
PART 18
__
"Sudahlah kang Seol, ayo kita pergi," Jungkook
"Hei Jeon! Benar kata kang Seol, kau harus mencium istrimu!! Tunjukkan cinta dan kasih sayang mu, karena setelah ini kalian tidak akan bertemu selama tiga hari!!" Teriak seseorang dari mobil Jeep yang terparkir di halaman rumah Jungkook.
"Sudahlah, jangan memaksanya jika dia tidak mau," ucap Yn
"Ch, tidak romantis sekali kau jeon, yasudah ayo pergi," Seol membalik tubuhnya dan berjalan menuju Jeep yang akan di tumpangi mereka.
"Hei, kang Seol!! Berbalik lah! Lihat ke belakang!!" Teriak orang yang berada di Jeep. Kang Seol membalik tubuhnya, melihat Jungkook yang kini telah menempelkan bibirnya pada bibir sang istri.
Seol kaget, ia tak percaya dengan apa yang dilihat nya. Jangan kan dia, Jungkook dan Yn bahkan sama sama kaget dibuat. Jungkook tidak menyangka dia akan melakukan ini, dan yn, dia pun tak menyangka kalau Jungkook akan melakukan ini.
Hingga beberapa saat kemudian, Jungkook membuka matanya dan melepas tautan bibir itu.
"Jaga dirimu, aku tidak akan lama," ucap Jungkook
"Ya, hati hati," Yn
"Umm sangat romantis, baiklah ayo kita berangkat!" Seru Seol. Ia langsung naik ke dalam jeep nya bersama Jungkook juga.
"Em, bibirnya manis," gumam Jungkook sembari bibirnya tertarik membentuk senyuman.
Yn hanya terdiam mematung menatap kepergian Jungkook. Setelah Jeep Jungkook dan rekan nya pergi, yn masuk ke rumah dan berlari ke kamar mandi.
Dengan cepat gadis itu membasuh bibir nya dengan air.
"Sial! Lancang sekali dia berani mencium ku, apa dia tidak ingat batasan nya, untuk saat ini dia pergi begitu saja, lihat saja nanti, setelah kembali akan ku balas perbuatan nya," Yn.
Paan sih lu yn, di cium doang Ampe begitu banget. Readers banyak yang ngantri noh pengen di cium Ama Jungkook, lah elu dapet nya gratis aja nolak.
__
13.45
Setelah pulang dari kampus, yn langsung pergi ke suatu tempat untuk menemui seseorang yang amat penting baginya. Jika dilihat dari sisi orang lain, Yn adalah gadis remaja yang masih labil dan naif, namun fakta nya? Gadis itu sulit di tebak, tanyakan pada siapapun, apa kebiasaan nya dan apa masalah terbesar nya? Mana ada yang tau kecuali dirjnya sendiri.
Pasalnya Yn begitu tertutup. Dikatakan tertutup bukan berarti dia tak berinteraksi pada siapapun, melainkan dia yang tak pernah berniat mencoba untuk menumpahkan masalahnya pada siapapun.
Yn kini duduk di sebuah kursi di dekat danau yang jauh dari kota. Ia sengaja mengajak orang itu bertemu di sana agar tak terlihat oleh siapapun.
"Nona," panggil seseorang
Yn menoleh. Meletakkan ponsel yang sebelumnya di pegang nya.
"Katakan apa yang sudah kau lakukan pada wanita itu," ucap Yn dengan datar
"Saya dan anak buah saya sedang mencoba menurunkan omset penjualan di butik nya," jawab pria itu
"Ck, lakukan yang lebih keras! Apa kau tau Min Yoongi? Dia akan membantu wanita itu menaikkan lagi omset penjualan anak kesayangan nya, lakukan apapun yang membuat dia menyesal. Dan, jangan lupa untuk mengikut kata bahwa ini adalah peringatan," Yn
"Apa masih ada yang ingin di bicarakan nona?"
"Berhenti bertanya seperti itu seolah kau adalah orang yang punya urusan penting. Tidak ada urusan yang lebih penting selain urusan yang aku berikan padamu, mengerti?!" Yn
"Mengerti nona,"
__ADS_1
"Baiklah, kau bisa pergi sekarang," Yn
Pria itu menunduk, ia membungkuk hormat kemudian pergi meninggalkan Yn sendirian disana.
Beberapa menit setelah kepergian orang itu. Yn beranjak dari duduknya berniat akan mendatangi apartemen Taehyung. Sungguh, saat ini gadis itu benar benar merindukan pria yang paling mengerti dirinya, yang paling menyayangi nya dan tak pernah menyakiti nya.
__
"Permisi, apa aku bisa bertanya sesuatu?" Tanya Yn pada resepsionis
"Ya, nona silahkan,"
"Apa orang yang namanya Kim Taehyung sudah kembali ke apartemen nya?" Tanya Yn
Resepsionis itu terlihat mengutak-atik komputer di depannya. Kemudian membolak-balik kertas yang ada di sebelah komputer itu.
"Maaf nona, Kim Taehyung Sudah pergi dari apartemen ini beberapa hari yang lalu. Saat kami bertanya, dia katanya akan pergi ke luar negeri,"
"A- apa? Luar negeri?" Kaget Yn masih tak percaya dengan penuturan yang resepsionis itu katakan.
"Iya nona,"
"B- baiklah, terimakasih," Yn berlalu begitu saja dengan tatapan sendu nya. Ia menoleh lagi ke belakang, lalu kembali berjalan meninggalkan apartemen disana.
