
PART 15
__
13.20 waktu Korea Selatan
Yn mengerjapkan matanya berulangkali membiasakan cahaya untuk memasuki pengelihatannya. Gadis itu berniat bangkit setelah tidur dengan posisi duduk menghadap tv yang menyala.
Saat ingin bangkit, ia merasakan paha nya yang terasa berat akan sesuatu. Gadis itu menoleh ke bawah dan mendapati Jungkook yang masih tertidur dengan posisi yang sama.
"Hufh.. Jungkook bangunlah, ini sudah siang," ucap Yn mencoba membangunkan Jungkook dengan sedikit menepuk pipi nya.
Jungkook yang merasa terusik pun akhirnya melenguh mencoba membuka matanya. Pandangan pertama yang dilihatnya adalah perut istrinya yang terbalut sebuah crop top hingga tak menutupi seluruh nya.
"Eungh, sudah jam berapa?" Tanya Jungkook
"Entahlah, maka dari itu menyingkir dari sana, aku akan menyiapkan makan siang," Yn
"Baiklah, istri yang baik," ucap Jungkook disertai senyuman nya yang sangattttt manis membuat readers tercandu candu.
Setelah Jungkook tak lagi tidur di paha yn, gadis itu pergi ke kamar mandi untuk mencuci wajah nya agar tak mengantuk. Barulah setelah itu ia mulai menyiapkan makanan, mulai dari memasak seadanya hingga menatanya di meja makan.
"Kau bisa berjalan sendiri kan," Tanya Yn tanpa mengalihkan pandangan dari makanan yang sedang di tata nya.
"Tidak," singkat Jungkook
"Ch, tapi tadi aku melihat mu berjalan ke kamar mandi sendiri," Yn
"Itu terpaksa, aku sudah memanggil mu berulangkali untuk membantu ku, tapi kau tidak dengar karena sibuk mengobrol dengan Taehyung itu," sindir Jungkook
"Berhenti menyindir, kau bisa mengatakan hal itu jika kau sudah memutuskan hubungan mu dengan Yura, sebelum itu, kau tak punya hak untuk mengusik hubungan ku dengan Taehyung," Ucap Yn, ia mulai berjalan mendekati Jungkook dan membantu pria itu mulai dari berdiri, berjalan hingga duduk di kursi.
"Mau apa? Biar aku ambil kan," tawar Yn
"Kau sangat baik, istriku," ucap Jungkook membuat Yn jengah, gadis itu hanya memutar malas bola matanya.
"Katakan mau apa, kalau tidak mau apa apa ya sudah," Yn
"Baiklah, aku ingin merasakan bibimbap buatan mu, tolong ambilkan," Jungkook
Bersyukur Yn sudah menyiapkan satu porsi bibimbap, sebenarnya dia memasak itu untuk dirinya, tapi biarlah kali ini Yn mengalah saja dan memberikan itu untuk Jungkook.
"Ini, makan lah, kalau mau sesuatu katakan saja," Yn
"Baiklah, kau juga makan," Jungkook
"Aku tidak selera," Yn
"Ini masakan mu, bagaiman mungkin kau tidak selera? Ayo makan cepat, atau kau mau aku menyuapi mu?" Jungkook
"Tidak, aku tidak mau, ku bilang aku tidak selera," Yn
"Tapi ini masakan mu yn," Jungkook
"Lalu? Aku hanya memakan bibimbap siang hari, tapi kau meminta nya yasudah, aku mengalah, makan saja itu, jangan banyak protes, aku akan makan kalau aku sudah selera," Yn
"Kalau begitu ini, aku kembalikan. Ayo makan, aku akan makan yang lain," Jungkook menyodorkan bibimbap tadi pada yn.
__ADS_1
"Ck, sudah kubilang makan saja, aku bisa memasak nya lagi nanti. Sudahlah, cepat makan," Yn baru ingin beranjak dari meja makan, namun gagal karena Jungkook langsung menarik nya dan membawa gadis itu duduk di pangkuan nya.
"Kalau begitu ayo makan bersama, aku tidak akan membiarkan istriku melakukan aktivitas dengan perut kosong," Jungkook
"Tidak, lepaskan," Yn baru ingin bangkit, namun tangan Jungkook memegangi pinggang dan paha yn membuat yn terdiam.
"Ayo makan," Entah sejak kapan tapi Jungkook sudah menyodorkan sesendok nasi bibimbap itu di depan mata Yn.
"Aku tidak akan melepaskan mu sebelum kau makan," Jungkook
"Ck, dasar pemaksa," Dengan terpaksa yn memakan nya dan tanpa jijik Jungkook menyuapi dirinya sendiri dengan sendok yang sama.
"Tidak jijik?" Tanya Yn disela sela kunyahan nya
"Untuk apa jijik pada istri sendiri? Toh, nantinya juga aku akan merasakan langsung mulut mu itu," ucap Jungkook dengan ringan nya tanpa merasakan dosa sama sekali.
"Kau yakin?" Yn
"Em, kau menantang ku? Aku? Seorang Jeon Jungkook?"
"Tidak, aku hanya bertanya," Yn
Setelah itu tidak ada percakapan diantara keduanya. Jungkook dan Yn hanya fokus mengunyah makanan agar segera selesai, Yn pun tidak ingin berlama lama dalam posisi seperti ini.
"Jungkook!!" Seru seseorang, setelah membuka pintu apartemen Jungkook, orang itu masuk dan langsung terdiam saat melihat posisi Jungkook dan Yn.
"Eomma," sapa Jungkook saat melihat wanita yang sudah membesarkan nya selama bertahun tahun itu memasuki apartemen nya.
