ONLY MINE INSPEKTUR JEON

ONLY MINE INSPEKTUR JEON
EP. 44


__ADS_3

PART 44


__


Hari, Minggu bulan dan tahun berlalu. Yn dan Jungkook kelihatannya mulai membaik hubungannya. Yura dan Hansung sudah lama menikah, dua Minggu setelah perceraian Yura dengan Jungkook keduanya langsung naik ke pelaminan dan memilih untuk tinggal di Amerika.


Namun sialnya saat tinggal di Amerika, Hansung sangat sulit membagi waktu antara pekerjaannya dan istrinya, namun ia masih berusaha untuk meluangkan waktu pada Yura.


Namun, beberapa bulan lalu pasutri itu berduka, mereka kehilangan calon anak yang dikandung Yura. Yura keguguran saat usia kandungan nya masih berjalan tujuh bulan. Di kabarkan wanita itu sering mengonsumsi minuman keras berupa alkohol.


Karena jauh dari pantauan Hansung, ia bebas melakukan hal itu saat Hansung pergi bekerja. Dua bulan dirinya dibuat candu dengan minuman beralkohol, hingga setelah ia kehilangan bayi nya baru lah Yura berusaha berhenti mengonsumsi minuman tidak sehat itu.


Kabar keguguran Yura terdengar ke telinga Yn. Ia sempat merasa senang dengan kabar itu. Meski setelahnya ia berusaha untuk melupakan apapun yang terjadi di masa lampau. Yn juga sempat mengalami gangguan jiwa selama 7 bulan, ia sempat di rehab selama dua bulan, setiap minggunya wanita itu juga harus menemui psikiater untuk memulihkan mental nya.


Psikiater mengatakan ia mengalami gangguan jiwa karena merasa tertekan dan tak bisa menerima kenyataan dengan meninggalkannya sang bayi. Namun beruntung ia bisa normal kembali setelah melakukan beberapa pengobatan.


Kini, Yn dan Jungkook tengah berkemas membereskan barang barang nya. Kabar nya Jungkook dan Yn akan menjual rumah itu, dan pindah ke Busan karena Jungkook di pindah tugas kan oleh komandan kepolisian. Ia baru saja naik jabatan dua bulan lalu, kini posisi nya bukan rekan kang Seol lagi, melainkan atasan wanita itu.


"Sayang, kau sudah siap? Kita akan berangkat sekarang," Jungkook


"Apa benar benar harus pergi? Aku takut aku akan merindukan rumah ini. Disini aku mengalami suka dan duka bersamamu, apa kita akan meninggalkannya?" Yn


"Mau bagaimana lagi? Tak mungkin aku meninggalkan mu sendiri disini. Lagipula mana bisa aku terus jauh jauh dari mu," ucap Jungkook. Ia merengkuh pinggang istrinya, menghapus jarak antara keduanya.


"Baiklah, lepaskan aku. Kita akan ke rumah eomma untuk berpamitan," Yn


"Em, baiklah," Jungkook


Cup


Jungkook memberikan kecupan singkat sebelum ia melepaskan rengkuhan nya. Mereka berdua sama sama menarik dua koper besar berisi baju. Beberapa barang barang di rumah itu sebagian sudah di pindah kan ke rumah baru mereka yang ada di Busan.


__


"Eomma, aku dan Jungkook akan pergi pagi ini. Aku pamit, maaf harus meninggalkan mu disini. Aku akan mengunjungi eomma sesekali disini," Ucap Yn. Ia memeluk tubuh Nahwa sesaat.


"Baiklah, jaga dirimu sayang. Eomma juga sesekali akan bermain ke rumah kalian," Nahwa


Yn tersenyum, ia melirik ke belakang eomma nya tepat nya ke sofa yang mengarah ke tv. Ia melihat Taehyung duduk di sana dengan santai, pria itu sama sekali tak memandang ke arah nya. Hingga Yn berjalan mendekati pria itu.


