ONLY MINE INSPEKTUR JEON

ONLY MINE INSPEKTUR JEON
EP. 3


__ADS_3

PART 3


__


Setelah 30 menit lamanya Jungkook keluar membeli baju untuk Yn. Ia kembali ke apartemen nya dan langsung masuk ke kamar. Pria itu melihat Yn yang duduk di sofa memainkan ponselnya dengan handuk diatas lutut.


"Bukan kah aku menyuruh mu menggunakan bathrobe? Kenapa memakai handuk ku?" Kesal Jungkook


"Bod*h! Dimana kau letakkan bathrobe milik mu? Aku sudah mencari di seluruh isi kamar mandi tapi hanya menemukan handuk mu yang sangat pendek ini," omel Yn


"Ini, pakai baju nya. Entah itu ukuran mu atau tidak. Yang penting jangan memakai handuk minum itu di hadapan ku," Jungkook menyodorkan paper bag pada Yn dan Yn menerima nya dengan kasar.


"Heh, apa kau tergoda dengan tubuhku yang mulus ini hmmm?" Tanya Yn dengan senyuman jahil nya


"Aku bahkan tidak tertarik melihat mu. Kau pasti sudah di sentuh banyak pria karena kau adalah berandalan. Permainan mu itu di bar, club, diskotik, dan entah apalagi, aku pria baik, aku tidak tau tempat apa yang sering dikunjungi oleh orang orang berandalan," Jungkook


"Apa kau mau aku merobek mulut mu itu?! Sembarangan saja, meski aku gadis nakal aku bukan gadis murahan kau dengar aku?! Polisi macam apa kau ini yang suka berburuk sangka pada orang lain, aku berharap pihak kepolisian dengan segera memecat mu dari pekerjaan mu," ucap Yn lalu meninggalkan Jungkook sendiri.


"Jangan banyak bicara! Cepat pakai baju mu dan sarapan, aku akan pergi bekerja," ucap Jungkook


"Tidak usah bekerja!! Sebentar lagi kau akan di pecat!!" Teriak Yn


Jungkook hanya menggelengkan kepalanya seraya tersenyum. Ia mengambil jaket nya yang tergaπtung di belakang pintu kamar nya. Ia kemudian keluar dari kamar.


__


Setelah selesai memakai bajunya, Yn keluar kamar dan menatap sekeliling ruangan. Ia tak mendapati Jungkook dimana pun, mungkin pria itu sudah pergi bekerja.


"Dimana dia? Sudah pergi bekerja? Ch," gumam Yn


"Astaga MIN YN!! Apa yang kau lakukan? Aku sudah membeli celana panjang untuk mu! Apa kau menggunting nya hah!!" Bentak Jungkook dengan tiba tiba. Ah pria itu baru keluar dari sebuah ruangan yang entah ruangan apa.


"Ini? Ah celana panjang sangat gerah, jadi aku sedikit mengubah nya menjadi celana pendek. Tidak apa kan? Apa aku perlu mengganti uang mu karena sudah mau membelikan ku celana dan baju?" Yn


"Ini bukan soal uang! Gadis bod*h! Apa kau tidak berpikir tentang tetangga ku yang akan melihat mu menggunakan baju dan celana minum seperti itu," Jungkook


"Memang nya kenapa? Katakan saja begini 'tuan dan nyonya, gadis cantik ini adalah istriku, maaf jika kalian melihat dia menggunakan pakaian pendek seperti itu' begitu. Memang nya susah ya?" Yn


"Menyebalkan! Kita bukan lah suami istri," Jungkook


"Tapi akan segera menjadi suami istri," Yn


"Ya tuhan kenapa aku di pertemukan dengan gadis jadi jadian ini. Yasudah, aku sudah menyiapkan makanan. Sekarang makan lah, makanan itu sudah dingin hanya karena menunggu mu selesai mandi," Jungkook


"Bapak inspektur Jeon Jungkook yang sangat terhormat, aku selesai mandi dalam sepuluh menit, kau yang pergi ke supermarket di ujung dunia hingga menghabiskan waktu setengah jam lamanya," ucap Yn penuh penekanan di setiap ucapannya.


"Baiklah, pergi sarapan. Aku akan minta ahjuma Min untuk menjemput mu," ucap Jungkook membuat Yn membelalakkan matanya. Gadis itu langsung berlari menghampiri Jungkook dan memeluknya.


"Ku mohon jangan melakukan itu, aku akan menuruti mu, tapi jangan suruh Eomma appa atau eonni untuk menjemput ku, yah yah," Yn

__ADS_1


"Dengan satu syarat," Jungkook


Yn melepas pelukannya dan menatap Jungkook


"Syarat apa?" Yn


"Jadi lah gadis baik, penurut, dan berhenti balapan, ataupun membully orang orang. Itu tidak baik," Jungkook


"Aku sudah terbiasa," Yn


"Maka hilangkan kebiasaan mu," Jungkook


"Akan ku usahakan," Yn


"Dengar, kita sudah bertunangan. Dan mungkin sebentar lagi akan menikah, jika kau bisa berubah menjadi gadis yang baik, penurut dan jangan berkata kasar, pasti aku akan sangat mencintai mu," ucap Jungkook membuat pipi yn bersemu merah.


"Sesungguhnya aku tidak membutuhkan cinta mu," ucap Yn pelan dan menunduk untuk menyembunyikan wajah nya yang memerah.


