
Selamat membaca
Jangan lupa untuk like
Btw, Ada yang mau bagi gue kuota?
"Sepertinya levelku tetap naik saat tidak sadarkan diri melawan pasukan goblin," pikirku.
"Tapi tetap saja, sejak aku mendapatkan 30.000 Ps aku tidak mendapatkannya lagi sampai sekarang. Ps milikku hanya tinggal 40 ribuan saja."
Aku terus melihat semua statusku dari atas dan terhenti ketika melihat skill yang baru.
"Bagaimana bisa aku memiliki skill Shadow? Aku tidak ingat memiliki skill ini?" ucapku keheranan.
"Apa ini ada hubungannya dengan pedang Sword Od Darkness?" pikirku bertanya-tanya.
Kemudian aku bertanya pada system mengenai itu, "System, bagaimana bisa aku mendapatkan skill ini? Apa ini karena pedang itu?"
Tetapi system tidak merespon pertanyaanku. Tidak ada jawaban hingga aku lama menunggu.
"Ahh, aku lupa kalau system sedang membantuku mencari informasi tentang cara menghidupkan seseorang."
"Jadi aku tidak bisa mengandalkan system selama 2 hari ini..."
"Untuk masalah penyerangan goblin ini, aku akan melakukan rencanaku."
Kemudian aku berbaring di kamar penginapanku dengan terus melihat status milikku.
Aku merileksasikan tubuhku di tempat tidur itu hingga rasa nyamanpun aku rasakan.
"Fiuhh... Sepertinya hari ini terasa sangat melelahkan bagiku."
Aku telah membunuh banyak sekali goblin, bahkan aku sudah beberapa kali membunuh manusia tapi aku tidak merasakan apapun dalam diriku. Tidak ada rasa bersalah satu kalipun saat aku membunuh.
"Apakah aku aneh?"
"Sudahlah, lupaka saja tentang itu. Sekarang aku harus tidur untuk pertempuran besok," ucapku.
"Walaupun sepertinya itu bukan sebuah pertarungan bagi mereka..."
"Aku akan mencoba skill baruku untuk menjagaku ketika tidur. Aku tidak tau apakah Ras Iblis itu akan menemukanku disini? Untuk berjaga-jaga aku akan mrnggunakannya," batinku
"Shadow!"
Sebuah bayangan terbentuk hingga menyerupaiku dan dengan Aura kegelapan di sekitarnya.
"Apa aku bisa menggunakan skill healku pada bayangan ini?"
Kemudian aku mencoba mencari taunya dengan menyerangnya hingga Hpnya tersisa setengah bar. Setelah itu aku menggunakan skill healku pada bayangan tersebut.
"Heal!"
__ADS_1
Ternyata itu berhasil. Bayangan itu memulihkan hpnya ketika aku menggunakan skill heal.
Aku cukup senang memiliki skill itu karena aku tidak perlu bertarung secara langsung. Hanya dengan menggunakan skill Shadow dan ditambah dengan skill heal milikku itu cukup efektif untuk melawan pasukan goblin.
"Tapi dia tidak memiliki senjata apapun, jadi ini masih kurang."
Aku mengambil sebuah pedang yang aku dapatkan ketika pertama kalinya membunuh monster. Pedang itu adalah Pedang Beruang Setan.
Pedang itu sangat cocok ketika melawan monster karena akan meningkatkan serangannya ketika melawan monster.
Aku berbaring lama dan melepaskan topeng yang kugunakan. Semakin lama mataku tidak kuat lagi membukannya. Aku merasa mengantuk dan akhirnya aku tertidur pulas. Sementara bayangan itu terus menjagaku sepanjang malam.
Sementara itu Komandan Pasukan Raja Iblis terus mencariku dengan mendatangi semua penginapan yang ada. Karena banyaknya penginapan di tempat itu, Dia tidak dapat menemukanku.
"Sial! Aku tidak mengira kalau penginapan di kota ini banyak sekali!" ucapnya kesal.
"Kalau saja aku yang diperintahkan untuk menyerang kota ini, pasti akan langsung aku lenyap dalam sekejap!"
Tiba-tiba dia mendapat perintah untuk kembali oleh Raja Iblis.
"Baiklah aku akan kembali sekarang," jawabnya.
"Apa aku akan dihukum lagi?" pikirnya kesal.
