ONLY MINE INSPEKTUR JEON

ONLY MINE INSPEKTUR JEON
EP. 19


__ADS_3

PART 19


__


Belum selesai Yn membuat air hangat, Jungkook masuk dan langsung menutup pintu kamar mandi, tak lupa mengunci nya membuat yn melotot tak percaya.


"Ini belum selesai, apa yang kau lakukan?" Yn


"Aku ingin mandi," jawab Jungkook santai, hampir ia membuka handuk yang melilit di pinggang nya. Namun yn menghentikan nya.


"Ya, ya ya! Jangan buka disini, aku- aku keluar dulu," yn berjalam cepat ingin meninggalkan kamar mandi. Namun tangan kekar Jungkook menahan pinggang ramping Yn.


"Bukan kah kau merindukanku? Ayo mandi bersama," Jungkook


"A- apa? Kau gila?! Lepaskan aku," berontak Yn mencoba melepaskan diri dari pelukan Jungkook.


"Jangan menolak, jujur aku juga sangat merindukanmu. Kau tau? Aku sangat mencintaimu, apa kau mendengar ku? Sangat mencintai mu, sangat sangat mencintai mu," Ucap Jungkook semakin melantur


"Berhenti mengatakan hal konyol, lepaskan aku, aku sudah mandi tadi," ucap Yn masih memberontak.


"Oh, ayolah sayang, kenapa kau menolak? Apa kau tidak mencintai ku?" Jungkook


"Lepaskan aku, ada apa dengan mu? Kenapa kau seperti orang mabuk saja," Yn


"Benarkah? T- tapi aku hanya minum sedikit tadi," Jungkook


"Astaga! Jeon Jungkook!! Kau ini seorang inspektur. Inspektur mana yang suka minum minuman keras hah?! Bodoh!! Berdiri di sini sampai kau sadar! Jangan kemana mana," yn mendorong Jungkook untuk berdiri di bawah shower. Menyalakan shower tersebut sangat deras dan membiarkan Jungkook berdiri disana.


"Jangan kemana mana! Kau bisa pergi setelah kau sadar, apa apaan ini? Dia mabuk berat, dan dia bilang hanya minum sedikit? T- tapi aku tidak mencium aroma alkohol di mulut nya," Yn keluar dari kamar mandi meninggalkan Jungkook yang terdiam disana.


"Dia benar benar berpikir aku mabuk? Ck ck ck," gumam Jungkook setelah melihat kepergian Yn.


Pria itu mulai membawa dirinya untuk masuk ke dalam bathub. Ia merendam tubuhnya dengan air hangat guna menghilangkan rasa pegal di tubuhnya.


"Hmm bagaimana aku mengatakan pada Yura kalau aku akan mengakhiri hubungan kami? Tapi, bukan kah dulu Yura juga meminta nya? Aku rasa kali ini dia mungkin tidak akan menolak," gumam Jungkook.


__


"Yn, nanti siang Yura akan datang kemari, tolong jaga sikap mu," Ucap Jungkook di saat Yn sibuk membereskan baju baju Jungkook.


"Hm," jawab Yn tanpa menoleh pada Jungkook


"Jeon, apa aku bisa meminta bantuan mu?" Yn


"Apa itu?"


"Tolong lacak keberadaan Taehyung, dia hilang kabar sudah lebih seminggu ini. Entah kemana dia pergi, dia tidak mengabari ku," Ucap Yn


"Apa kau tidak menganggap ku suami mu? Apa apaan kau ini, bagaimana mungkin kau menyuruh suami mu untuk mencari kekasih gelap mu?" Ucap Jungkook dengan nada yang tak enak di dengar


"Kalau aku bisa menerima hubungan mu dengan Yura, kenapa kau mempermasalahkan hal sekecil ini?" Yn


"Aku tidak pernah menyuruh mu untuk membantuku mencari Yura," Jungkook

__ADS_1


"Lalu? Apa bedanya saat kau menyuruh istri mu untuk menghormati wanita simpanan mu? Apa itu tidak sama jeon?" Yn


"Jelas beda! Kau bahkan tidak tau apa tujuan ku untuk mengundang Yura datang ke rumah ini. Jangan samakan aku dengan Taehyung yang tidak tau malu itu, gadis sudah bersuami pun dijadikan kekasih," ucap Jungkook


"Jaga ucapan mu jeon, aku tidak pernah menjelekkan Yura di hadapan mu," Yn


"Ya, karena tidak ada kejelekan Yura yang bisa kau ceritakan padaku. Kau tau, kau dan Yura itu sangat jauh berbeda. Kalian ibarat kan langit dan bumi yang tak akan pernah bisa sama, dan mempunyai perbedaan yang sangat jauh, kau dengar itu?" Jungkook


"Aku bingung dengan mu jeon, apa kau sengaja mempermainkan aku? Terkadang kau lembut, tapi tidak jarang kau kasar. Bahkan kata kata mu saja bisa menusuk hati ku, kau tau? Selain dilahirkan ke dunia, hal yang paling aku sesali adalah menikah dengan mu! Aku sangat membenci pernikahan gila ini!" Serkas Yn. Ia membiarkan baju baju Jungkook yang belum selesai di rapikan dan langsung pergi meninggalkan kamar.


Jungkook hanya menatap datar pada Yn yang pergi. Entahlah, tapi kedua orang ini sama sama di selimuti rasa kesal dan emosi.


Jadi siapa benar, siapa salah?


__


"Beomgyu, kita pergi sekarang. Aku tidak akan membuang waktu ku hanya untuk pria tidak tau diri itu," ucap Yn saat ia tengah menelpon seseorang.


