Overpowered Healer

Overpowered Healer
CHAPTER 43


__ADS_3

"Komandan Goblin itu membunuh berapa goblin biasa untuk mencapai level itu?"


"Seribu, puluhan ribu, atau bahkan sampai ratusan ribu untuk menigkatkan level sampai seperti itu?"


Aku memikirkan tentang Cara Komandan Goblin mencapai level yang begitu tinggi.


"Ahh, itu tidak penting! Sekarang ini aku harus mencari cara untuk bisa keluar dari sini! Kalau tidak Nina dalam bahaya!"


Kemuidan aku mendapat sebuah ide untuk kelaur dari Sihir Ruang.


"Hyaa!"


Sfx. tang!


Aku mengambil pedang Sword of Darkness dan mencoba menghancurkan Sihir Ruang yang membuatku tidak bisa keluar, tetapi semua itu sia-sia karena seranganku tidak bisa memberi efek apapun pada Sihir Ruangnya.


"Gelombang penghancur!"


Sfx. boom!


Aku mencoba menggunakan gelombang penghancur tetapi tetap tidak memberikan efek apapun pada Sihir Ruangnya.


"Sial! Apa-apaan ini! Bahkan gelombang penghancur tidak bisa menghancurkannya!" Aku terkejut.


"Bagaimana aku bisa keluar dari sini?"


Kemudian aku berteriak memanggil para petualang tetapi mereka seperti tidak mendengar panggilanku.


"Hey!!!"


"Apa! Aku bahkan telah mencoba memanggil seseorang didepan tetapi mereka tidak dapat mendengarnya."


"Itu seperti aku berada ditempat yang berbeda ketika aku di dalam sihir ruang."


Groooooowww...


Dari belakangku, pasukan goblin mulai mendekat dan mereka langsung menyerangku.


"Aah... Goblin-goblin itu sudah mendekat! Dan juga jumlahnya semakin banyak! Apa yang harus aku lakukan? Apa aku harus menggunakan semua manaku pada gelombang penghancur untuk membunuh mereka semua?"


"Tapi, aku tidak tau efek yang terjadi kalau manaku habis. Perbaikan Pedang Sword Of Darkness saat ini hanya 4% saja. Aku harus lebih sering menggunakannya."


"Dan wanita ini sangat menyusahkanku. Aku akan kesulitan kalau menyerang goblin-goblin dengan membawanya."


Kemudian aku mencoba membangunkan Celine yang pingsan karena kelelahan melawan banyak goblin.


"Hey bangun! Cepat bangun dan bantu aku!" Aku menampar pipi Celine dengan pelan untuk membangunkannya.


Tapi Celine tetap tidak mau bangun, "Aahh wanita ini tidak mau bangun juga!" Kemudian aku menggendong Celine di punggungku sambil menyerang pasukan goblin itu.


Grooowww...


"Hey goblin kenapa kalian menyerangku? Apa aku membuat kalian marah?"


Groooowww....


"Rasakan ini!"


Sfx. Slash....

__ADS_1


Aku mengayunkan pedangku dan membuat ratusan goblin tertebas oleh pedangku. Tetapi pasukan goblin tetap mendekat dan menyerangku. Mereka tidak merasa takut sedikitpun ketika temannya terbunuh dengan mudah.


"Apa kalian tidak takut mati? Kenapa kalian mau menuruti keinginan Raja kalian? Keinginannya itu bisa membunuh kalian disini." Aku mencoba bertanya pada pasukan goblin itu untuk mengetes kecerdasan merek.


Groooowww...


"Goblin-goblin ini benar-benar tidak memiliki kecerdasan sedikitpun! Kalau mereka manusia sudah pasti akan merasa takut melihat temannya terbunuh dengan mudah."


Sfx. Slash...


"Aku tidak percaya kalau monster tidak akan merasa takut."


Aku menyerang goblin-goblin yang mendekat padaku. Aku selalu mengayunkan pedangku saat goblin menyerangku. Ribuan bahkan sampai puluhan ribu goblin telah kubunuh, tetapi jumlahnya masih teralu banyak.


"Aku harus keluar dari sini!"


Kemudian aku bertanya pada system tentang cara keluar dari Sihir Ruang itu.


"System, bagaimana caranya aku bisa keluar dari sini?" tanyaku.


"[Sihir Ruang akan hilang dalam beberapa menit]"


"[Anda juga bisa menghilangkan Sihir ruang dengan cara membunuh orang yang melakukannya]"


"Aku tidak tahu siapa yang melakukannya, kemungkinan itu Raja Goblin. Tapi aku belum melihat Raja Goblin disini jadi aku harus menunggu beberapa menit lagi."