"Sudahlah, manusia itu sepertinya tidak akan merusak rencanaku. Lagian dia hanya seorang heale, mana mungkin dia bisa menggagalkannya..."
"Tapi bagaimana bisa dia kabur dariku?"
Keesokan harinya.
Suara teriakan terus terdengar di kota itu. Pasukan Goblin sudah memasuki kota dan menghancurkan bangunan-bangunan dan rumah-rumah warga.
Teriakan kesakitan, teriakan meminta pengampunan, teriakan meminta tolong terdengar di setiap rumah-rumah warga.
"Arrgghh!"
"Tolong jangan bunuh aku!"
"Arrgghh!
"Tolong ampuni kami!
"Aku mohon jangan bunuh aku!"
Aku terbangun dari tidurku karena suara teriakan tersebut. Ketika bangun aku melihat mayat-mayat goblin di dekat pintu kamar yang dibunuh oleh bayanganku tersebut.
"Apa bagaimana bisa di sini ada goblin?" Aku terkejut.
"Dan suara teriakan apa itu? Apa pasukan goblin sudah menyerang kota?" Aku segera keluar dari kamar tersebut dan bayanganku mengikutiku di belakang.
Ketika turun ke bawah, aku melihat banyak goblin yang sedang menyerang seseorang.
__ADS_1
"Cepat! Bunuh mereka semua!" perintahku ke bayanganku.
Bayangan itu menuruti perintahku dan langsung menyerang semua goblin itu. Dalam waktu singkat dia berhasil membunuh semuanya.
Dan terlihat seseorang, dia adalah Bu Ana. Bu Ana menahan serangan para goblin dengan meja-meja yang ada di tempat itu sehingga para goblin tidak dapat menjangkaunya.
"Bu Ana!" Aku memanggilnya.
Bu Ana masih dalam keadaan ketakutan karena para goblin itu. Aku menyadarkannya kembali dengan terus memanggil namanya.
Bu Ana tersadar dan aku langsung bertanya padanya, "Bu Ana, apa yang sebenarnya terjadi di sini? Kenapa goblin-goblin itu ada di sini?"
"Aku tidak tau. Tiba-tiba saja mereka datang dengan cepat," jawab Bu Ana.
"Sebenarnya apa yang terjadi di sini?" batinku.
"Kamu harus pergi dari kota ini. Di sini sudah tidak aman lagi," ucap Bu Ana menyuruhku untuk pergi.
"Tenang saja, aku akan baik-baik saja. Bu Ana tenanglah." Aku mengambil Item teleportasi yang di berikan kepala guild di inventoryku dan memberikannya pada Bu Ana.
"Gunakan ini untuk keluar dari sini. Pergilah ke desa terdekat saja, jangan ke kota. Aku akan menemuimu lagi," ucapku.
Bu Ana menerimanya dan bertanya cara menggunakannya, "Bagaimana cara aku menggunakannya?"
"Bayangkan saja tempat tujuannya," jawabku.
"Baiklah, aku akan pergi ke Desa Chimera."
"Di mana desa itu? Karena aku akan menemui Bu Ana kembali jadi aku harus tau," tanyaku.
"Desa itu hanya 2 Km ke timur dari kota ini," jawab Bu Ana.
Bu Ana kemudian menggunakan item teleport tersebut. Dia membayangkan Desa tersebut dan dalam sekejap menghilang dari pandanganku.
"Sekarang aku akan mengecek keadaan di luar."
Aku keluar dari penginapan tersebut dan melihat banyak sekali goblin di sekitarnya. Jalan-jalan sudah dipenuhi oleh hoblin.
Aku kembali memerintahkan bayanganku untuk menyerang mereka, " Serang mereka!"
Bayangan tersebut langsung menyerang semua goblin yang ada di sekitarnya. Sementara aku langsung Mencari bangunan tertinggi di kota itu dan segera menaikinya untuk melihat keadaan seluruh kota.
"Mereka hanya goblin biasa jadi tidak akan bisa membunuh bayanganku."
Setelah aku naik ke atas bangunan tersebut, aku terkejut kalau pasukan goblin itu sudah memunuhi seluruh kota.
Kota menjadi seperti lautan yang berwarna hijau karena banyaknya pasukan goblin.
"Aku harus mencari tau bagaimana cara mereka sampai di kota ini dengan cepat!"
#Cery
__ADS_1