
PART 24
__
"Baiklah kalau begitu, aku harus segera kembali. Sebenarnya aku harus masih berjaga di kantor. Aku akan mampir ke rumah kalian jika ada waktu luang, byee," kang Seol langsung pergi meninggalkan Jungkook dan Yn disana.
"Jeon, kenapa kau tidak membantu kang Seol untuk berjaga?" Tanya Yn
"Aku masih ingin menghabiskan waktu dengan mu. Lagipula atasan ku sudah memberi izin, dia juga memberikan aku cuti selama tiga hari. Jarang aku bisa bersama mu seperti ini," Jungkook bergelayut manja, ia menyandarkan kepalanya pada pundak Yn.
"Jung, ayo kita pulang," Yn
"Kenapa? Kita baru saja duduk," Jungkook
"Aku harus menyiapkan sesuatu untuk Hyura dan Soobin, tidak mungkin aku membiarkan mereka kelaparan saat datang ke rumah kita," Yn
"Kita bisa membeli makanan, atau minuman instan saja. Tidak perlu repot repot untuk mereka," Jungkook
"Baiklah terserah mu, tapi kita pulang sebelum jam sebelas," Ucap Yn
"Baiklah," Jungkook
__
"Aku sudah bosan, ayo kita pulang jeon," sudah dua jam lebih mereka berada di taman, bukan melakukan apapun melainkan Jungkook yang terus saja bermanja dengan Yn.
"Baiklah," Jungkook bangkit, ia juga membantu Yn untuk berdiri. Keduanya berjalan menuju ke parkiran tempat mobil mereka di parkir.
__
Pasutri itu kini sudah berada di rumah. Tak lupa tadi di jalan Yn membeli beberapa cemilan dan minuman untuk kedatangan Hyura dan Soobin nanti.
Tok tok tok
Atensi Yn teralihkan pada suara pintu yang tengah di ketuk seseorang. Yn berjalan membuka pintu.
"Hai Yn," sapa Hyura. Gadis itu datang dengan menenteng sebuah parsel buah di tangannya.
"Eoh kalian sudah datang? Ayo masuk," tawar Yn
Dengan senang hati Hyura dan Soobin masuk ke dalam rumah mewah itu. Hyura langsung duduk tanpa dipersilahkan untuk duduk.
"Jeon! Mereka sudah datang!" Teriak Yn
"Iya, aku akan menyusul!" Sahut Jungkook, sepertinya berada di dapur.
"Jadi bagaimana dengan hubungan mu dengan Jungkook?" Tanya Hyura
"Aku dan Jungkook baik baik saja, seperti suami istri pada umumnya. Memangnya kenapa?" Yn
"Pada umumnya? Wah, itu berarti.. aku dan Soobin akan segera mempunyai keponakan kan? Aaa aku tidak sabar, hei Soobin! Kenapa kau cemberut seperti itu?" Tanya Hyura
"Aku hanya sedih, rasanya tidak lengkap saat kita berkumpul tanpa ada Taehyung. Biasanya saat kalian sibuk bicara, aku dan Taehyung akan saling menjahili, aku merindukan Taehyung," ucap Soobin lesu
"Aku juga merindukan nya. Rasanya ingin sekali menyusul dia, tapi itu tidak mungkin karena tidak ada yang tau dia pergi kemana. Setiap hari aku sekalu berdoa dan berharap agar Taehyung membuka chat grup dan memberi kabar pada kita, tapi dia pergi dan menghilang begitu saja tanpa jejak," ucap Hyura
Yn hanya menyimak percakapan Hyura dan Soobin. Ia tidak mau ikut berbicara soal Taehyung, gadis itu sudah mencoba melupakan kekasih lama nya.
“andai kalian tau seberapa besar perjuangan ku untuk melupakan dia, kenapa kalian membahas dia saat ini? Itu membuat aku mengingat dia kembali,” ucap Yn membatin
"Yn!! Kemari lah sebentar!!" Teriak Jungkook dari belakang. Yn langsung menegakkan tubuhnya, ia pamit pada Hyura dan Soobin sebelum pergi dari sana.
__ADS_1
"Aku menyusul Jungkook dulu sebentar," ucap Yn
"Ya, baiklah," Hyura
Yn berjalan mencari keberadaan Jungkook. Namun gadis itu tak menemukan nya di dapur, alhasil Yn berjalan ke arah toilet rumah yang terletak agak ke belakang. Saat ingin melangkah lagi, seseorang menarik tangannya dan mendorongnya bersandar pada lemari es.
"Ahh!" Ringis Yn saat punggung nya membentur lemari es cukup keras.
"J- Jungkook?" Yn
"Membahas apa bersama mereka?" Tanya Jungkook. Matanya terlihat dipenuhi kabut cemburu membuat Yn sedikit gelagapan menghadapi nya.
"T- tidak ada," gugup Yn
"Aku ingin kau jujur padaku yn," Jungkook
"B- bukan apa apa, sungguh," Yn
"Benarkah? Jika aku mengetahui nya dari mereka aku akan sangat marah padamu karena telah berbohong padaku," Jungkook mendekat pada Yn. Yn kebingungan, ia tak bisa mundur karena lemari es menghadang jalan nya.
"M- mereka membahas Taehyung," Yn menunduk sedikit takut jika harus menatap Jungkook.
