
Selamat membaca
Jangan lupa like and komen
Dan jangan lupa untuk favoritkan
Dahlah itu aja
"Baiklah, mungkin aku bisa mengetahuinya kalau mengecek gerbang masuk kota," pikirku.
Kemudian aku pergi menuju gerbang masuk kota, tetapi melewati atas bangunan dan rumah agar tidak perlu melawan pasukan goblin.
Di sepanjang perjalanan menuju gerbang masuk kota, aku melihat banyak warga di sana yang berlindung di atas genteng rumahnya masih-masing.
Seperti biasa aku tidak peduli dengan mereka. Ini bukan duniaku aku tidak berhak mencampuri urusan ataupun permasalahan mereka.
Kalau mereka membawaku ke sini dengan persetujuan dariku, mungkin aku akan mempertimbangkannya.
Tidak butuh waktu yang lama, aku sampai di dekat gerbang masuk kota. Aku melihat sebuah Sihir ruang yang membentuk seperti portal dan banyak goblin yang keluar dari dalam sana.
"Itu... siapa yang melakukannya? Aku hanya mempunyai satu tebakan saja siapa yang nelakukannya. Dia adalah Ras Iblis yang semalam menyamar menjadi kepala guild."
"Dengan Sihir Ruang di sini, sudah tidak ada harapan untuk kota ini menang melawan pasukan goblin itu."
Aku sedikit memikirkan warga kota ini yang masih hidup. Aku berniat untuk menolong mereka keluar dari kota ini.
"Fiuhhh... Mungkin setidaknya aku harus menyelamatkan mereka yang masih hidup."
"Sekarang aku harus mencari atap rumah ataupun bangunan yang cukup luas untuk mengumpulkan mereka."
Aku mencari atap yang cukup luas di sekitar dan melihat sebuah rumah dengan atap yang luas. Tetapi di atasnya sudah terdapat banyak goblin.
Aku menyerbu mereka dan dalam sekejap mereka dapat dikalahkan. Kemudian aku melempar mayat-mayat tersebut ke bawah agar atap itu kosong.
"Mungkin aku harus memanggil bayanganku kemari."
Kemudian aku memanggil kembali bayanganku dan tak lama kemudian dia muncul di hadapanku dengan Hp yang masih tersisa sepertiganya.
"Oh, ternyata itu berhasil. Aku kira harus ada di dekatnya."
Aku mengecek statusku apakah naik atau tidak setelah menggunakan bayanganku untuk membunuh para goblin. Setelah melihatnya ternyata aku sudah naik dua level dan level saat ini 92.
Kemudian aku memulihkan Hp miliknya hingga kembali penuh seperti semula.
"Baiklah, sekarang kamu bawa warga yang masih selamat ke sini!" Aku memberi perintah padanya.
Dia segera pergi dan satu persatu membawa para warga yang masih selamat di atap itu. Para warga yang secara paksa di bawa olehnya hanya pasrah karena mereka tidak memiliki kekuatan apapun untuk melawannya. Waktu sudah berlalu beberapa menit, dia akhirnya berhenti mencari warga yang masih selamat.
"Sepertinya ini yang terakhir," batinku.
__ADS_1
Semuanya kebingungan untuk apa mereka dikumpulkan di tempat itu. Salah satu dari mereka memberanikan dirinya untuk bertanya padaku.
"Maaf tuan, untuk apa tuan mengumpulkan kami di sini?"
"Yah, aku akan membantu kalian untuk keluar dari kota ini," jawabku.
Mendengar itu mereka bersorak senang tapi aku menghentikannya dengan menakuti mereka.
"Teruslah bersorak hingga para goblin itu naik ke atas sini."
Mereka seketika menjadi diam setelah mendengar perkataanku. Dan mereka penasaran dengan cara keluar dari kota.
"Bagaimana cara kami untuk keluar dari sini? Sedangkan para goblin itu sudah memenuhi seluruh sudut kota," tanya mereka.
Aku menghitung jumlah seluruh warga di depannya dan tidak yakin bisa mengeluarkan mereka semua.
"Aku juga tidak yakin bisa membawa kalian semua," jawabku.
"Jumlah kalian sekitar 25 orang, aku hanya bisa membawa 5 orang saja dengan item teleportku. Untuk sisanya aku bisa membawa 2 orang dan bayanganku bisa 2 orang. Untuk 16 lainnya aku tidak tau." Aku menjelaskan.