Yn langsung keluar dari rumah itu dan pergi menggunakan mobil miliknya yang sudah di kirim Beomgyu. Kalian tau Beomgyu itu siapa? Ya, Beomgyu itu bodyguard andalan yn yang selama ini Yn perintahkan untuk memata-matai Yura.


"Kau mau kemana?!" Terdengar suara tegas dari kejauhan. Yn yang ingin masuk ke dalam mobil langsung menoleh ke belakang dan mendapati Jungkook berdiri di teras.


"Bukan urusan mu," singkat Yn dan langsung masuk ke mobil kemudian memerintahkan sopir tersebut untuk melajukan mobilnya menuju ke tempat anak buah Beomgyu di sekap.


_


_


"Sekarang katakan, siapa yang sudah memberi kalian perintah untuk membakar butik milik putriku!!" Bentak pria yang tak lain adalah Min Yoongi, pria yang begitu melindungi putri nya Yura.


_


_


"Itu hal kecil, sharelock sekarang, aku akan datang," Haera. Kalian ingat Haera? Ya, gadis yang membantu Yn saat gadis itu suka melakukan pembullyan dulu.


"Baiklah, aku belum sampai, jika sudah aku akan langsung share lokasi nya padamu," Yn


"Baiklah, sampai jumpa di lokasi," balas Haera dan memutuskan panggilan itu.


Yn tersenyum smirik. Sudah lama dia tidak bertengkar, mungkin hari ini dia akan mengulang hal yang sudah lama tak di lakukan nya.


_


_


"Apa kalian tuli!! Atau buta eoh!! Katakan siapa yang membayar kalian untuk melakukan hal bodoh ini!! Apa kalian tidak tau, dengan kalian melakukan ini, nyawa kalian lah yang harus kalian ikhlaskan," Yoongi


"Aku yang membayar mereka," ucap seseorang. Yoongi langsung menoleh pada asal suara. Terlihat pria berjas hitam berjalan dengan dua orang di belakangnya.


"Kau? Siapa kau? Kenapa kau melakukan ini?! Apa salah putri ku padamu, kami bahkan tak mengenal mu!" Yoongi


"Ya, mungkin kalian tak mengenal ku, tapi kalian pasti mengenal bos ku, kalian sangat mengenal nya," ucap pria yang tak lain adalah Beomgyu.

__ADS_1


"Jadi kau juga disuruh?! Katakan siapa yang menyuruh mu atau kau pulang tinggal nama," Ancam Yoongi


"Aku lebih baik m*ti, daripada harus memberitahukan nama bos ku padamu," Beomgyu


"Oh, ternyata kau sangat mengabdi padanya, katakan berapa dia membayar mu? Akan ku bayar kau sepuluh kali lipat lebih banyak," yoongi


"Ini bukan soal bayaran, tapi soal kesetiaan," Beomgyu


"Sialan! Satukan dia dengan anak buah nya ini! Dasar tidak berguna, ucapkan selamat tinggal pada dunia karena kalian akan segera meninggalkan bumi menyusul nenek moyang kalian," Yoongi


Beberapa anak buah Yoongi langsung menod*ngkan pist*l pada Beomgyu dan anak buah nya. Beomgyu sempat terdiam sebelum kedua anak buahnya juga mengeluarkan pist*l tak mau kalah.


"Ck, apa dua orang sampah seperti kalian bisa melawan delapan anak buah ku?" Remeh Yoongi


"Siapkan peluru, lesatkan setelah aku memerintahkannya pada kalian," aba aba Yoongi.


"Katakan siapa dalang dari semua ini? Maka kalian akan ku ampuni," Yoongi


"Aku," jawab seseorang.


Terdengar langkah seseorang yang sepertinya menggunakan sepatu gunung. Namun dia belum menampakkan wujud nya. Beomgyu malah terlihat khawatir, takut Yn benar benar akan muncul di hadapan mereka.


"Lihat gadis itu," perintah Yoongi. Dengan cepat tiga anak buah nya langsung berjalan melihat nya. Namun, belum sempat melihat, siapa yang berada di sana, semua orang mendengar jejak kaki seseorang yang tengah berlari.


Yah, mereka adalah Yn dan Haera yang sudah menyusun rencana sebelumnya.


Haera dan Yn berlari dengan arah yang berbeda. Enam anak buah Yoongi bergerak mengejar Haera. Karena tidak ada yang melihat Yn yang berlari semakin masuk ke tempat penyekapan itu.


Haera keluar dan terus dikejar oleh enam anak buah Yoongi. Kini tersisa dua dan yoongi sendiri. Setelah Haera berlari cukup jauh, ia berhenti di sebuah halte bis dan melihat anak buah Yoongi yang masih mengejar nya.


Sedangkan Yn, kini dia masuk ke dalam dan berdiri tepat di belakang anak buah Yoongi.


"***, pergi dan berpura pura menyerah. Jangan beritahu Beomgyu kalau aku disini, aku akan membebaskan kalian semua," bisik Yn pada anak buah Beomgyu yang kebetulan berdiri di pojokan dekat tembok.


Anak buah Beomgyu hanya mengangguk. Ia menyenggol siku rekannya dan berbisik.


"Katakan pada tuan kita akan berpura-pura kalah,"


"Kenapa?"


"Nona Yn ada disini. Tapi jangan katakan kalau dia disini, bilang saja anak buah yang lainnya sudah menyusul kita,"


"Baiklah,"


"Bos, sebaiknya kita berpura pura menyerah saja, seseorang sudah datang dan akan membantu kita,"


"Kau sungguhan?" Beomgyu


"Tentu,"


.


.

__ADS_1


.


╰┈➤ To be continued


__ADS_2