ONLY MINE INSPEKTUR JEON

ONLY MINE INSPEKTUR JEON
EP. 30


__ADS_3

PART 30


__


"Sialan!! Akan ku habisi wanita itu!" Sentak Yn


"Hei tenang lah, kau tidak tau apa rencana suami mum kembali lah ke rumah dan lihat apa yang terjadi. Aku yakin setelah ini kau percaya dengan apa yang aku katakan,"


"Jika kau menipu ku sekecil apapun itu, tak kan ku biarkan kau lepas! Akan ku pantau terus hidup mu sampai kau benar benar menyesal telah menipu ku," serkas Yn lalu keluar dari tempat terkutuk itu.


Yn langsung mencari sebuah transportasi umum. Taxi yang merupakan kebetulan lewat dari tempat sepi itu. Yn langsung memberhentikannya dan menyuruh sopir taxi untuk cepat cepat melajukan mobilnya ke rumah.


__


Yn sudah berdiri di halaman rumah nya. Ia dikagetkan dengan beberapa peralatan di halaman rumah nya yang membuat Yn berpikir 'acara apa yang mereka langsungkan '


Kaki Yn membawanya melangkah masuk ke dalam rumah. Saat memasuki rumah nya, Yn melihat Yoongi, Yeni, Junghan, Yeji, Jungkook dan Yura duduk di ruang keluarga.


Jungkook menunduk, tak kuasa menahan air mata yang terus mengalir. Tak lain hal dengan Yeni dan Yeji yang juga menangis, sedangkan wajah Junghan dan yoongi terlihat memerah seperti orang yang sedang emosi.


"Jung," panggil Yn dengan lembut. Jantung Jungkook berdesir mendengar suara lembut itu. Semua orang menoleh ke arah pintu, terdapat Yn berdiri disana memegangi gagang pintu.


"Apa yang terjadi? Ada acara apa semalam?" Tanya Yn dengan nada lemas.


Jungkook langsung bangkit dan berlari menghampiri yn. Pria itu memeluk erat istrinya dan sesekali mencium pucuk kepala Yn. Yn pun sama, karena dilanda kerinduan yang teramat dengan suaminya, yn memeluk erat tubuh Jungkook seakan tak ingin lepas.


"Apa yang terjadi?" Yn


"Maafkan aku yn, kumohon maafkan aku, hiks aku tidak berniat menyakiti mu," ucap Jungkook disertai air mata.


"Kenapa?" Yn


Jungkook sepertinya enggan menjawab. Ia membawa Yn untuk duduk di ruang tamu. Yn menatap semua orang yang kini juga menatapnya sendu.


"Kau hamil yn?" Tanya Yeni. Raut wajah Yeni terlihat tak tentu, ada raut wajah bahagia, sedih, dan kecewa di matanya.


Yn hanya mengangguk mengiyakan pertanyaan Yeni.


"Kenapa tidak memberitahu eomma? Kau tau, ini adalah saat saat yang paling kami tunggu selama ini. Seorang cucu," Yeni


"Sekarang katakan apa yang terjadi, kenapa sepertinya kalian baru menyelesaikan sebuah acara. Saat aku tidak ada dirumah, saat semua orang tidak tau kalau aku sedang dalam maslaah besar dengan orang orang yang menyekap ku selama tiga hari, apa kalian tak memikirkan ku sama sekali?" Yn


"Kau mau tau apa yang terjadi?" Ucap Yura kini angkat suara


"Yura!" Gertak Yoongi


"Kenapa Appa? Biar dia tau semuanya, toh lambat-laun dia juga akan mengetahui nya kan? Jadi lebih baik kita beritahu lebih awal," Yura


"Jangan lakukan itu Yura!" Jungkook

__ADS_1


"Berhenti menahan ku karena tak seorang pun bisa menghentikan niat ku," Yura


"Katakan," Yn


"Jungkook sudah menjadikan aku sebagai istri nya," ucap Yura


Yn kaget saat mendengar nya, namun sesaat kemudian ia terlihat menahan tawa dan kemudian melepaskan tawa nya itu.


