
Wajah Nina berubah menjadi ketakutan setelah melihat Evan mati dengan tubuh yang hancur lebur. Tubuh Nina menggigil ketakutan dan selalu mencengkram tongkat sihir miliknya dengan kuat.
"Grrrr... ini akibatnya kalau manusia rendahan seperti kalian berani melawan kami," ucap Komandan Goblin.
Komandan Goblin kemudian melirik ke arah Nina dan berkata, "Grrrrr....sekarang giliran kamu yang akan mati olehku!" Komandan Goblin mengangkat senjatanya dan segera mengayunkannya ke arah Nina.
"Ahh sepertinya tadi terakhirkalinya aku bisa bertemu dengan Cery. Padahal aku masih berharap bisa bertemu dengannya sekali lagi sebelum dia meninggalkan kota. Aku ingin sekali mengutarakan perasaanku padanya tapi aku sangat malu untuk mengatakannya."
"Aku sudah berniat untuk mengatakannya setelah penyerang goblin ini selesai, tapi sepertinya itu tidak mungkin karena kematian sudah ada didepanku."
Nina memejamkan matanya dan menghirup nafasnya dengan tenang. Dia sekali lagi mengingat kejadian-kejadian ketika bersama Cery. Kemudian dia berkata, "Ahh sungguh hari-hari yang indah bagiku. Kurasa aku terlalu cerewet baginya." Nina sedikit tertawa saat mengatakan itu.
Sekali lagi dia melakukan hal itu kemudian dia tersenyum pada Komandan Goblin dan berkata, "Ayo lakukan. Aku sudah siap untuk itu." Komandan Goblin merasa marah karena bukannya Nina merasa takut tapi malah dia tersenyum dengan sangat tenang tanpa rasa takut.
"Grr....Manusia rendahan! Beraninya kamu tersenyum didepanku!" Komandan Goblin marah.
Nina tetap tersenyum ke Komandan Goblin dan berkata, "Apa salahnya aku tersenyum? Setidaknya aku dalam keadaan tersenyum saat terbunuh oleh monster. Aku tidak ingin terbunuh oleh monster dalam keadaan takut."
"Aku tidak ingin seperti mereka yang bahkan sampai bersujud meminta pengampunan pada monster. Aku sudah berniat menjadi seorang petualang jadi aku sudah tau resikonya akan seperti ini," ucap Nina.
"Grrrr...manusia rendahan! Matilah!" teriak Komandan Goblin.
Komandan Goblin mengayunkan senjata miliknya menyerang ke arah Nina. Nina terkena serangan itu dan terpental beberapa meter ke samping. Nina terbunuh hanya dalam satu kali serangan saja karena levelnya yang masih kecil.
Saat tubuh Nina terpental, tiba-tiba Cery datang menangkapnya.
Bruk...
Dia segera membaringakan tubuh Nina ke tanah dan mencoba menyembuhkannya.
"Nina, apa kamu tidak apa-apa?"
"Heal!"
"[Anda tidak bisa menggunakan skill]"
"Heal!"
"[Anda tidak bisa menggunakan skill]"
"Heal!"
"[Anda tidak bisa menggunakan skill]"
"Heeeal!
"[Anda tidak bisa menggunakan skill]"
"[Teman Anda telah mati]"
"Aku terlambat..."
"Aku hanya bisa melihat senyuman di wajahnya ketika dia didepan Komandan Goblin. Aku tidak bisa melakukan apa-apa."
"Aku sudah menyuruhmu untuk kabur kalau ada bahaya, tapi kenapa kamu masih berada disini?"
"Para petualang ini hanya diam dan bersujud seperti itu, kalian bahkan mengorbankan petualang lain demi keselamatan kalian."
"System aku ingin membeli item pelindung."
"[Anda bisa membeli Body Protective Item, harga 10.000 Ps]"
"Baiklah aku akan membelinya."
"[Anda membeli Body Protective Item, - 10.000 Ps]"
Body Pritective Item berbentuk seperti gelang dengan tiga permata bermata biru.
"Pakai ini untuk melindungi tubuhmu, aku akan segera kembali." Aku memakaikan itemnya pada Nina.
Aku segera mengalihkan pandanganku ke arah Komandan Goblin dan segera menyerangnya dengan cepat. Aku mencoba menyerang bagian perutnya.
"Bumm..." Suara membosankan menggema.
Komandan Goblin hanya terpental beberapa meter saja setelah aku memukul perutnya.
"Manusia rendahan, pukulanmu cukup kuat juga. Tapi itu masih lemah bagiku." Komandan Goblin mencoba memprovokasiku.
Aku tidak menjawab perkataan apapun padanya. kemudian aku mencoba memukul kepala Komandan Goblin. Karena aku menyerangnnya dengan sangat cepat, Komandan Goblin tidak bisa menghindarinya.
"Bumm..." Suara membosankan kembali menggema.
__ADS_1
Aku berhasil memukul wajah Komandan Goblin dan membuatnya terpental beberapa ratus meter kebelakang. Para petualang lain kemudian mengangkat kepalanya untuk melihat pertarungan itu dan terkejut melihat Komandan Goblin dipukuk wajahnya sampai terpental beberapa ratus meter.