"Benarkah? Lalu kenapa pipi mu menjadi seperti tomat begitu? Apa kau berbohong?" Jungkook


"Diamlah! Jangan sok manis, aku lapar dan mau makan, aku seperti tidak makan satu bulan dan rasanya ingin melahap mu sekarang juga," Yn


"Lakukan jika kau bisa," Jungkook


"Tapi aku tidak tertarik melakukan hal tidak berguna itu. Sekarang berhenti berbicara dan diamlah! Aku harus mengisi perut kenyang kosong," ucap Yn. Ia berjalan ke meja makan dan melihat beberapa menu makanan tertata rapi disana.


Yn mulai mengambil tteokbokki yang sudah tersedia di mangkuk. Yn menuangnya sedikit dan langsung memakannya, setelah itu baru lah dia duduk dan makan perlahan.


"Ini masakan mu?" Tanya Yn


"Jangan bicara saat makan," Jungkook


"Aku hanya bertanya," Yn


"Hei jangan bicara saat makan, kau bisa tersedak nanti," Jungkook


"Itu tidak akan terjadi- uhhuk! Uhhuk! Emh air," Yn keteter mencari air, ia menuangkan segelas air dan langsung meminumnya.


"Ya.. ya.. itu tidak akan terjadi karena kau orang hebat, tidak mungkin tersedak. Benar kan?" Ucap Jungkook meledeki.


Yn hanya menatap sinis Jungkook baru setelah itu ia kembali melahap makanan nya hingga habis. Setelah itu Yn duduk di sebelah Jungkook di sofa. Ia tak menatap pria di samping nya, Yn hanya memfokuskan diri pada tv yang sudah Jungkook nyalakan.


"Omong omong apartemen mu lumayan luas juga. Apa setelah menikah kita akan tinggal disini?" Tanya Yn memecah keheningan


"Tidak, hanya aku. Kau akan ku tempat kan di panti jompo, kau mau?" Jungkook


"Dasar pria! Kalian semua sama saja. Jika di pikir pikir, apa keuntungan nya jika aku menikah dengan mu?" Yn


"Pertanyaan mu itu hanya untuk orang bod*h. Berhubung aku adalah pria yang pintar bijaksana dan tegas, aku tidak akan menjawab pertanyaan konyol mu itu," Jungkook

__ADS_1


"Tapi aku hany-


"Shhttt," Jungkook menempatkan jari telunjuk nya pada bibir Yn membuat Yn terdiam.


"Eomma ku menelpon, jika kau bicara satu kata saja, aku akan pastikan kau tidak pulang selamanya," Jungkook


"Aku memang tidak akan pulang, bukan kah kita akan menikah? Tentu saja aku akan tinggal bersama mu disini, benarkan?" Yn


"Terserah,"


"Halo, Eomma, ada apa?" Jungkook


"B- baiklah, aku tidak kemana mana. Kalian bisa datang,"


Setelah mengatakan itu, Jungkook meletakkan ponselnya di atas meja. Ia mengusap wajah nya gusar baru sesaat kemudian ia menatap Yn yang sedang menonton.


"Eomma dan appa ku akan datang, sebagai calon menantu yang baik, jika mereka sudah datang siapkan minuman," Jungkook


"Tidak ada seorang pun yang bisa mengatur ku. Aku melakukan segalanya dengan kemauan ku sendiri, jika aku tidak mau kau tidak bisa memaksa, mengerti?!" Yn


"Terserah jika kau mau terlihat jelek di mata Eomma ku," Jungkook


"Aku tidak perduli, apa aku dapat uang jika berbaik hati dengan semua orang?" Yn


"Kau keras kepala, segera bereskan kamar tempat kau tidur tadi malam. Atau aku tidak akan memberimu makan siang hari ini," Jungkook


"Ck!" Yn bangkit dari duduknya dan berjalan menuju ke kamar. Ia menghentakkan kakinya kuat.


"Kenapa inspektur yang satu ini hobi sekali menyuruh orang lain," kesal Yn.


__


Setelah 30 menit kemudian, Yeji dan Junghan sudah berada di apartemen Jungkook. Mereka duduk di depan tv berhadapan dengan Jungkook. Sedangkan Yn? Gadis itu berjalan dari arah dapur membawa tiga gelas kopi.


"Samchon, ahjuma, oppa, ini untuk kalian. Silahkan menikmati nya," ucap Yn dengan senyum khas yang begitu tulus dan manis terlihat.


Jungkook turut tersenyum, ia suka melihat sikap lembut Yn. Lebih suka lagi saat Yn memanggilnya dengan sebutan 'oppa'. Ini adalah momen yang sangat langka.


"Terimakasih Yn, kau bisa duduk di sebelah Jungkook," Junghan


Yn mengangguk, ia turut duduk bersama keluarga Jeon. Ia duduk di sebelah Jungkook. Jujur Yn benar benar risih saat Yeji terus terusan menatap nyalang padanya, itu membuat Yn rasanya ingin mencucvk mata wanita di hadapannya ini.


"Hufh, sabar Yn.. jaga image, menikah dengan Jungkook adalah impian semua gadis. Kau adalah orang beruntung yang di unjuk menjadi istrinya," ucap Yn membatin.


.


.


.

__ADS_1


╰┈➤


__ADS_2