"Jangan mimpi!" Yn


"Mimpi? Benarkah? Appa, eomma, apa aku sedang bermimpi? Katakan pada gadis miskin ini kalau aku sudah sah menjadi istri Jeon Jungkook!" Ucap Yura penuh penekanan.


"Jeon, apa itu benar?" Tanya Yn lirih


Jungkook hanya menunduk tak menjawab pertanyaan yn. Tau prinsip yn? Diam berarti iya.


Yn tersenyum getir dengan kenyataan pahit yang diterima nya. Wanita berbadan dua itu berdiri membuat semua orang kini menatap nya.


"Jadi ini alasannya? Ini alasan, kenapa kau bahkan tak berniat mencari ku? Tak mencari istri dan calon anak mu yang terancam m*ti karena seseorang yang sudah menyekap nya?" Yn


"Maafkan aku Yn, aku terpaksa melakukan ini untuk keselamatan mu. Maafkan aku, aku tak berniat menyakiti mu sungguh," Jungkook berdiri dan meraih tangan yn untuk di genggam nya, namun dengan cepat Yn menepis nya kemudian melangkah mundur.


"Katakan dimana surat cerai nya, akan ku tanda tangani sekarang juga. Dan aku akan pergi dari rumah dan kehidupan mu, sejauh mungkin dengan anak ku," Yn


"Tidak, aku tidak melakukan itu. Aku tak akan melepaskan mu," Jungkook


"Tolong dengarkan penjelasan ku," Jungkook


"Berhenti! Yura, selamat atas segalanya. Setelah kau menyuruh orang untuk mengurung ku, akhirnya rencana mu untuk menikahi Jungkook tercapai kan? Sekarang aku serahkan Jungkook padamu," Yn ingin melangkah ke kamar namun Jungkook menahan nya.


"Lepaskan! Kalau bukan kau, maka aku yang akan mengurus perceraian kita," ucap Yn. Ia langsung berjalan ke kamar dan mengunci pintu dari dalam.


Saat sudah berada di kamar, Yn menjatuhkan dirinya di lantai. Wanita itu menangis sejadi-jadinya. Ia terlihat lusuh, wanita itu langsung bangkit dan berjalan ke kamar mandi lalu mengunci pintu kamar mandi.


Ia menatap dirinya dari pantulan cermin. Yn kembali menangis, ia memukuli kepala nya tanpa henti hingga saat ia mengingat bahwa dirinya sedang hamil baru lah ia berhenti.


"Kenapa harus aku? Hidup di kelilingi dengan pengkhianat seperti ini tak pernah menjadi impian ku. Lalu untuk apa tuhan mewujudkan hal yang tak pernah ku harapkan? Aku membenci takdir! Aku membenci takdir!!" Teriak Yn lalu kembali menangis.


_


_


"Kau lihat? Itu lah akibat dari keegoisan dan obsesi mu! Pria bukan hanya Jungkook!! Untuk apa kau menginginkan Jungkook sampai segitunya?! Kau menghancurkan hubungan seseorang untuk kesenangan mu yang gila!!" Bentak yoongi pada Yura


"Aku mencintai Jungkook pa!" Balas Yura tak kalah kasar


"Lihat, ternyata gadis yang aku besarkan dengan tangan ku tak tumbuh dengan kemauan ku. Mungkin karena aku terlalu memanjakan mu, membuat kau tumbuh menjadi anak yang tidak tau diri dan tidak tau diuntung!" Yoongi


"Katakan itu sepuas mu!! Aku tidak perduli, karena yang aku inginkan sudah terwujud. Dan Jungkook, jangan pernah melakukan hal yang diluar nalar karena kau tau konsekuensi dari perbuatan mu," Yura

__ADS_1


"Aku benar benar tidak habis pikir dengan mu Yura! Aku malu menganggap mu sebagai putri ku!! Aku malu!!" Serkas Yeni, wanita itu pergi dari rumah Jungkook tanpa menoleh.


