Jangan katakan kalau aku bukan lah bagian dari keluarga ini," Yn


"Apa yang kau katakan? Tentu kau adalah keluarga ini, kau adikku, jangan banyak bertanya, aku akan turun dan melihat ke bawah apakah Jungkook dan keluarga nya sudah datang, setelah itu aku akan kembali," ucap Yura dan segera meninggalkan kamar Yn.


Yura keluar dari kamar itu hingga tak terlihat lagi. Yn kembali duduk di meja rias nya.


"Sebenarnya aku tidak tega pada Yura karena aku terus membantah nya. Tapi mau bagaimana lagi? Saat aku melihat dia rasanya aku hanya ingin marah saja, ini semua sejak kejadian 6 tahun lalu itu," ucap Yn


Ia berjalan sambil mengangkat gaunnya yang menyeret di lantai itu. Yn meraih ponselnya karena mendengar sebuah notifikasi.


Taehyungie


“Sayang, jangan lupa lihat aku. Aku sudah datang, aku akan berdiri di dekat pelaminan agar kau tidak kesulitan mencari ku,”


Pesan itu membuat yn berhasil menitikkan air matanya. Gadis itu dengan cepat menghapus nya agar tak terlihat oleh siapapun.


.


.


.


╰┈➤ To be continued


Omg omg!!

__ADS_1


Saya up nya cfatt yaa😱😱


__ADS_2