"Oppa.." panggil Yn


"Eoh, iya? Ada apa? Apa kau butuh sesuatu?" Taehyung


"Emm, jika Oppa masih mau menetap di Seoul, tolong jaga eomma ku. Dia tak memiliki siapa siapa disini, aku hanya ingin dia baik baik saja," Yn


"Tentu, kau juga jaga diri lah di tempat baru mu. Hei Jeon Jungkook, kau jaga adikku dengan baik, jika kau menyakiti nya, aku akan memvkuli mu tanpa ampun, kau mengerti?" Taehyung


"Hm,"


"Baiklah, bye eomma, Oppa, aku pamit pergi," Yn melambaikan tangannya lalu melangkah keluar dari rumah Nahwa.


__

__ADS_1


15.50


Sudah enam jam lama nya mereka berada di perjalanan menuju Busan. Pertahanan yn untuk tetap terbangun mulai lengah, ia mulai terpejam. Kepalanya perlahan terjatuh ke pundak Jungkook, lalu ia tertidur.


"Hh, kau sangat menggemaskan," gumam Jungkook. Ia menarik pipi Yn dengan tangan kanan nya, lalu mulai menghujani Yn dengan ribuan kecupan bahkan sesekali lidah nya ia paksa untuk memasuki rongga mulut Yn.


Sopir baru mereka yang berulangkali menoleh ke belakang dibuat menggeleng karena perlakuan Jungkook. Meski memainkan bibir istrinya secara solo, ia tak berniat untuk menghentikannya.


_


_


Mobil Jungkook terparkir di halaman rumah dua lantai yang terkesan elegan itu. Mereka baru sampai setelah pukvl 16.25


Sopir sudah keluar dan membawa barang barang yang mereka bawa dari rumah lama.


"Sayang, bangun lah, kita sudah sampai, apa kau ingin terus tidur di mobil dan membiarkan aku menerkam mu disini?" Jungkook


Tak ada tanda tanda yn akan terbangun membuat Jungkook menarik istrinya itu dan membawanya duduk di atas pangkuan nya. Sembari terus membawa Yn untuk menggesekkan dua alat terlarang itu.


"Eunghh mmhh," lenguh Yn saat merasa benda dibawah digesekkan.


"Ayo bangun, atau kita lakukan disini hm?" Ucap Jungkook dan masih setia dengan aktivitas nya.


"Hentikan Jeon, aku mengantuk anghh," Yn


"Sayang, bukan kah sudah lama kita tidak melakukan itu? Aku merindukan tubuh mu ini. Ayo, mau lakukan disini atau di dalam hm?" Jungkook


"Kau benar benar tidak waras," Yn


"Baiklah ayo ke dalam," ucap Yn masih dengan separuh kesadaran nya.


Jungkook tersenyum, ia menggendong Yn ala koala,bawanya memasuki rumah baru itu.


Jungkook mulai membuka pintu kamar, Yn masih dalam gendongan nya, tanpa melepas tautan bibir itu Jungkook meletakkan Yn ke atas ranjang dan mulai menindihi tubuh Yn.


"H- hentikam umhh," Yn mendorong paksa dada Jungkook, ia memejamkan matanya lalu menarik udara.


"Kenapa hm?" Jungkook


"Apa kau mau memb*nuh ku?! Aku hampir mAti kehabisan nafas karena mu!" Yn


"Maaf sayang," kekeh Jungkook dan hanya dibalas tatapan sinis dadi Yn. Hingga keduanya kembali melakukan aktivitas nya yang sempat tertunda.


\_\_\_\_\_


9 TAHUN KEMUDIAN


"Ayo sayang cepat bersiap, kita harus berangkat secepatnya, kita tidak boleh telat mengerti? Sekarang pakai topi mu, dan susul Daddy di bawah, hm?" Titah Yn pada seorang gadis berusia 8 tahun itu.