"Jangan berpikir saat aku diam tak menegur mu aku tak marah dengan keputusan bodoh mu ini. Kau terlalu bodoh dengan mengorbankan pernikahan mu, kau bisa memberitahu aku atau Appa mu masalah ini! Tapi kenapa dengan sok pintar nya kau memendam ini semua sendiri dan mengambil langkah tanpa membahas apapun dengan kami!! Kau adalah pria paling bodoh yang aku kenal!" Ucap Yoongi sebelum dia pergi meninggalkan rumah menyusul istrinya.


"Appa," lirih Jungkook


"Ayo Yeji kita pergi," Junghan menarik tangan istrinya dan pergi dari tempat itu menyisakan Jungkook dan Yura berdua disana.


"Kau lihat? Ini semua karena ulah mu!" Serkas Jungkook. Pria itu ikut meninggalkan ruang keluarga dan pergi ke kamar tamu. Ia tau kalau dia mencoba masuk ke kamar nya dan Yn, yn pasti akan langsung mengusir nya.


"Ini masih belum selesai yn, sampai kau menghilang dari kehidupan Jungkook barulah aku merasa kalau aku sudah menang," gumam Yura


_


_


"Hiks, dimana eomma dan Appa ku. Aku ingin bertemu mereka, aku ingin memeluk mereka, menumpahkan rasa sedih ku. Aku ingin memeluk eomma, tuhan tolong angkat saja nyawa ku, kenapa takdir ku seperti ini? Apa tak ada kata bahagia tertulis dalam surat takdir ku?" Ucap Yn. Sembari dia menyusun baju baju nya ke dalam koper.


"Biasanya baju Jungkook lah yang aku susun ke dalam koper untuk dia pergi keluar kota saat ada tugas. Sekarang berbeda, aku justru menyusun pakaian ku sendiri karena tugas ku hampir selesai disini. Nak, maafkan eomma, sepertinya takdir kita sama, lahir tanpa seorang ayah mendampingi, maafkan eomma karena membuat mu masuk dalam perangkap keluarga gila ini," ucap Yn pelan sembari mengusap lembut perut nya.


__


Yn menuruti anak tangga sembari menggeret koper. Ia melirik pada Yura yang duduk santai di ruang tamu dengan ponsel nya.


Langkah kaki Yn membuat Yura menoleh dan menatap pada adiknya yang terlihat menyedihkan dengan mata sembab. Yura meletakkan ponselnya lagi dan berdiri kemudian berjalan mendekati Yn.


"Ak-


Yura tak melanjutkan ucapannya saat Yn langsung mengacungkan jari telunjuk nya pada Yura membuat Yura terdiam.


"Aku tak mau mendengar ocehan mu, ambil Jungkook bila kau memang mencintai nya. Aku akan pergi jauh dan tak akan kembali, kalau pun kembali hanya membawa surat cerai untuk Jungkook," Yn


"Biarkan aku berucap untuk terakhir kalinya sebelum kita berpisah," Yura


Yn diam menatap Yura dalam. Membiarkan wanita di hadapannya akan berucap apa.


"Dari awal Jungkook adalah milik ku, dan aku akan mempertahankan sesuatu yang sudah ku miliki selamanya. Terbukti sekarang? Jangan sok merasa paling tersakiti karena dari awal kau lah yang merebut Jungkook dariku," Yura


"Sekarang kau puas? Aku mengembalikan sesuatu yang pernah kuambil darimu," Yn


"Kau tidak takut terpuruk hidup tanpa Jungkook?" Yura


.


.


.


╰┈➤ To be continued

__ADS_1


__ADS_2