Yn yang merasa canggung langsung mencoba berdiri dari pangkuan Jungkook, namun lagi lagi Jungkook menahan pergerakan nya.
"Biar eomma mengira bahwa kita adalah pasangan romantis, tetaplah seperti ini," bisik Jungkook
Andai gadis itu tau, tatapan itu bukan karena posisi mereka saat ini melainkan karena Yeji memang tak pernah menyukai Yn menjadi istri dari putra sulung nya Jungkook.
"Lepaskan, lihat lah eomma mu menatap ku seakan aku itu adalah kotoran yang menempel di tubuh mu," ucap Yn berbisik.
"Yn, bisa buatkan aku minuman? Aku sangat lelah," ucap yeji, tanpa aba aba dia duduk di sofa di depan tv membelakangi Jungkook dan yn
"Lepaskan," gertak yn pada Jungkook meski mengucapkan nya dengan bisikan.
"Baiklah, ambilkan eomma minum setelah itu kembali kesini," Jungkook
"Dasar tidak sopan, hampiri Eomma mu dan ajak dia mengobrol. Sebelum itu minum lah terlebih dahulu, jangan menjadi anak Durhaka yang membiarkan Eomma mu duduk sendirian disana dan mengabaikannya," ucap Yn
"Baiklah, sayang," ucap Jungkook kemudian ia melepaskan Yn dari pangkuan serta pelukan nya. Disusul olehnya yang kemudian bangkit dan berjalan menghampiri Yeji.
"Sudah kubilang, dia bisa berjalan sendiri," gumam Yn saat melihat Jungkook yang berjalan santai menghampiri Yeji.
"Eomma, tumben datang kesini," Jungkook
"Apa aku sudah tidak bisa menjenguk putra ku lagi?" Yeji
"Eh eomma, tentu saja bisa, apa eomma datang tidak membawa buah tangan?" Tanya Jungkook, pria itu menatap Yeji yang kosong hanya menyandang tas.
"Ah kau sama sekali tidak berubah, tetap manja," ucap yeji mencubit gemas hidung putra nya.
"Apa salah manja kepada eomma ku sendiri eoh?" Jungkook
__ADS_1
"Tidak, tidak salah, sekarang bagaimana keadaan mu? Mertua mu menelpon ibu tadi pagi pagi sekali dan mengatakan kau di rumah sakit karena terkena anak panah seseorang, apa itu benar?" Yeji
Jungkook hanya mengangguk disertai senyuman tipis nya.
"Bisa eomma lihat?" Yeji
"Aah tidak, ini sudah di perban, tidak bisa dibuka," ucap Jungkook dengan manja nya
"Eommanim, ini minuman nya. Jung, minumlah air putih ini, kau belum minum setelah makan tadi," Yn menyodorkan air putih pada Jungkook dan Jungkook menerima nya.
"Terimakasih, sayang," ucap Jungkook dengan nada menggoda disertai seringaian kecil nya.
Sedangkan Yn hanya tersenyum hambar melihat ekspresi Jungkook. Ia kemudian berjalan ke dapur untuk mengembalikan nampan.
"Kenapa appa tidak ikut?" Tanya Jungkook
"Kau tau appa mu sangat sibuk dengan pekerjaan nya, dia harus ini harus itu, banyak sekali tugas yang harus dia lakukan, jadi eomma memilih pergi sendiri saja," Yeji
"Ooh, apa eomma mau sesuatu?" Jungkook
"Tidak. Katakan, apa Yn melayani mu sebagai suami dengan baik? Apa dia merawat mu dengan baik? Eomma takut kau tidak terurus," Yeji
"Eomma tenang saja, Yn istri yang baik, dia merawat ku dengan sangat baik," Jungkook
"Baguslah, beritahu eomma kalau dia tidak becus merawat mu," ucap Yeji
Jungkook tersenyum tipis, melihat yn yang berdiri di belakang sofa mendengarkan semua ucapan Yeji. Jungkook tau, Yn pasti tersinggung dengan ucapan eomma nya meski sedikit.
Sedangkan Yn, melihat tatapan Jungkook ia semakin malas melayani mertua nya itu. Yn memilih pergi ke kamar untuk menghindari mendengar ucapan ucapan panas mertua nya.
_
_
Setelah pulang dari kampus, Taehyung merebahkan tubuhnya di ranjang. Ia mengecek ponsel nya, tak ada pesan terkirim dari Yn. Apa gadis itu benar benar melupakannya setelah menikah? Pikirnya.
"Apa dia terlalu sibuk dengan suaminya? Kenapa Yn tidak memberi kabar padaku," kesal Taehyung
Pria itu mencoba menelepon Yn, namun tidak di jawab karena kebetulan ponsel Yn berada di meja tempat Yeji dan Jungkook duduk.
"Taehyungie? Dengan emoticon love? Siapa itu? Apa Yn mengkhianati mu?" Tanya Yeji saat tanpa sengaja dia melirik pada ponsel Yn yang ada di depannya.
"Aah Taehyung, tidak.. itu, dia sepupu kecil Yn yang ada di Busan, mungkin dia merindukan Yn, aku akaj memberikan ponsel Yn dulu," Jungkook
"Baiklah," Yeji
Jungkook beranjak berjalan ke kamar menemui Yn yang sedang memejamkan matanya di ranjang.
Jungkook menutup pintu kamar memastikan agar Yeji tak mendengar percakapan nya dengan Yn.
"Bawa ponsel mu kemana pun kau pergi, jangan sampai eomma ku curiga melihat Taehyung menelpon mu," ucap Jungkook. Ia mencampakkan ponsel yn ke atas ranjang.
.
.
.
__ADS_1
╰┈➤ To be continued