ONLY MINE INSPEKTUR JEON

ONLY MINE INSPEKTUR JEON
EP. 17


__ADS_3

PART 17


__


"B- besok? Secepat itu?" Yn


"Ya, lusa pelaksanaan acara nya, dan kami harus mulai menjaga dari pagi hingga pagi lagi, entahlah tapi ini perintah atasan ku," Jungkook


"Baiklah. Kau sudah makan?" Yn


"Em belum, aku sangat lapar, kau memasak?" Jungkook


"Ya, aku menunggu mu sejak tadi, mungkin makanan nya sudah dingin. Kau mandi saja dulu, aku akan panaskan makanan nya," ucap Yn sembari membantu Jungkook membuka jaket nya hingga menyisakan kaos hitam dalaman Jungkook.


"Baiklah," Jungkook kemudian beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. Sedangkan yn, setelah meletakkan jaket Jungkook di tempat nya, ia pergi ke dapur dan mulai memanaskan makanannya. Agar tak terlalu rumit, ia menggunakan microwave yang kebetulan sudah di beli Jungkook.


...


"Kau memasak apa sebenarnya? Harumnya tercium sampai ke kamar," tanya Jungkook.


"Hanya japchae dan bulgogi, aku bingung harus memasak apalagi untuk menu malam ini," Yn


"Tidak apa, apa sudah selesai?" Jungkook


"Ya, tunggu saja di meja makan," Yn


Jungkook mengangguk pelan kemudian berjalan ke meja makan menunggu Yn selesai memanaskan makanan yang sudah dingin itu.


__


"Sudah, makan dan setelah itu tidur, katakan jam berapa aku harus membangunkan mu besok," Yn


"Jam empat subuh bisa?" Jungkook


"Akan ku usahakan," ucap Yn. Kedua orang ini kemudian lanjut dan fokus dengan makanan masing masing, hingga setelah Yn selesai makan, ia menunggu Jungkook menyelesaikan makanannya.


Pria itu sangat lama saat makan, karena makan sambil memainkan ponsel nya. Terkadang Yn bosan harus menunggu suaminya itu sampai selesai makan.


"Habiskan makanan mu baru mainkan ponsel mu," ucap Yn membuat Jungkook tersadar dan melahap habis makanannya.


__


Setelah selesai membereskan piring kotor, Yn langsung pergi ke kamar. Gadis itu mendapati Jungkook yang tertidur dengan ponsel di tangannya serta kepala yang masih bersandar pada headboard.


Yn meraih ponsel Jungkook kemudian melihat, situs apa yang Jungkook buka hingga membuat dia sampai tertidur saat bermain ponsel.


Yn me rolling matanya saat melihat apk yang Jungkook buka tak lain adalah apk tempat dia bisa chatingan dengan kekasihnya Yura.


"Memangnya aku perduli? Toh aku tidak kehilangan uang saat dia masih berhubungan dengan Yura," ucap Yn dengan kesal dan meletakkan ponselnya Jungkook di atas nakas.


Yn mencoba mengubah posisi tidur Jungkook agar lebih nyaman, kemudian ia tarik selimut sampai menutupi perut Jungkook. Kemudian ia berjalan ke kamar mandi ingin mengganti pakaian nya.


__


Setelah mengganti bajunya dengan piyama tidur, Yn berjalan ke ranjang dan merebahkan tubuhnya di sebelah Jungkook. Gadis itu tidur memunggungi Jungkook, membuat Jungkook yang sebenarnya belum tertidur itu menatap intens pada punggung Yn.


"Dia begitu manis, tapi kenapa aku tidak melihat kecemburuan di mata nya? Dia benar benar belum mencintai ku? Baiklah, biar waktu yang akan menjawab nya," ucap Jungkook membatin.


___


03.45

__ADS_1


Yn terbangun sangat awal hari ini. Mengingat suaminya yang harus dibangun kan pukul empat nanti. Menunggu jam berjalan sesuai kesepakatan, Yn berjalan ke kamar mandi dan menghabiskan waktunya di dalam bathub berisi air hangat.


