
Cery sedang melakukan perjalanan menuju kota Argo bersama rombongan para pedagang. Di perjalan, dia telah memperoleh informasi dari para petualang dan para pedagang, bahwa Kota Argo adalah kota yang besar walaupun tidak sebesar ibu kota kerajaan Alaska. Untuk masuk ke kota di haruskan untuk memberikan kartu identitasnya. Untuk yang tidak mempunyai kartu identitas akan di cek langsung identitasnya di Magic Stone Of Truth. Magic Stone Of Truth digunakan untuk melihat identitas seseorang. Ini juga digunakan untuk mecegah mata-mata dan para Monster maupun ras Iblis yang menyamar.
Di dunia ini para petualang harus mendaftarkan diri ke Guild Petualang. Untuk Job petualang terdapat banyak sekali job misalnya, Warrior, Mage, Sword Mage, Tanker, Assasin, Archer, Summoners, Healer dll. Di dunia ini, job yang terlemah adalah Healer.Healer selalu di pandang rendah dan diremehkan. Untuk seseorang dengan job Healer akan susah untuk membentuk party.Job Healer sering di jadikan umpan untuk para monster, bahkan jika dalam keadaan bahaya, Healer akan dikorbankan untuk mengulur waktu agar yang lainnya dapat kabur.
"Oohhhh......jadi Job Healer adalah job yang paling tidak berguna di dunia ini..." ucap Cery setelah mendengar informasi tentanh Job petualang.
"Ya.....makanya kamu harus berhati-hati agar tidak dimanfaatkan orang lain untuk umpan," ucap Nina memberi sebuah nasihat kepada Cery.
"Tapi dengan adanya system aku tidak perlu khawatir dengan itu...bahkan jika itu job yang paling lemah, tetapi dengan adanya system akan jadi job yang paling kuat di dunia." Cery berpikir bahwa dia akan baik-baik saja dengan Jobnya.
"Oohh ya...dari mana asalmu? Aku tidak pernah melihatmu sebelumnya? Apa kamu bukan dari kota Argo?" tanya Nina Penasaran dengan asal dari Cery.
"Oh, aku berasal dari desa yang sangat jauh.Aku ingin berpetualang mengelilingi dunia," jawab Cery dengan berbohong tentang asalnya.
"Hahahahahaha....seorang healer ingin mengelilingi dunia? Ngelawak kamuuuu......Apa kamu tidak tau bahaya di luar sana?" ujar Andre sambil tertawa karena mendengar seorang healer ingin mengelilingi dunia.
"Sudahlah Andre...jangan menertawakan dia..kamu membuat dia pesimis," ucap Alex memberi nasihat.
"Sudahlah kakak.....lihat kota Argo sudah dekat!" ujar Lala sambil menunjuk kearah kota Argo.
"Hmmmm sangat besar....." gumam Cery setelah melihat Kota Argo.
Perjalanan ke kota Argo membutuhkan waktu sekitar 6 jam. Ketika mereka hendak memasuki kota, para prajurit penjaga menghadang mereka.
"Berhenti!!! Tunjukkan kartu identitas kalian!" ucap 2 orang prajurit penjaga yang sedang berjaga.
"Hmmmmm mereka prajurit penjaga..." gumam Cery setelah melihat Para prajurit penjaga.
Kemudian dia diam-diam mengidentifikasi level penjaga tersebut.
"Identifikasi"
"Hmmmm prajurit penjaga disini rata-ratanya hanya level 30 an saja," gumam Cery setelah mengidentifikasi level para penjaga.
"Statistik mereka juga lebih rendah dariku."
"Apa ada orang yang kuat di kota ini?"
Kemudian para pedagang dan para petualang memberikan kartu identitasnya. Tetapi ketika prajurit penjaga meminta kartu identitas ke Cery, dia tidak memilikinya.
"Dimana kartu identitas mu?" tanya seorang penjaga.
"Aku tidak memilikinya. Aku datang dari desa yang sangat jauh untuk menjadi seorang petualang. Aku ingin mendaftarkan diri ke Guild petualang di kota ini," jawab Cery dengan berbohong.
"Apa jawaban ini akan memuaskan para penjaga itu? Atau apakah aku akan di tangkap oleh merej?" Pikir Cery setelah memberikan jawabannya kepada para penjaga.
"Tangkap dia!!!" Perintah salah satu prajurit.
"Ahh ternyata aku akan di tangkap."
"Tunggu!!! Jangan tangkap dia. Dia orang yang baik. Dia telah menyelamatkan rombongan kami dari bandit," ucap Nina menghentikan para prajurit yang akan menangkap Cery.
"Tapi Nina, dia tidak memiliki kartu identitasnya. Mungkin dia seorang mata-mata ataupun Iblis yang sedang menyamar," ucap seorang prajurit mengada-ngada.
"Kalian kan bisa menggunakan Magic Stone Of Truth untuk mengecek identitasnya!" ujar Nina memberikan solusi.
"Untuk apa dia menolong laki-laki itu? Padahal dia baru pertama kali bertemu dengannga," gumam Andre setelah melihat Nina menolong laki-laki itu.
"Baiklah...kamu ikut denganku untuk mengeceknya!" perintah seorang prajurit.
"Baiklah!" jawab Cery
"Tunggu! Aku juga akan ikut denganmu!" ucap Nina meminta ikut dengan Cery.
"Tunggu Nina! Untuk apa kamu ikut mereka?" tanya Andre menghentikan Nina.
"Iya kakak...kenapa kakak ikut dengan mereka?" tanya Lala juga.
"Aku cuma ingin membalas budi karena dia telah menyelamatkan kita. Aku akan memandu dia di kota ini," jawab Nina.