"Mereka?" Jungkook
"I- iya, mereka. Aku tidak membahas apapun tentang Taehyung. Aku juga tidak mau membahas nya," Yn
"Aku juga tidak suka jika kau membahas pria itu. Ingat! Dia telah pergi, dia meninggalkan mu, sekarang kau hanya milikku. HANYA MILIKKU!" Ucap Jungkook menekan kata kata terakhir nya.
"B- baiklah, sekarang lepaskan aku. Aku harus kembali," Yn mencoba mendorong dada Jungkook agar menjauh darinya.
Bukannya menjauh, Jungkook semakin menghapus jarak antara keduanya. Pria itu menatap hidung mancung Yn dengan senyuman nya. Kepala nya ia miringkan dan mulai ******* bibir manis milik Yn namun hanya sebentar.
"Ayo, aku ikut," Jungkook menarik pinggang Yn posesif. Mereka berdua berjalan berdampingan ke ruang tamu.
"Jeon, lepaskan. Mereka melihatnya," ucap Yn
"Memangnya kenapa? Kita suami istri, apa salah nya seperti ini? Kelak mereka juga akan mengalami hal yang sama kan," Jungkook
"Terserah mu lah," pasrah Yn
Pasutri itu duduk di sofa yang sama berhadapan dengan Hyura dan Soobin.
"Hai Soobin, Hyura, apa kabar kalian? Sudah lama aku tidak mendengar kabar klian," Jungkook menyapa
"Kami baik, kami disibukkan dengan tugas kuliah itu lah sebabnya kami jarang memberi kabar padamu ataupun Yn. Oh iya, kapan kalian akan memberikan aku dan Soobin keponakan yang lucu" tanya Hyura ceplas-ceplos membuat Yn membulat kan matanya.
"Ah, itu pasti secepatnya. Kalian mau berapa?" Jungkook
"Sepertinya sebelas, itu cukup untuk tim sepakbola bukan?" Ucap Hyura santai membuat Yn menutup mulutnya tak percaya dengan ucapan Hyura barusan
"Apa kau gila?" Yn
"Aku? Gila? Tidak yn, itu normal, benarkan inspektur Jeon?" Hyura
"Iya yn, Hyura benar," balas Jungkook
"Terserah,"
__
Hyura dan Soobin sudah pulang sejak empat jam yang lalu. Saat ini Yn tengah sibuk berkutat dengan alat alat masak nya. Setelah mandi tadi, Yn memilih untuk menyiapkan makan malam daripada dia harus berdiam diri di kamar.
__ADS_1
"Seperti biasa, masakan mu sangat harum dan tercium hingga ke kamar,"
Yn tersentak ketika tiba tiba dia mendengar suara itu, lebih kaget saat sebuah tangan melingkar di perut nya, sedikit mengelus perut nya yang terekspos dikarenakan Yn hanya menggunakan crop top.
"Jeon berhenti mengganggu ku atau kita tidak makan malam hari ini," Ucap Yn masih fokus mengaduk masakan nya.
"Tidak masalah sayang, aku lebih baik menahan lapar karena tidak makan daripada menahan gairah karena tidak memeluk mu," Jungkook
Yn mematikan kompor nya, ia kemudian menutup panci berisi sup ayam itu kemudian membalik tubuhnya menghadap Jungkook sambil terus memegangi sendok sayur dan mengarahkan nya pada Jungkook.
"Menjauh atau ku buat kepala mu biru karena terkena alat ku ini," ucap yn menunjukkan sendok sayur nya.
"Uuh baiklah, aku menunggumu di meja makan, sayang,"
Cupp
Jungkook meninggalkan kecupan singkat di bibir Yn sebelum dia pergi ke meja makan dan meninggalkan Yn di dapur.
_
_
"Inspektur Jeon dan istrinya tengah mencurigai seseorang, dia adalah seorang wanita yang sebelumnya juga pernah meneror mereka saat malam pertama pernikahannya Dan," ucap seorang gadis pada komandan polisi yang saat ini tengah berpikir keras untuk memecahkan kasus teror yang selalu datang pada salah satu anggota nya yang tak lain adalah Jungkook.
"Siapa dia?"
"Seingat saya namanya adalah Min Yura dan,"
"Baiklah, Kang Seol aku beri kau tugas untuk memata-matai Yura, cari informasi tentang nya,"
"Saya sudah dapat dan. Dia adalah anak dari CEO Min Yoongi, dia memiliki beberapa cabang butik di Seoul dan Busan," jawab kang Seol
"Baiklah, selalu awasi dia. Bisa perlu, selalu kirim orang untuk memantau pergerakannya di butik, kasus ini harus segera terpecahkan, meski belum terungkap apakah dia yang melakukan teror ini atau tidak, tapi aku ingin segera mengetahui pelaku nya,"
"Siap Dan!" Kang Seol
_
_
Kembali pada pasutri yang tengah melakukan makan malam bersama di kediaman mereka. Pasutri itu adalah Jungkook dan Yn.
"Aku mau kau menepati janji mu setelah ini yn," ucap Jungkook disela kunyahan nya.
"Janji? Janji apa?" Tanya yn kebingungan
"Oh ayolah sayang, jangan berpura pura lupa," Jungkook
"Tapi aku memang tidak ingat, memangnya janji apa yang aku ucapkan?" Yn
"Ekhem baiklah, aku sudah selesai. Aku menunggu mu di kamar sayang, jangan lupa untuk menemui ku," setelah minum Jungkook beranjak dari meja makan dan menuju kamar.
Yn hanya menatap heran pada kelakuan Jungkook.
"Janji? Janji apa?" Gumam nya
.
.
.
__ADS_1
╰┈➤ To be continued