"Ini sangat menyenangkan, kenapa aku beru mencoba nya? Huh, besok besok bangun lah lebih cepat yn, dan rasakan kehangatan ini setiap hari nya," gumam Yn


Gadis itu terpejam menikmati hangat nya air dari bathub yang menerpa kulit nya. Ia ketagihan berendam disana hingga tanpa disadari nya jam sudah menunjukkan pukvl empat subuh.


_


_


Tanpa dibangunkan pun pria itu sudah bangun, ya siapa lagi kalau bukan Jungkook? Bangun tengah malam, subuh, pagi, siang, ia sudah biasa melakukan hal itu dikarenakan dia yang sering mendapatkan panggilan mendadak.


Jungkook mengucek matanya, mengerjapkan nya berulangkali dan mulai menatap sekeliling ruangan. Jungkook tidak mendapati Yn ada di kamar.


"Mungkin dia haus dan pergi mengambil minum," pikir nya.


Tanpa pikir panjang lagi Jungkook berjalan mengambil handuk yang dia gantung kan di samping lemari. Kakinya membawa dia berjalan memasuki kamar mandi.


Diantara mereka berdua tidak ada yang menyadari keberadaan satu sama lain. Hingga saat Jungkook telah selesai menutup pintu, ia berbalik dan melihat Yn yang sedang berendam di dalam bathub.


Jungkook terdiam mematung melihat tubuh polos yn. Sedangkan yang dilihat tidak menyadari apapun, matanya masih terpejam menikmati kehangatan air itu.


Hingga gadis itu mulai merasa puas, ingin meraih sabun yang kebetulan berada di sebelah kanan nya. Matanya menangkap sosok Jungkook yang berdiri di depan pintu kamar mandi menatap kosong pada Yn.


"Aaaaa!!!!" Teriak Yn membuat Jungkook tersadar, ia membulatkan matanya kemudian berbalik membelakangi Yn.


"A- apa yang kau lakukan? Kenapa berendam subuh subuh begini!" Kesal Jungkook


"Terserah ku! Keluar sekarang juga!!" Teriak Yn


Jungkook kembali membuka pintu kamar mandi dan keluar dari sana. Tak lupa ia menutup pintu itu kembali.


"Sialan! Apa dia menikmati menatap tubuh ku yang indah ini, akh sial sekali! Seharusnya aku menyalakan shower tadi," gerutu Yn


"Ugh, tubuhnya sangat indah, astaga Jeon Jungkook! Apa yang kau katakan, berhenti melantur!"


___


Selesai mandi, sambil bersidekap dada Yn kini menatap tajam pada Jungkook yang sedang duduk di sofa kamar sembari menundukkan pandangannya.


"Aku benar benar tidak habis pikir dengan mu, bagaimana bisa kau masuk saat aku sedang mandi?" Tanya Yn menahan amarah


"Mana aku tau kau sedang mandi, lagi pula siapa suruh mandi tidak menyalakan shower," jawab Jungkook membela diri


"Baiklah huh, tidak ada waktu bertengkar, pergi lah mandi, aku akan siapkan sarapan. Setelah mandi turun lah ke bawah," Yn hampir ingin melangkah keluar, namun gagal saat mendengar suara Jungkook.


"Tunggu," cegah Jungkook


"Ada apa lagi?" Yn


"T- tolong siapkan dulu koper ku," Jungkook


"Koper? Apa kau menginap?" Yn


"Ya, acaranya berlangsung selama tiga hari, apa kau pikir aku tidak perlu mengganti pakaian ku?" Jungkook


"Hufh, baiklah,"


Yn berjalan ke lemari, meraih satu koper ukuran kecil kemudian mulai menyusun beberapa pasang pakaian untuk Jungkook. Tak lupa dengan jaket yang sering pria itu pakai untuk bertugas.