__ADS_1
"Kalau begitu Lala juga ikut yah.....?" ucap Lala memohon untuk ikut dengan Nina.
"Tidak! kamu harus melaporkan misi ini ke Guild," Nina Menolak Lala untuk ikut dengannya
"Tapi kak......" ucap Lala memohon untuk ikut.
Kemudian Nina memberikan kode ke teman partynya untuk membawa Lala ke Guild.
"Baiklah kalian berdua ikut kami!" ucap seorang prajurit penjaga.
Kemudian prajurit penjaga membawa kami ke ruangan tempat Magic Stone Of Truth berada.
"Tolong lepas topengmu!" perintah prajurit penjaga.
"Maaf topeng ini tidak bisa di lepas," jawab Cery dengan berbohong.
Kemudian prajurit penjaga mencoba untuk melepaskan topeng yang digunakan Cery, tetapi tidak bisa.
"*Wahh...ternyata tidak bisa di lepas oleh orang lain..." Pikir Cery setelah para prajurit mencoba untuk melepaskan topengnya.
"Untung saja tidak bisa dilepas, kalau tidak aku akan jadi ditangkap oleh mereka*."
"Baiklah, kalau topengmu tidak bisa dilepas. Cepat letakan tanganmu diatas batu ini saja!" ujar prajurit penjaga.
"Apa aku akan ketahuan kalau aku memakai Fake Ring?"
"Tidak mungkin kan item mahal dari system akan ketahuan?" pikir Cery bertanya-tanya
Kemudian dia segera meletakan tangannya di atas batu itu, dan batu itu merespon dengan sinar cahaya putih. Kemudian batu itu mulai menunjukan statusnya.
[Nama : Cery
Ras : Manusia
Umur : 16
Job : Healer
Hp : 1000
Mp : 750
Stamina : 80
Power : 45
Attack : 35
Agility : 20
Defense : 25
Int : 40
Pp : -
Skill : Heal(lvl 2)
Skill : Heal Wafe(lvl 1)
"Hmmm dia hanya seorang Healer..." ucap prajurit penjaga dengan nada mengejek
"Baiklah, ini kartu identitasmu. Biayanya 2 koin perak. Dan untuk pajak bulanannya 5 koin perak, jadi total 7 koin perak," ucap seorang prajurit penjaga.
"Ini, 1 koin emas!" jawab Cery sambil mengeluarkan koin emas untuk membayar biayanya, koin emas itu adalah pemberian dari pemimpin pedagang.
"Ini kembaliannya 93 koin perak, dan ini kartu identiyasnya," ucap Prajurit penjaga sambil memberikan koin kembalian dan kartu identitasnya.
#Note
__ADS_1
Mata uang didunia ini menggunakan Koin emas, perak, dan perunggu.
1 koin emas besar \= 100 koin emas
1 koin emas \= 100 koin perak
1 koin perak \= 100 koin perunggu
Setelah Cery mengambik kartu identitasnya, tiba-tiba Nina mendekati Cery.
"Oohh.....jadi namamu Cery..." ucap Nina setelah melihat status milik Cery.
"Perkenalkan namaku Nina," ucap Nina Memperkenalkan diri sambil menjabat tangan Cery.
Ya, aku sudah tau iyu."
"Ya salam kenal," jawab Cery.
"Baiklah, kamu mau kemana sekarang? Aku akan memandumu," tanya Nina.
"Hmmm... kalau begitu aku akan berkeliling kota saja," ucap Cery setelah berpikir.
"Baiklah!" jawab Nina.
Kemudian mereka berdua pun mengelilingi kota.
--Sementara itu di Guild petualang kota Argo.
Setelah Andre, Alex, dan Lala berpisah dengan Nina, mereka langsung pergi menuju Guild petualang untuk melaporkan misi mereka dan mengambil hadiahnya.
"Kenapa dia mau memandu orang itu? Padahal dia baru pertama kali bertemu dengannya," ucap Andre dengan kesal.
"Mungkin kakak suka dengannya" jawab Lala dengan wajah polos.
"Tidak mungkin!!" teriak Andre dengan keras.
"Ya, dia cuma ingin berterima kasih dengannya. Tadi dia kan sudah memberitahukan itu pada kita," ucap Alex.
"Bahkan wajahnya pun dia tidak tau! karena orang itu menggunakan topeng," ucap Andre dengan kesal.
"Sudahlah mari kita laporkan misi kita ke Guild petualang," ucap Alex.
"Baiklah!" jawab Andre dan Lala.
Kemudian mereka pun melaporkan misinya ke Guild petualang.
"Permisi, kami mau melaporkan misi yang telah kami kerjakan," ucap Andre kepada Resepsionis Guild petualang.
"Baiklah, tunjukan Laporan Anda!" jawab Resepsionis Guild petualang.
Kemudian resepsionis Guild petualang pun membaca laporan mereka.
"Baik! Misi Pengawalan Para Pedagang Telah Selesai!" ucap Resepsionis Guild petualang.
"Ini hadiah kalian 2 koin emas," ucap Resepsionis Guild Petualang sambil memberikan emasnya.
"Terima kasih,"
Setelah mereka melaporkan misinya, mereka kembali berkumpul ke penginapan mereka untuk membagikan hadiahnya.
"Baiklah kita kembali ke penginapan untuk membaginya," ucap Andre.
--Sementara itu setelah Cery dan Nina berkeliling Kota Argo.
"Baiklah, terima kasih telah menemaniku berkeliling kota ini, karena ini sudah hampir malam bisakah kamu tunjukan dimana penginapan berada?" Cery bertanya ke Nina tempat penginapan berada.
"Baiklah, ikuti aku!" ucap Nina.
#Sankyuuuu
__ADS_1
Jangan lupa like ya
kritik dan saran dikomenyar