Pacar Ganda

Pacar Ganda
Part 50


__ADS_3

Malam ini Rina akan makan malam bersama Raka, di sebuah restoran yang mewah mereka duduk satu meja. sambil menunggu pesanan selalu ada obrolan kecil. seperti itu tanggapan dari Raka. tapi yang terjadi adalah Rina langsung to the poin kepada Raka.


"Raka... kita putus ajah" kata Rina


Raka pun kaget, tiba-tiba Rina memutuskan hubungannya. "apa??" kata Raka


"maaf banget" kata Rina


"sudah beberapa hari, sejak kita bertemu, cuman itu yang kamu katakan??" kata Raka


"emang kamu bisa mempertahankan hubungan seperti ini bersama ku" kata Rina


"engga... aku engga mau putus, aku masih mencintaimu" kata Raka

__ADS_1


"ya aku tau" kata Rina


"terus kenapa kita harus putus??" kata Raka


"mungkin aku ga mau bikin kamu sakit hati, terus juga apa aku bisa berhubungan seperti yang kamu inginkan, hubungan ini akan membawa luka dan terus melukai" kata Rina


Di malam itu juga Rina mendatangi Faisal, hal yang sama dia lakukan. yaitu memutuskan hubungannya dengan Faisal. tapi ada hal yang berbeda ketika Rina memutuskan Faisal. Rina merasa sangat terharu ketika Faisal mengeluarkan cincin untuk bertunangan dengan Rina. saat Rina membukanya cincin itu sangat indah, dan jika di taksir harganya memang tidak murah. tetapi keputusan Rina sudah bulat akan memutuskan Faisal.


Satu hal yang unik, ketika mereka meninggalkan Rina. Rina masih meminta bantuan untuk menyelesaikan proyek di pekerjaannya. sebenarnya hal yang mendorong putus dengan mereka memang tidak ada lagi. Rina di beri tanggung jawab untuk menyelesaikan proyek tapi Rina tidak akan bisa berjalan jika tidak dengan Raka dan Faisal. pada akhirnya Rina meminta direktur untuk memasukan mereka kembali. walaupun ada sebuah adu debat tapi Rina siap bertanggung jawab jikalau ada kurangnya citra untuk perusahaan. Rina siap untuk bertanggungjawab jawab.


Hal ini membuat Rina kelelahan, sampai-sampainya Rina ketiduran di meja kantor. sementara karyawan lain sudah pada pulang. pada saat itu pula Faisal datang ke ruangan dan melihat Rina yang sedang ketiduran di meja kantor. Faisal lalu mendekati ke arah Rina, dan Faisal mengambil jaket Rina yang tergantung di kursinya. dan menyelimuti Rina dengan jaketnya. bukan hanya itu Faisal melihat wajah Rina.


Dan hari ini adalah hari Minggu saatnya Rina libur. dia janjian sama Yuda di taman tepatnya di lapangan basket

__ADS_1


"kenapa kamu mengajak ku ke sini??" kata Yuda


"ya aku pingin liburan dulu sejenak, apa ga boleh??" kata Rina


bukan hanya liburan maksud Rina dia juga sambil mengembalikan novel yang pernah dia pinjam. novelnya masih utuh dan tidak rusak. Yuda sangat cuek pada saat itu. dan memang Yuda tidak merasa menjadi siapa-siapanya Rina selalu berusaha agar bisa berteman dengan Yuda. dia menceritakan kala dia masih sekolah dahulu. dan memang karena sekolah mereka pun dekat dari taman jadi lebih mudah membayangkan masa lalu mereka berdua. dan Rina sangat berterimakasih kepada Yuda udah sahabatan selama ini. bukan hanya terimakasih tapi perkataan maaf di ucapkan juga di mulut Rina.


"terimakasih buat semuanya ya Yuda" kata Rina


Rina berjalan ke tempat duduk paling depan, lalu Yuda memanggilnya


"sejujurnya" teriakan Yuda


Yuda ikut berjalan menuju tempat duduk paling depan, berdekatan kembali dengan Rina

__ADS_1


"sejujurnya... sejak awal kali kita bersama, cuman aku yang menerima kamu apa adanya" kata Yuda


dan akhirnya pun mereka jadian, kurang lebih satu bulan mereka berpacaran. banyak hal yang mereka lakukan saat berpacaran. tetapi tetap saja Rina, dia selalu melakukan pacaran ganda. hanya saja kali ini lebih terbuka dan lebih teratur jadwalnya. dan ya janji Yuda, dia menerima Rina apa adanya.


__ADS_2