
Sepulangnya bekerja Rina dan Raka jalan bersama, dan berhentilah mereka di sebuah taman yang tak jauh dari rumah Rina. di taman itu mereka membicarakan tentang pekerjaan. terutama sikap Faisal kepada Raka. Rina berencana seperti mengadu domba antara Faisal dan Raka. hal itu di lakukan Rina agar mereka tidak berteman dengan baik.
"sayang... kenapa sih kok bisa kamu salah bicara seperti tadi, aku malu sama pak GM dia masang jutek sama aku" kata Rina
"lah iya kenapa ya... padahal itu kesalahan yang wajar ajah ga usah di besar-besarkan juga, di bawa santai ajah bisa kali" kata Raka
"iya aku tau kamu memang salah... cuman kalo kamu ngeliat sendiri sikap aslinya pak GM kamu bakalan marah, jadi sekarang aku kasih tau sama kamu. dia tuh sangar tau ga, ga pandang cewek atau cowok" kata Rina
"oh... gitu ya, aku kira dia itu orangnya baik. tapi aku ga terima kalo nanti suatu saat dia marahin kamu. hal ini juga bikin aku kecewa, masa sih masalah kecil begini sampai di besar-besarkan?? haduh" kata Raka
"kamu tau ga si pak GM itu sebenarnya pandai bicara, cuman dia memilih bawahannya buat ngejelasin hal sesuatu itu karena dia ga mau bikin keributan" kata Rina
"oh... gitu ya" kata Raka
"iya... emang dia seperti itu" kata Rina
__ADS_1
"aku ga tau kalo karakter dia itu seperti yang kamu katakan" kata Raka
"oh iya satu lagi... sebenarnya dia itu kurang suka sama kamu, soalnya kamu itu masih muda ya mungkin di anggap sama dia masih kurang berpengalaman" kata Rina
"hah... apa?? emang kenapa kalo belum pengalaman?? aku paham semua konsepnya dan aku bisa mengerjakan semua kerjaan dengan baik. apa bedanya sama yang umurnya lebih tua dan berpengalaman. yang penting kerjaan bereskan... sayang apa kamu juga berpikir seperti itu juga??" kata Raka
"ya engga lah sayang... aku bisa terima kamu apa adanya, justru aku bangga sama kamu. kamu hebat punya bakat yang luar biasa. kecuali ya pak GM itu tidak bisa menilai kamu seperti aku" kata Rina
"astaga... ya udah yuk kita pulang" kata Raka
"ayo" kata Rina
Begitu sesampainya di rumah, Rina bersin kembali dan batuk-batuk. hal itu membuat Raka khawatir dan menanyakan kondisinya.
"sayang kamu kenapa, kamu sakit??" kata Raka
__ADS_1
"ga apa-apa... ya biasa cuman alergi kedinginan ajah" kata Rina
"ya udah mending kamu besok ga usah masuk, istirahat dulu ajah di rumah" kata Raka
"ga apa-apa... besok juga sembuh kok, cuman dingin ajah ini mah, nanti di rumah tinggal selimutan udah sembuh lagi kok. udah biasa kok aku sakit kaya gini" kata Rina
"sayang kamu ga bisa menyepelekan sakit kamu itu loh... kamu di rumah ada makanan ga?? aku masakin ya" kata Raka
"udah kamu tenang ajah... ini mah cuman sakit biasa kok" kata Rina
"ya udah kalo gitu, sekarang kamu makan yang banyak, minum air hangat kalo ada rebusan jahe gitu. terus istirahat yang cukup, kalo besok masih sakit mending kamu ga usah ke kantor dulu, tunggu sakit kamu sembuh dulu baru masuk lagi" kata Raka
"iya siap sayang ku... ya udah kamu juga cepetan pulang jangan kemana-mana dulu, istirahat anginnya kurang enak" kata Rina
"ya udah aku pulang dulu ya, bye..." kata Raka
__ADS_1
"bye sayang, hati-hati di jalan ya" kata Rina
"iya... kamu juga istirahat"