Grooowww...


Sfx. Slash....slash....


Aku kembali mencoba untuk membangunkan Celine yang sedang pingsan. "Hey! Ayo bangun! Bantu aku membunuh goblin-goblin itu!" Aku terus menerus mengatakan itu untuk membangunkan Celine dan tak lama kemudian Celine bangun. Dia terkejut ketika mengetahui dirinya sedang digendong seorang laki-laki.


"Dimana aku? Apa yang terjadi denganku?" Celine kebingungan.


"Ahh aku di gendong oleh laki-laki ini..." pikir Celine tanpa sadar sepenuhnya.


"Apa!"


"Cepat turunkan aku! Apa yang kamu lakukan!? Kenapa kau menggendongku!?" Celine memaksa untuk turun dengan menyekik leherku.


Merasa kesulitan untuk bernafas, kemudian aku meminta Celine untuk melepaskan tangannya dari leherku. "Baiklah, tapi lepaskan tanganmu dari leherku."


Kemudian Celine melepaskan tangannya dan aku menurunkan Celine.


"Baiklah ini sudah lebih baik karena aku sudah tidak menggendongnya lagi!" Aku sedikit merenggangkan salah satu bahuku untuk merileksasikannya.


Kemudian aku melanjutkan menyerang goblin-goblin tersebut dengan dibantu oleh Celine.


"Rasakan ini!"


Sfx. Slash...slash...slash...


"Slash of Darkness!"


"[Anda menggunakan skill Slash of Darkness, mana - 5000]"


"[ Attack dan Agility meningkat 100% dan menghilankan semua pertahan lawan selama 10 detik]"


Sfx. Slash...

__ADS_1


"Hora hora hora!" Aku masuk ke tengah kerumunan goblin dan memutar-mutar pedangku untuk membunuh mereka.


Grooooowww...


Grooooowww...


Suara teriakan goblin yang membosankan terdengar. Puluhan ribu goblin terbunuh ketika skill Slash of Darkness diaktifkan. Levelku juga naik lagi setelah membunuh banyak goblin.


"[Anda Level Up ke Level 70]"


"[Perbaikan pedang Sword of Darknes meningkat 1%]"


"Lagi-lagi aku tidak mendapat Ps!" ucapku dengan kesal ketika mengetahui aku tidak mendapatkan Ps setelah membunuh banyak goblin.


Aku sesekali melihat keluar untuk melihat keadaan Nina apakah dia baik-baik saja ketika di depannya ada 4 Komandan Goblin.


"Sepertinya dia masih baik-baik saja," ucapku setelah melihat keadaan Nina.


"System, berapa lama lagi Sihir Ruang ini hilang?" Aku bertanya pada system.


"[Sihir Ruang akan hilang dalam waktu 10 menit]"


Mendengar jawaban system aku mulai kesal karena dia masih terjebak di dalam Sihir Ruang. "Sial! Kenapa ini lama sekali? Aku harus segera mengalahkan keempat Komandan Goblin diluar kalau tidak Nina dalam bahaya."


Sfx. Slash...


"[Anda Level Up ke Level 73]"


"[Sihir Ruang akan hilang dalam waktu 7 menit]"


Sfx. Slash...


"[Anda Level Up ke Level 75]"


"[Sihir Ruang akan hilang dalam waktu 4 menit]"


Sfx. Slash...


"[Anda Level Up ke Level 76]"


"[Sihir Ruang akan hilang dalam waktu 15 detik]"


"Sihir Ruangnya hampir hilang! Aku akan segera kesana, Nina."


Kemudian aku melihat keadaan Nina lagi dan terkejut karena Nina di bawa oleh para petualang ke depan Komandan Goblin. Dan Komandan Goblin sudah mengangkat senjatanya dan bersiap untuk menyerang.


"Nina!!!" teriakku.


"Sial! Cepatlah hilang! Aku harus segera keluar dan menyelamatkan Nina!"


15 detik hampir berlalu. Waktu itu terasa sangat lama bagiku karena aku merasa khawatir dengan Nina. Dan Systempun memberi pemberitahuan.


"[Sihir Ruang telah Hilang, Anda dapat pergi dari tempat ini]"


Aku langsung berlari menuju ke tempat Nina dengan sekuat tenaga. "Sial! Aku tidak akan sempat! Kalaupun aku menggunakan skill Teleport akan membutuhkan waktu yang lebih lama."


"Nina!!!!!!"


Nina terbunuh di depan mataku sendiri. Aku langsung menangkap tubuhnya yang terpental oleh serangan Komandan Goblin.

__ADS_1


#Sangkyuuuu


Jangan Lupa like


__ADS_2