__

__ADS_1


Setelah jam menunjukkan pukvl 05.00 dini hari, Jungkook baru saja ingin berangkat ke kantor polisi. Namun ia di kejutkan dengan beberapa rekan nya yang mendatangi nya ke rumah.


"Eoh kalian datang?" Kaget Jungkook


"Yaa, sebenarnya sekaligus ingin melihat istri mu," ucap salah satu rekan Jungkook bernama kang Seol. Tunggu, seorang wanita? Yaa itu benar.


"Ah, dia ada di dalam sedang membereskan rumah, kebetulan hari ini dia ada kelas pagi, jadi dia membereskan rumah lebih awal," Jungkook


"Tidak bisakah kau memanggil nya sebentar? Setidaknya aku ingin berkenalan," Seol


"Em, baiklah tunggu sebentar," Jungkook berjalan memasuki rumah. Atensi nya menatap pada gadis yang tengah merapihkan beberapa bingkai foto di meja.


"Yn," panggil Jungkook


"Ya?" Yn menoleh dan menatap Jungkook yang berdiri di depan tv.


"Eoh, masih disini? Kau tidak langsung pergi?" Yn


"Em, rekan rekan ku ingin berkenalan dengan mu. Sapa lah mereka sebentar," titahnya


"Apa terlalu penting?" Yn


"Ayolah yn, setidak nya bersikap manis di hadapan mereka. Aku tidak masalah kau ketus padaku, tapi jangan pada mereka," Jungkook


"Ck, ya baiklah, tunggu sebentar," yn menggantung kan kemoceng yang sebelumnya dia pegang. Gadis itu kemudian berjalan mengikuti Jungkook keluar.


Sampai di luar, semua orang tersenyum manis padanya, tapi berbeda dengan dirinya yang hanya menampakkan wajah datar dan tidak perduli.


"Yn, ekspresi mu," tegur Jungkook


Dengan segera yn mengubah ekspresi nya. Seolah dia adalah gadis hangat, penyayang dan ceria. Tapi, sepertinya itu tidak mungkin.


"Hai, nama ku kang Seol, salam kenal" sapa Kang Seol. Tanpa ia sadari, yn kembali mendatar kan ekspresi wajah nya saat mendengar nama Yura yang di sebut orang orang.


"Ya, salam kenal," yn


"Kau tau, Jungkook dulu sering menceritakan semua tentang mu pada kami. Aku sudah tau nama mu, jadi aku tidak masalah jika tidak mendengar nya lagi malam ini," Seol


"Benarkah?" Tanya Yn. Bibir yn sedikit melengkung menampilkan senyuman kecil.


"Ya, kau Min Yura Jan?" Tanya Kang Seol lagi membuat Yn kembali memberikan ekspresi datar. Ia menoleh pada Jungkook yang sedang berdiri di sampingnya.


"Ya, MIN YURA," Ucap Yn menekan kata kata akhirnya. Jungkook tersenyum kikuk, sesaat kemudian ia menunduk enggan menatap wajah Yn.


"Baiklah, Jeon, Berpamitan lah pada istri mu, berikan kecupan dan ciuman hangat padanya karena tiga hari mungkin adalah waktu yang lama untuk kalian," ucap Kang Seol


"Ah ya," Jungkook menarik kepala yn, mendarat kan ciuman di dahi gadis itu.


"Baik baik di rumah, aku akan pergi," Jungkook


"Yak! Pak Jeon, setidak nya darat kan bibir mu itu di bibir nya. Kenapa hanya di dahi?" Seol


"Sudahlah, itu sangat berlebihan. Bukan kah hanya tiga hari?" Jungkook


"Berlebihan apanya? Bahkan seorang suami mencium bibir istrinya saat akan berangkat bekerja. Sekarang cium bibir istri mu, kami akan melihat nya," Seol


.


.


.

__ADS_1


╰┈➤ To be continued


__ADS_2