__
"Pembohong!! Kalian semua pembohong!!! Arghh kenapa dia melakukan ini hiks, aku membenci pembohong, aku benci," teriakan di awal, namun lirihan di akhir. Yn begitu kacau, entah apa yang akan terjadi kedepannya.
Saat ini gadis itu hanya menangis dan menangis. Membuat matanya menjadi sembab, tidak menyangka Taehyung akan meninggalkan nya seperti ini.
"Apa salahku? Taehyungie, kenapa kau pergi tanpa memberi kabar apapun hiks, apa ini tidak berarti? Sekarang apa yang akan aku lakukan, hiks," ucap Yn disela tangisan nya.
__
"Ini membosankan -yn melirik pada jam weker di atas nakas- masih jam tujuh, apa aku tidur? Ah tidak, pasti aku akan terbangun tengah malam nanti," gumam Yn
Yn sedang tidak ingin membuka ponsel. Katanya takut teringat dengan Kim Taehyung kekasihnya.
Yn memilih keluar, sangat sunyi. Terlebih lagi tidak ada seorang pembantu pun di rumah itu. Hanya ada satpam, katakan apakah Yn harus keluar dan mengajak satpam mengobrol? Hm, mungkin itu salah satu cara menghilangkan rasa jenuh nya.
__
"Pak satpam," sapa Yn
"Eoh, nona Yn. Ada perlu apa non?" Tanya pak satpam
"Gak ada pak, nih saya bawain kopi sama makanan ringan. Bapak pasti capek," ucap Yn. Meletakkan nampan berisi kopi dan makanan ringan itu di pos jaga pak satpam.
"Eh, seharusnya tidak usah repot repot non,"
"Tidak masalah, pak apa aku bisa bertanya sesuatu?" Yn
"Tanyakan saja,"
"Apa sejauh bapak menjaga rumah ini, bapak tidak pernah melihat orang mencurigakan atau penyusup masuk?" Yn
"Tidak non, bapak selalu berjaga dan keliling. Tidak pernah melihat orang orang yang mencurigakan kemari,"
"Ah, baiklah kalau begitu," yn mengangguk paham. Kemudian melanjutkan percakapan dengan pembahasan yang bertukar setiap menit nya.
__ADS_1
__
Setelah berbincang dengan pak satpam selama kurang lebih dua jam, Yn pamit dan masuk ke dalam rumah ingin mengistirahatkan tubuh dan pikiran nya.
__
Baru saja gadis itu ingin memejamkan mata, tiba tiba telpon masuk ke ponsel nya dan mengharuskan dia untuk bangkit kembali dan mengangkat telpon.
In Call
"Halo, ada apa? Apa kau tau kau mengganggu malam ku?" Emosi Yn
"Nona, a- anak buah ku di tangkap oleh Min Yoongi dan bodyguard nya,"
"Apa?! Sial, bagaimana bisa?" Yn
"Entahlah, mungkin taktik yang kami rencanakan di tebak dengan mudah oleh Min Yoongi. Jadi, mereka salah pergerakan dan di tangkap. Anak buah ku di sekap nona,"
"Baiklah, hubungi Min Yoongi, katakan kurang lebih lima hari lagi kita akan datang ke tempat penyekapan anak buah mu. Tapi, jangan pernah menyebut nama ku dalam percakapan mu nanti, aku akan susun rencana untuk masuk ke dalam penyekapan itu," Yn
"Baik non,"
"Sudah, aku ingin istirahat. Kau mengganggu ku saja," ucap Yn kemudian memutuskan panggilan itu secara sepihak.
Setelah itu ia kembali berbaring dan menutup mata mencoba untuk menjelajahi dunia fantasi di dalam mimpi.
__
Tiga hari berlalu begitu saja, namun tiga hari rasanya seperti tiga bulan bagi Yn. Berlalu dengan sangat lamban dikarenakan tidak ada seseorang yang bisa menghabiskan waktu bersama nya.
Hari ini Yn tidak ada kelas, pagi ini ia lebih memilih menghabiskan waktu untuk mengurus taman yang ada di halaman rumah. Yn meraih selang yang terletak di dekat garasi, menyalakan nya dan mulai menyirami beberapa bunga yang ada di sana.
"Sebosan ini aku tanpa inspektur menyebalkan itu? Apa dia benar benar akan pulang hari ini? Ck, tapi aku tidak peduli," ucap nya kemudian kembali menyirami bunga.
"Kau merindukanku hm?" Bisik seseorang tepat di telinga Yn
"Cahh kau mengagetkan ku!" Kesal Yn
"Kau mencintaiku?" Tanya Jungkook
"Jangan bercanda," Yn
"Siapa yang bercanda? Kau merindukanku, itu berarti kau mencintaiku ku kan?" Jungkook
"Sudahlah, kau merusak mood ku!" Ucap nya, ia meletakkan selang air itu kemudian berjalan menutup kran air dan menghampiri Jungkook lagi.
"Ayo masuk, jangan banyak bicara, kenapa kau selalu membuat ku kesal?" Tanya Yn. Ia mengambil alih koper yang di pegang Jungkook. Gadis itu masuk dan diikuti Jungkook dari belakang.
"Apa kau bisa siapkan air hangat untuk ku?" Tanya Jungkook saat Yn sibuk memilihi baju baju Jungkook yang akan ia cuci.
"Tunggu sebentar," tanpa menatap Jungkook, yn pergi ke kamar mandi dan menyiapkan air hangat di dalam bathtub untuk suaminya mandi.
.
.
.
╰┈➤ To be continued
__ADS_1