"Groooooo..." teriak Komandan Goblin kesakitan.
"Grrrr... Manusia rendahan beraninya kamu memukul wajahku!" teriak Komandan Goblin marah.
Aku tetap tidak menjawab perkataannya, aku langsung saja kembali melesat kearah Komandan Goblin yang terpental untuk menyerangnya kembali.
Tetapi ketika sudah dekat dengan targetnya, ketiga Komandan Goblin lain menghadangku.
"Manusia, aku akan membunuhmu!" teriak Komandan Goblin lain.
Komandan Goblin tersebut menyerangku dengan senjata yang dipegangnya. Tapi serangan itu tidak mengenaiku karena tiba-tiba aura kegelapan muncul di sekitar tubuhku dan menahan serangan dari Komandan Goblin.
"[Peringatan! Aura kegelapan pedang Sword of Darkness mencoba untuk mengendalikan kesadaran Anda]"
Aku tidak mempedulikan peringatan itu. Aku kemudian mengeluarkan pedang Sword of Darkness dan menyerang ketiga Komandan Goblin yang menghalangi jalanku.
"Penguata tubuh!"
"[Anda menggunakan skill penguatan tubuh, mana - 3000]
"[Semua statistik Anda meningkat 120% selama 5 menit]"
"Kemurkaan!"
"[Anda menggunakan skill kemurkaan, mana - 1000]"
"[Lawan Anda terkena stun selama 3 detik, Agility dan Attack meningkat 80% selama 3 detik]"
Aku menyerang ketiga Komandan Goblin yang sedang terkena efek stun.
"Hyaaaa!"
Tiba-tiba sebuah penghalang muncul mencoba menahan seranganku. Tapi penghalang itu tidak cukup kuat untuk menahan seranganku. Penghalang itu hancur dan pedangku menebas salah satu Komandan Goblin.
Slash...
Tubuh Salah satu Komandan Goblin terbelah oleh seranganku dalam sekali tebas karena statistikku meningkat drastis.
"[Aura kegelapan meningkatkan serangan Anda]"
"[Anda berhasil membunuh 1 Komandan Goblin]"
"[Peringatan! Aura kegelapan pedang Sword of Darkness mencoba untuk mengendalikan kesadaran Anda]" System kembali memberi peringatan.
"Apa kalian tetap menghalangiku?" tanyaku.
Kedua Komandan Goblin lainnya menjadi ketakutan setelah melihat kekuatanku. Mereka tidak berani untuk menyerangku karena mereka ketakuta. Mereka mempersilahkanku untuk mendekat ke Komandan Goblin yang telah aku pukuk wajahnya.
"Ada apa dengan kalian? Bukankah tadi kalian sangat sombong? Di mana sikap sombong kalian tadi?"
Kedua Komandan Goblin tetap terdiam mendengar perkataanku karena takut dibunuh olehku.
"Walaupun kalian memperlakukanku seperti ini, aku tetap tidak akan melepaskan kalian termasuk Raja Goblin yang kalian banggakan itu."
---Sementara itu, saat aku masih berada dalam sihir ruang.
Aku terkejut ketika melihat tiga Komandan Goblin diluar Sihir ruang dan berkata, "Apa yang terjadi? Bagaimana bisa disini ada Komandan Goblin lagi? Bukannya aku sudah membunuh semuanya?" Aku kebingungan.
Kemudian aku bertanya pada system, "Hey system bagaimana itu bisa terjadi? Bukannya semua Komandan Goblin sudah aku bunuh?"
"[Monster Goblin dapat berevolusi ketika membunuh sesamanya]" jawab system.
"Jadi maksudmu goblin biasa dapat berubah menjadi Komandan Goblin..."
"Sepertinya ini karena Raja Goblin. Karena semua Komandan Goblin mati dia menyuruh 4 Goblin biasa ataupun Goblin elit untuk membunuh sesamanya dan berevolusi," gumamku.
Kemudian aku mengidentifikasi status Keempat Komandan Goblin dan terkejut dengan Levelnya.
[Komandan goblin 1
Level : 80
Hp : 350.000/350.000
Mana : 100.000/100.000
Power : 1900
Attack : 1500
__ADS_1
Agility : 300
Defense : 800
Int : 50
Skill : ?
---------------------------------------
[Komandan goblin 2
Level : 78
Hp : 325.000/325.000
Mana : 95.000/95.000
Power : 1800
Attack : 1400
Agility : 250
Defense : 750
Int : 50
Skill : ?
-------------------------------------
[Komandan goblin 3
Level : 76
Hp : 280.000/280.000
Mana : 98.000/98.000
Power : 2000
Attack : 1500
Agility : 200
Defense : 600
Int : 50
Skill : ?
-------------------------------------
[Komandan goblin 3
Level : 70
Hp : 260.000/260.000
Mana : 85.000/85.000
Power : 1500
Attack : 1300
Agility : 300
Defense : 800
Int : 50
Skill : ?
---------------------------------------
"Levelnya lebih tinggi dari Komandan Goblin yang sebelumnya!"
#Sangkyuuu
Jangan Lupa like yaaa
__ADS_1
Share