Jeon Naera adalah nama nya. Gadis kecil berambut panjang, bermata coklat dan kulit yang putih. Tak lupa, pipi chubby sebagai pelengkap imut nya gadis itu.


"Baiklah, ayo kita ke bawah bersama," Naera

__ADS_1


"Mom akan menyusul, pergi lah lebih dulu dan katakan pada Daddy, mom akan datang sebentar lagi," Yn


"Baiklah," dengan girang gadis kecil itu berlari meninggalkan kamar.


"Sayang, jangan berlari! Berjalan saja pelan pelan!" Teriak Yn


"Ya mom!" Balas Naera dengan teriakan pula.


Jungkook yang sedang duduk santai di ruang tamu langsung menoleh saat mendengar jejak kaki cepat mengarah padanya.


"Daddy!!" Teriak nya


"Eoh, Nana sudah selesai? Dimana mommy sayang?" Tanya Jungkook sembari mengangkat putri kecil nya itu ke dalam gendongan nya.


"Mom bilang akan datang sebentar lagi," Naera


"Emm baiklah, kita tunggu mom sebentar ok?" Tanya Jungkook yang kemudian mendapatkan anggukan dari Naera.


Tak berselang lama, Yn turun dari tangga membuat Jungkook dan Naera menoleh ke sumber suara. Jungkook tersenyum, ia berjalan mendekat lalu menggenggam tangan Yn.


"Nana, bukan kah mom kita sangat cantik?" Tanya Jungkook pada Naera


"Itu hanya mom ku, Daddy punya mommy sendiri yang ada di Seoul. Mom, gendong aku.." rengek Naera, ia merentangkan tangannya ingin di gendong oleh Yn.


Yn menyambut putri nya itu. Ia mengambil aih gendongan Naera dari Jungkook.


"Huh baiklah, kita berangkat sekarang?" Jungkook


"Ayo!!!" Seru Naera


Yn tersenyum menatap putri nya yang penuh keceriaan itu. Jungkook berjalan lebih dulu dan diikuti Yn dari belakang.


"Yeay!! Kita ke rumah nenek!!" Seru Naera merasa gembira. Memang setiap tiga bulan sekali mereka akan mengunjungi rumah Junghan, Nahwa, dan Yoongi bergantian. Mereka juga tak lupa untuk selalu berziarah ke makam Jihoon.


Keluarga kecil yang beranggotakan tiga orang itu terlihat bercanda dan tertawa bersama di dalam mobil. Naera terus saja bercerita tentang sekolah nya pada Yn dan Jungkook setiap harinya.


Jungkook maupun Yn tak pernah bosan mendengar cerita anak nya itu. Karena ini adalah keinginan mereka, memiliki anak yang ceria, cerewet dan menggemaskan.


Karunia Tuhan terlalu sempurna untuk Yn maupun Jungkook. Keduanya sama sama bersyukur sudah di berikan keturunan SE menggemaskan ini, namun tak menutup syukur mereka karena telah di pertemukan melalui jalur perjodohan. Meski tak sedikit ujian cinta dan rumah tangga nya, keduanya tetap tegar dan melewati nya bersama. Bahkan saat hubungan keduanya berada di ujung tanduk, Jungkook selaku kepala keluarga tak pernah mementingkan ego nya, mengalah adalah salah satu upaya Jungkook untuk tetap mempertahankan hubungan mereka.


Sangat menarik bukan? Tertarik untuk mencoba? Saya saranin gak usah, kalian gak se kuat, tegar tangguh dan se sabar yn. Kalian juga gak se teguh Jungkook untuk tetap pada pendiriannya.


Jadii.. ceritanya tamat ya guys, see you.... Saranghee


.


.


.


╰┈➤ THE END


Makasih loh udah mau baca cerita saya sampe tamat. Iya iya maaf karena tamat nya gak seru, buat yang minta si Marissa di hukum setimpal, keguguran udah cukup belom? Awas aja kalo belom!

__ADS_1


Yaudah, saya pamit undur diri.


__ADS_2