"Kalau aku bisa meminta bantuan ke system mungkin itu sangat mudah. Tapi sekatang aku tidak bisa," pikirku.
"Tolong bawa aku tuan!"
"Bawa aku saja tuan, aku mohon!"
"Aku saja tuan!"
"Semuanya diam!" Tiba-tiba seseorang menghentikannya.
"Aku adalah seorang bangsawan dari Ibu kota. Aku akan membayarmu untuk menyelamatkanku," ucapnya.
Kemudian bangsawan lainnya juga maju ke depan untuk ikut membayarku agar menolong mereka keluar terlebih dahulu.
"Aku juga akan membayarmu!"
"Aku juga!"
Para warga yang lain menjadi murung karena kelima bangsawan tersebut. Mereka tidak memiliki apapun lagi untuk membayarku.
Oh, ternyata di sini ada seorang bangsawan. Jumlah kalian hanya lima? Di mana yang lainnya?" tanyaku.
"Yang lainnya telah terbunuh oleh monster goblin ******** itu!" jawab para bangsawan.
"Sudahlah! Jangan banyak tanya lagi! Cepat katakan berapa yang kamu mau?!" tanya mereka dengan kasar.
"Oh, kalian berani membayarku berapa?" tanyaku.
"Aku akan membayarmu 1000 koin emas."
__ADS_1
"Aku akan membayarmu 2000 koin emas."
"Aku akan membayarmu 5000 koin emas."
"Aku akan membayarmu 6000 koin emas."
"Hahaha, kalian para bangsawan miskin! Aku akan membayarmu 15000 koin emas! Kau tidak mungkin menolaknya dengan jumlah sebesar itu." Salah satu bangsawan menawarkan jumlah yang sangat banyak.
"Tawaranmu sangat menarik. Apa kamu membawanya?" tanyaku.
"Aku hanya membawa 5000 koin emas. Untuk sisanya aku akan memberikannya ketika sampai di ibu kota."
"Kalau begitu aku menolaknya. Kamu hanya berbicara omong kosong saja. Kau tidak akan memberikan sisanya padaku."
"Baiklah, kalian para bangsawan kembali ke tempat kalian masing masing."
"Sial! Aku akan memberikannya langsung. Ini 15000 koin emas!" Bangsawan itu mengeluarkan koin emasnya dalam item penyimpanan miliknya.
"Oh, kau sangat kasar. Aku akan menaikannya menjadi 20000 koin emas."
"Sial! Harga item teleport saja hanya 5000 koin emas. Kau memerasku!" Bangsawan itu marah.
"Ya sudah, kalau kamu menolak. Silahkan beli di tempat lain saja yang harganya lebih murah."
"Kalau kamu tidak ingin mati di sini, silahkan bayar saja 20000 koin emas. Apa bangsawan sekarang sangat miskin? Aku sangat prihatin dengan kalian."
"Sial! Kau akan membayarnya atas apa yang kau perbuat padaku hari ini!" Dia mengeluarkan kembali 5000 koin ems dari item penyimpanannya.
"Tunggus sebentar, aku akan mengambil itemnya terlebih dahulu."
Aku membeli satu item teleport pada system dan kemudian memberikannya kepada bangsawan itu.
Bangsawan itu memberikan koin emasnya dan langsung menggunakan item teleportasinya menuju ke ibu kota. Sebelum menghilang dia mengatakan sesuatu padaku.
"Bedebah! Aku akan membunuhmu!"
"Silahkan saja... kau tidak akan bisa melakukannya."
Bangsawan itupun menghilang.
"Maaf tuan, bisakah kami membayar sisanya nanti?" tanya bangsawan lainnya.
"Tidak, kalian bayar sekarang atau tidak sama sekali," jawabku menolak.
"Tapi kami tidak membawa koin emas lebih dari ini. Tolong tuan kami janji akan membayarnya," Para bangsawan tersebut tetap bersikeras.
"Hmmm... baiklah. Karena kalian memintanya dengan sopan aku akan menerimanya. Berikan aku alamat rumah kalian."
Keempat bangsawan itu memberikan alamatnya masing-masing. Mereka adalah bangsawan yang berasal dari kota Charmila.
__ADS_1
"Karena kalian berempat berasal dari kota yang sama aku akan memberikan item teleport ini. Ini bisa digunakan untuk membawa 4 orang."
"Baik, terima kasih tuan." Merekapun menggunakannya dan langsung menghilang dari hadapanku.